Penyuluhan Mengenai Pola Makan Sehat dan Seimbang untuk Pencegahan Anemia Pada Kader Posyandu Di Puskesmas Nipah, Kabupaten Lombok Utara

Autor(s): Rifana Cholidah, Ida Ayu Eka Widiastuti, Ima Arum Lestarini
DOI: 10.29303/jpmpi.v2i2.368

Sari

Abstrak: Pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan kader mengenai pola makan sehat dan seimbang untuk pencegahan anemia pada kader posyandu di Puskesmas Nipah, Kabupaten Lombok Utara. Metode pelaksanaan pengabdian ini meliputi penyuluhan mengenai pola makan sehat dan seimbang untuk pencegahan anemia pada kader posyandu di Puskesmas Nipah, Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara. Penyuluhan disampaikan melalui metode ceramah dan diskusi. Pemateri adalah tim pengabdian masyarakat dari FK Unram beserta 1 orang mahasiswa mahasiswa semester 7. Setelah pengetahuan kader meningkat maka dilakukan evaluasi penerapan hasil penyuluhan berupa tindakan para kader posyandu untuk menyampaikannya kepada masyarakat, terutama pada ibu yang memiliki anak usia sekolah dan juga pada ibu hamil dan menyusui. Pada kegiatan ini disimpulkan anemia defisiensi besi adalah salah satu kelainan akibat kekurangan zat gizi besi yang dapat terjadi baik di negara maju maupun negara berkembang. Kader Posyandu mempunyai peran yang penting sebagai penyuluh dan fasilitator di lapangan yang berinteraksi langsung dengan masyarakat sekitar khususnya para ibu hamil, menyusui dan ibu yang memiliki anak usia sekolah. Penyuluhan mengenai pola makan sehat dan seimbang untuk pencegahan anemia adalah salah satu cara pencegahan anemia dengan cara peningkatan pengetahuan kader posyandu tentang gejala awal anemia, sumber-sumber makanan yang kaya akan zat besi dan penerapan pola makan sehat dan seimbang.

 

Kata Kunci: Penyuluhan; Pola Makan Sehat dan Seimbang; Pencegahan Anemia

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

Aggett, P. J., Agostoni, C., Axelsson, I., Bresson, J. L., Goulet, O., Hernell, O., Micheli, J. L. (2002). Iron metabolism and requirements in early childhood: do we know enough?: a commentary by the ESPGHAN Committee on Nutrition. Journal of pediatric gastroenterology and nutrition, 34(4), 337

Almatsier, S. 2010. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia., 2013. Riset Kesehatan dasar 2013. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Mira, M., Alperstein, G., Karr, M., Ranmuthugala, G., Causer, J., Niec, A., & Lilburne, A. M. (1996). Haem iron intake in 12-36 month old children depleted in iron: case-control study. BMJ, 312(7035), 881

Oti-Boateng, P., Seshadri, R., Petrick, S., Gibson, R., & Simmer, K. (1998). Iron status and dietary iron intake of 6–24 month old children in Adelaide. Journal of paediatrics and child health, 34(3), 250-253.

Thompson, J.L., Manore, M.M. and Vaughan, L. (2008). The Science of Nutrition: What disorders can result from inadequate intakes of nutrients involved in blood health?, Benjamin Cummings

World Health Organization, 2011. Haemoglobin concentration for the diagnosis of anaemia and assessment

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.