Article Metrics

Sari view : 0 times

Sosialisasi Rumah Bibit Model Kebun Gizi Pada Kelompok Roo Jao Mandiri Sebagai Strategi Ketahanan Pangan Keluarga Di Kelurahan Jatiwangi Kota Bima

Nurfadhilah Nadiyah, Nurul Aisyah, Nurwahdania Nurwahdania

Sari

Kebun gizi merupakan program berbasis masyarakat sebagai upaya pemenuhan kebutuhan buah dan sayur dengan memanfaatkan lahan pekarangan maupun media lain. Program ini bertujuan dalam upaya untuk meningkatkan dan mencukupi kebutuhan gizi masyarakat maka perlu mengoptimalkan dan memanfaatkan pekarangan dan lahan kosong untuk ditanami menjadi kebun gizi sehingga dapat mencukupi kebutuhan gizi masyarakat. Proses pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan melakukan pengamatan langsung di lapangan. Data kemudian dianalisis secara deskriptif dan data disajikan secara deskriptif dengan gambar atau foto dari rumah bibit kebun gizi di kelurahan Jatiwangi. Kegiatan ini dilakukan dalam 2 tahap. Tahap pertama dimulai dengan melakukan penyemaian tanaman (sayur, buah dan obat). Tahap kedua merupakan tahap perawatan dimana tanaman yang mulai dibibit dirawat agar tumbuh dengan baik.

Kata Kunci

Kebun gizi; Rumah bibit, Jatiwangi

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

Dewi, Prita Sari dan Ida Widiyawati. (2019). Pengenalan Teknologi Budidaya Tanaman Obat sebagai Upaya Pemanfaatan Lahan Pekarangan di Kelurahan Pabuwaran Purwokerto, Jawa Tengah. Jurnal Panrita Abdi. 3 (2): 105-112.

Faqih, Achmad. (2020). Pemberdayaan Perempuan Melalui Pemanfaatan Dan Penataan Pekarangan. ABDIMAS GALUH. 2 (1): 1-11.

Firmansyah, Ferry., Tino M. Anngo dan Aos M Akyas. (2009). Pengaruh Umur Pindah Tanam Bibit dan Populasi Tanaman terhadap Hasil dan Kualitas Sayuran Pakcoy (Brassica campestris L., Chinensis group) yang Ditanam dalam Naungan Kasa di Dataran Medium. Jurnal Agrikultura. 20(3): 216-224.

Kurniasih, Dwi Endah dan Joko Adianto. (2018). Kebun gizi sebagai strategi berbasis masyarakat untuk memenuhi kebutuhan konsumsi. Berita Kedokteran Masyarakat. 34 (2): 93-97.

Sumarmiyati, Sumarmiyati dan Rahayu, S.W.P. (2015). Potensi Pengembangan Tanaman Obat Lokal Skala Rumah Tangga untuk Mendukung Kemandirian Pangan dan Obat di Samarinda, Kalimantan Timur. Prosiding Seminar Nasional Masyarakat Biodiversitas Indonesia. 1 (2): 330-336.

Sumiastri, Priadi, N. D. dan Cahyani Y. (2011). Variasi Jenis Tanaman Obat dalam Upaya Penggalakan TOGA di Pekarangan Desa Cangkring, Jember. Penelitian Hayati: 39-43.

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.