Article Metrics

Sari view : 0 times

Diseminasi Perbandingan Produksi Rumput Laut Menggunakan Teknologi Metode Rakit dan Long line di Teluk Ekas Lombok Timur

Sunarpi Sunarpi, Eka S. Prasedya, Ahmad Jupri, Anggit L. Sunarwidhi, Ari Hernawan, Bq T. Khairina Ilhami, Angga S. Abidin, Sri Widyastuti

Sari

Rumput laut yang dikenal dengan nama ilmiah makroalga merupakan salah satu komoditi bernilai ekonomi tinggi karena kandungan senyawa hidrokoloid seperti karaginan dan agar. Rendahnya kadar senyawa hidrokoloid yang dihasilkan rumput laut menyebabkan rendahnya harga jual komoditi tersebut. Sistim teknologi budidaya yang digunakan menentukan kualitas rumput laut yang dihasilkan. Artikel ini melaporkan diseminasi teknologi budidaya Eucheuma cottonii dan Eucheuma striatum sistim rakit apung dan long line kepada pembudidaya rumput laut di Teluk Ekas Lombok Timur untuk memacu peningkatan hasil rumput laut baik secara kuantitas maupun kualitas. Diseminasi teknologi dengan dua metode tanam, rakit apung dan long line, dilakukan bersama pembudidaya rumput laut di Teluk Ekas. Diseminasi teknologi yang dibarengi dengan praktek langsung, dapat melihat langsung hasil yang diperoleh dengan penerapan telnologi tersebut, yang pada akhirnya pembudidaya rumput laut mudah memahami dan secara sadar dapat meniru teknologi budidaya tersebut pada musim tanam berikutnya. Dengan demikian, diseminasi teknologi tersebut dapat meningkatkan mutu hasil, harga jual, yang pada akhirnya meningkatkan pendapatan pembudidaya

Kata Kunci

Diseminasi; budidaya; Eucheuma cottonii; Eucheuma striatum; long line

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

Gunawan ER, Suhendra D dan Hermanto D. 2013. Optimalisasi Integrasi Sapi, Jagung, dan Rumput Laut (Pijar) pada Teknologi Pengolahan Pakan Ternak Berbasis Limbah Pertanian Jagung-Rumput Laut Guna Mendukung Program Bumi Sejuta Sapi (BSS) di Nusa Tenggara Barat. Buletin Peternakan. 37(3): 157-164.

Hidayat A dan Safitri Purnami. 2019. Pengembangan Komoditas Rumput Laut Nusa Tenggara Barat dengan Model Hexagon untuk Pembangunan Ekonomi Lokal. Jurnal Kebijakan Sosek KP. 9(1): 45-55.

Maharany F, Nurjanah SR, Anwar E dan Hidayat T. 2017. Kandugan Senyawa Bioaktif Rumput Laut Padina australis dan Eucheuma cottonii sebagai Bahan Baku Krim Tabir Surya. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia. 20(1): 10-17.

Radiarta IN dan Erlania. 2015. Indeks Kualitas Air dan Sebaran Nutrien Sekitar Budidaya Rumput Laut Terintegrasi di Perairan Teluk Ekas, Nusa Tenggara Barat Aspek Penting Budidaya Rumput Laut. Jurnal Riset Akuakultur. 10(1): 141-152.

Sunarpi H, Pebriani SA, A Yogi, Putri FE, Nikmatullah A, Ghazali M, Kurnianingsih R dan Prasedya ES. 2019. Effect of Inorganic Fertilizer and Brown Alga Solid Extract on Growth and Yield of Rice Plants. AIP Conference Proceeding 2199(1): 1-5.

Suparmi dan Sahri, A. (2009). Mengenal Potensi Rumput laut: Kajian Pemanfaatan Sumber Daya Rumput Laut dari Aspek Industri dan Kesehatan. Sultan Agung. XLIV (118): 95-116.

Widyastuti S. 2010. Sifat Fisik dan Kimiawi Karagenan yang Diekstrak dari Rumput Laut Eucheuma cottonii dan E. spinosum pada Umur Panen yang Berbeda. Jurnal Agroteksos. 20(1): 41-50.

Wijayanto T, Hendri M dan Aryawati R. 2011. Studi Pertumbuhan Rumput Laut Eucheuma cottonii dengan Berbagai Metode Penanaman yang berbeda di Perairan Kalianda, Lampung Selatan. Maspari Journal. 3: 51-57.

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.