Workshop Teknik-Teknik Pemetaan Mutu Pendidikan di Satuan Pendidikan Bagi Guru-Guru di SMA Muhammadiyah Mataram

Autor(s): Sudirman Wilian, Wildan Wildan, Nyoman Sridana, Dadi Setiadi
DOI: 10.29303/jpmpi.v2i2.371

Sari

Abstrak: Mutu pendidikan SMA swasta di Kota Mataram masih perlu ditingkatkan agar bisa memenuhi stándar nasional pendidikan salah satunya adalah SMA Muhammadiyah Mataram. Sesuai dengan hasil studi pendahuluan bahwa para guru belum memahami dan melaksanakan bagaimana memetakan mutu sekolah dan menyusun program untuk bisa menjamin mutu di  SMA Muhammadiyah Mataram. Selain itu juga warga sekolah tersebut  belum melaksanakan bagaimana memetakan mutu sebagai dasar untuk pengembangan program mutu sekolah. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah untuk memberikan pemahman kepada para guru secara komprehensfi terkait dengan bagaimana memetakan mutu sekolah; meniterpretasi hasil pemetaan mutu, menyusun program-progam mutu yang secara keseluruhan mengarah pada peningkatan mutu sekolah.  Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat  ini adalah dalam bentuk  pelatihan atau workshop yang lebih berbasis pada praktek  langsung menyusun instrumen pemetaan mutu, melaksanakan pemetaan mutu, menginterpretasi hasil dan menyusun tindak lanjut dari hasil tersebut berupa program mutu yang bisa menjamin peningkatn mutu di sekolah secara keseluruhan.  Data hasil pengabdian dikumpulkan melalui asesmen pengetahuan dan keterampilan mengenai pemetaan  mutu dan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil kegiatan menunjukan bahwa para peserta memiliki pemahaman komprehensif  tentang standar nasional pendidikan untuk pendidikan menengah;  indikator mutu untuk setiap standar nasional pendidikan,  definisi konsep operasional tentang standar nasional pendidikan; dan terampil dalam mendisain instrumen-instrumen untuk pemetaan mutu, melaksanakan pengukuruan mutu pendidikan, menginterpretasikan hasil pemetaan mutu pendidikan dan menyusun program mutu sebagai tidak lanjut dari hasil pemetaan mutu di satuan pendidkan menengah.Pemahaman tersebut merupakan aspek penting yang harus dimiliki guru dalam memetakan mutu pendidikan di sekolah tersebut. Kompetensi tersebut merupakan dasar dan utama yang dibutuhkan untuk mendisain instrumen pengukuran mutu dan penyusunan program-program mutu satuan pendidikan menengah. Namun demikian para guru masih perlu pembimbingan dari tim dalam konteks implementasi pemetaan mutu di sekolah agar palaksanaan pemetaan mutu terlaksana dengan baik .Keterampilan dalam mendisain instrumen-instrumen untuk pemetaan mutu, pelaksanaan pengukuruan mutu pendidikan, menginterpretasikan hasil pemetaan mutu pendidikan dan menyusun program mutu sebagai tidak lanjut dari hasil pemetaan mutu yang dimiliki para guru yang sudah baik menunjukan bahwa guru sudah  mampu mendisaian bagaimana melaksanakan pemetaan mutu satauan pendidikan menengah. Para guru peserta kegiatan pengabdian memiliki pemahaman yang baik terkait dengan pemetaan mutu dan keterampilan dalam mendisain instrumen dan tindak lanjut program mutu, sehingga para guru tersebut mampu melaksanakan pemetaan mutu secara baik di SMA Muhammadiyah Mataram sebagai dampaknya  mutu proses dan hasil belajar di sekolah tersebut bisa menjadi lebih baik.

 

Kata Kunci : Workshop; Pemetaan Mutu Satuan Pendidikan.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

Damanik, J. 2015. Upaya dan Strategi Pemenuhan Standar Nasional Pendidikan. J D P, Vol. 8 (3) 151-160.

Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah. 2016. Pedoman Umum Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah. 2016. Petunjuk Pelaksanaan Penjaminan Mutu Oleh Satuan Pendidikan. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan

Hidayah, I., Susilowati, E., dan Sukirman. 2014. Analisis Pembiayaan Pendidikan SMA dI Kota Semarang. Riptek Vol. 8 (2) 13 – 22.

Mahsun, H. 2013. Strategi Peningkatan Mutu Pendidikan Melalui Manajemen Berbasis Sekolah. Media Bina Ilmiah. Vol. 7 (6).

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, 2016. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2016 Tentang Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Pemerintah Republik Indonesia. 2003. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia.

Puspitasari, H. 2017. Standar Proses Pembelajaran Sebagai Sistem Penjaminan Mutu Internal di Sekolah. Muslim Heritage. Vol. 1 (2).

Raharjo, S. B. 2014. Kontribusi Delapan Standar Nasional Pendidikan Terhadap Pencapaian Prestasi Belajar. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, Vol. 20 (4)

Sekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, 2017. Perangkat Instrumen Pemetaaan Mutu Pendidikan Dasar dan Menengah Tingkat Sekolah Menengah Atas. Jakarta: Sekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.