Pemanfaatan Sampah Organik Rumah Tangga Menjadi Pupuk Kompos Bokashi Dan Pupuk Organik Cair (POC) Di Desa Sengkol, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah

Penulis

Lalu Zulkifli , Nurul Indriani , M. Irpan Siswandi , Rizky Tri Septiawan , Dinda Febriani , Jannaturroyani , Ispaniah , Hendri Yogi Pratama , Nurfajrin Aliyatri , Estiana , Bq Sari Hidayatullah

DOI:

10.29303/jpmpi.v4i3.2031

Diterbitkan:

2022-08-23

Terbitan:

Vol 5 No 3 (2022): Juli - September

Kata Kunci:

.

Artikel

Unduhan

Cara Mengutip

Zulkifli, L. ., Nurul Indriani, M. Irpan Siswandi, Rizky Tri Septiawan, Dinda Febriani, Jannaturroyani, … Bq Sari Hidayatullah. (2022). Pemanfaatan Sampah Organik Rumah Tangga Menjadi Pupuk Kompos Bokashi Dan Pupuk Organik Cair (POC) Di Desa Sengkol, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 5(3), 105–112. https://doi.org/10.29303/jpmpi.v4i3.2031

Metrik

Metrik sedang dimuat ...

Abstrak

Desa Sengkol merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Secara geografis letak Desa Sengkol sangat strategis karena Desa Sengkol termasuk salah satu desa penyangga Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, dengan ditetapkannya Mandalika sebagai KEK Mandalika berdasarkan PP Nomor 52 Tahun 2014. Permasalahan ang saat ini dihadapi oleh desa yaitu permasalahan lingkungan, hal ini disebabkan karena kurangnya tingkat kesadaran masyarakat tentang pengelolaan sampah, disamping itu sarana prasana seperti armada pengangkut sampah serta TPA dan TPS masih sangat terbatas. Alternatif solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan mengadakan kegiatan pengelolaan sampah rumah tangga menjadi pupuk kompos organik cair (POC) dan bokashi. Tujuan dari program ini adalah memberdayakan masyarakat Desa Sengkol dalam membuat pupuk organik cair dan bokashi menggunakan sampah organik rumah tangga. Metode yang digunakan yaitu tahap pra pelaksanaan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi atau pengecekan. Hasil dari program pengabdian masyarakat ini yaitu masyarakat Desa Sengkol khususnya Dusun Senkol 1 dan 4 memiliki pengetahuan tentang pengolahan sampah dimana masyarakat sudah mampu memilah sampah rumah tangga dan mengolahnya menjadi pupuk kompos cair dan bokashi. Untuk mempercepat proses penguraian atau fermentasi pupuk membutuhkan cairan EM4. Hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan bahwa pengolahan sampah rumah tangga menjadi pupuk kompos merupakan langkah tepat dalam menanggulangi permasalah sampah rumah tangga yang ada di Desa Sengkol. Sampah bisa mengahasilkan produk yang memiliki nilai guna dan kedepannya masyarakat Desa Sengkol berkomitmen dalam mengembangkan pupuk kompos dari sampah organik sebagai upaya berkelanjutan dari program pengabdian masyarakat.

Referensi

Medcom.id. Produksi Sampah di Lombok Tengah Mencapai 50 Ton per Hari. 31 Mei 2022. https://m.medcom.id/amp/GKdjommb-produksi-sampah-di-lombok-tengah-mencapai-50-ton-per-hari (Diakses pada 27 Juli 2022).

REPUBLIKA.co.id. Produksi Sampah Terus Naik, TPA Pujut Lombok Tengah Penuh. 31 Mei 2022. https://republika.co.id/amp/rcqif3463 9Diakses pada 27 Juli 2022).

JPNN.com. 70 Persen Lebih Sampah NTB dari Rumah Tangga, Produksi 2,6 Ton Tiap Hari. 9 Mei 2022. https://ntb.jpnn.com/amp/ntb-terkini/602/70-persen-lebih-sampah-ntb-dari-rumah-tangga-produksi-26-ton-tiap-hari (Diakses pada 27 Juli 2022).

Rahmawanti, Novi dan Abdul Manan. (2014). Pembuatan Pupuk Organik Berbahan Sampah Organik Rumah Tangga dengan Penambahan Aktivator EM4 di Daerah Kayu Tangi. Jurnal Ziraa’ah 39(1):1-7

Adella dan Septa Indra Puspikawati. (2019). Pengolahan Sampah Sayuran Menjadi Kompos dengan Metode Takakura. Jurnal Ikesma 15(2):60-68

Kurniawan, Andri dan Bunga Hendra Asmara. (2015). Persepsi Masyarakat terhadap Sampah dan Pengelolaan Sampah du Kabupaten Karanganyar (Kasus di Kecamtan Karanganyar dan Tawangmangu). Jurnal Bumi Indonesia

Wulandari, Ismi Ayu dan Assyifa Junitasari, (2021). Pengolahan Sampah Menjadi Pupuk Bokashi Berbasis Masyarakat di Bojong Kacor. Proceedings 1(36):95-107

Lisensi

Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:

  1. Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
  2. Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
  3. Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).