Open Journal Systems

ANALISIS RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) TERHADAP KESIAPAN GURU SEBAGAI “ROLE MODEL” KETERAMPILAN ABAD 21 PADA PEMBELAJARAN IPA SMP

Autor(s): Muh. Makhrus, Ahmad Harjono, Abdul Syukur, Syamsul Bahri, Muntari Muntari
DOI: 10.29303/jppipa.v5i1.171

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan guru sebagai “Role Model” keterampilan abad 21 pada pembelajaran IPA SMP dilihat dari perangkat pembelajaran berupa RPP yang telah disusun dan dikembangkan. RPP yang disusun dan dikembangkan oleh 20 guru SMP di Kota Mataram, dianalisis dan diberi penilaian sesuai indikator pengembangan RPP yang mengacu pada kurikulum 2013. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode campuran (mixed method) yaitu menggunakan model Exploratory Design. Metode ini terdiri atas tiga proses sebagai berikut: (1) Proses kualitatif; (2) Proses kuantitatif; dan (3) Proses interpretasi data didasarkan pada proses pertama dan kedua. Hasil analisis dan penilaian RPP guru kelas VII dan kelas VIII masing-masing memiliki tingkat kelayakan yang berkisar dari 46%-70% dan 70%-85%. Kesalahan yang sering terjadi dari RPP yang telah dibuat adalah tidak ada kecocokan antara kompetensi dasar dengan indikator dan tujuan pembelajaran yang dikembangkan, serta belum terlihat kecakapan abad 21 (HOTS) dalam kegiatan pembelajaran yang dirancang. Fakta ini menunjukkan perlu adanya penjelasan lebih detail tentang RPP agar mampu mencapai tujuan pembelajaran sesuai keterampilan abad 21 yang diharapkan.

Full Text:

PDF

References

Aitken, N. and Pungur, L. (1996) Authentic Assessment, diunduh dari www.ntu.edu.vn, Oktober 2013.

Costa, A. L., & Kallick, B. (1992). Reassessing Assessment. In A. L. Costa, J. A. Bellanca, & R. Fogarty, (Eds.), If minds matter: A forward to the future, Volume II (pp. 275-280). Palatine, IL: IRI/Skylight Publishing.

Creswell, J. W. & Clark, V. L. P., (2007). Mixed Methods Research. USA: Sage Publications, Inc., 76–77.

Departemen Pendidikan Nasional, (2005). Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005, tentang Standar Nasional Pendidikan. Jakarta: Depdiknas.

Dyer, J. H., Gregersen, H. B., and Christensen, C. M. (2009) The innovator’s DNA. Harvard Business Review, December 2009, pp. 1-10.

Fudyartanto. (2002). Psikologi Pendidikan. Yogyakarta: Global Jakarta

Gagne, R. M. (1988). Essentials of Learning for Intruction. Penerbit Usaha Nasional

Gurney, P. (2007). Five Factors for Effective Teaching. New Zealand Journal of Teachers’ Work. Volume 4 (2). Hlm, 89-98.

Ormiston, M. (2011). Creating a Digital-Rich Classroom: Teaching & Learning in a Web 2.0 World. Solution Tree Press. pp.2–3.ISBN978-1-935249-87-0

Sani, R. A. (2013). Inovasi Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.

Skemp, R. (1971). The psychology of learning mathematics. New Jersey: Lawrence Erlbaum Associates, Publisher.

Sutherland, R. (2007). Teaching for learning mathematics. USA: Mc GrawHill.

Trilling and Fadel. 2009. 21st Century Skills: Learning for Life in Our Times. Jossey Bass: USA

Wiggins, G., and McTighe, J. (2011). The Understanding by Design Guide to Creating High-Quality Units. Alexandria, VA: ASCD.

Windschitl, M. (2009). Cultivating 21st Century Skills in Science Learners: How Systems of Teacher Preparation and Professional Development Will Have to Evolve. Paper commissioned by National Academy of Science’s Committee on The Development of 21st Century Skills. February 5, Washington DC.

Zubaidah, S. (2016). Keterampilan Abad ke-21: Keterampilan yang Diajarkan melalui Pembelajaran. Seminar Nasional Pendidikan dengan tema “Isu-isu Strategis Pembelajaran MIPA Abad 21 di Program Studi Pendidikan Biologi STKIP Persada Khatulistiwa, Sintang – Kalimantan Barat, 10 Desember 2016.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.