Pengembangan Tes Keterampilan Proses Sains Untuk Pembinaan Olimpiade Sains Di SMPN 20 Mataram

Autor(s): I Putu Artayasa, Muhlis Muhlis, Gito Hadiprayitno, I Wayan Merta, Karnan Karnan
DOI: 10.29303/jpmpi.v2i1.318

Sari

Abstract: Keberhasilan siswa dalam lomba olimpiade sains memberikan informasi tentang keefektifan guru dalam pembinaan olimpiade sains di sekolahnya. Analisis situasi di SMPN 20 Mataram menunjukkan bahwa prestasi siswa dalam lomba olimpiade sains tersebut belum optimal. Proses pembinaan olimpiade sains oleh guru IPA lebih banyak melalui pembahasan tes yang lebih mengarahkan siswa menghapal jawaban tes, padahal tes olimpiade sains selama ini lebih menuntut siswa berpikir tingkat tinggi dan menerapkan keterampilan proses sains dalam menjawab tes. Dengan demikian, dilakukan pengabdian masyarakat dengan tujuan meningkatkan kemampuan guru IPA SMPN 20 Mataram dalam pembinaan olimpiade sains, terutama dalam melatih keterampilan proses sains siswanya. Peningkatan kemampuan guru tersebut dilakukan melalui pendampingan guru dalam mengembangkan tes keterampilan proses sains. Pendampingan ini dilakukan melalui kegiatan pelatihan penyusunan tes keterampilan proses sains dan kunjungan dari tim pengabdian ke sekolah untuk mendiskusikan kesulitan yang masih dihadapi guru dalam mengembangkan tes olimpiade sains. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa guru IPA di SMPN 20 Mataram menjadi lebih mengenal karakteristik tes olimpiade sains termasuk teknik mengembangkan tes keterampilan proses sains, serta memiliki peningkatan keterampilan dalam mengembangkan tes terutama yang berkaitan dengan penerapan keterampilan proses sains.

 

Keywords: IPA; keterampilan proses sains; olimpiade sains nasional

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

Akinbobola, A. O. & Afolabi, F. 2010. Analysis of Science Process Skills in West African Senior Secondary School Certificate Physics Practical Examinations in Nigeria. American-Eurasian Journal of Scientific Research, 5(4): 234-240.

Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud. 2017. Petunjuk Teknis Olimpiade Sains Nasional Sekolah Dasar, https://drive.google.com/ file/d/0BytQilKjMm5gTlJlWUxTbnp4V1k/view, diakses tgl 8 Februari 2019.

Fitrianawati, M. & Sintawati, M. 2018. Peningkatan Kompetensi Guru Pembimbing Olimpiade Matematika Siswa Sekolah Dasar Se-Kecamatan Tempel, Sniemas UAD 2018: 205-210, http://semnasppm.uad.ac.id/wp-content/uploads/33-Meita-fitrianawati-semnasppm2018-Hal-205-210.pdf, diakses tgl 30 Agustus 2019.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2014. Standar Operasional Prosedur Olimpiade Sains Nasional. Jakarta: Dirjen Pendidikan Menengah Direktorat Pembinaan Sekolah Menegah Atas.

Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Cerdas Sehat. 2015. Olimpiade Sains Nasional, https://cerdasehat.wordpress.com/olimpiade-sains-nasional-osn/, diakses tgl 6 Februari 2019.

Odja, A. H., & Payu, S. 2014. Analisis Kemampuan Awal Literasi Sains Siswa pada Konsep IPA. Proseding Seminar Nasional Kimia (Hal. C-40- C-47). Surabaya: Jurusan Kimia FMIPA Universitas Negeri Surabaya.

Ongowo, R.O., & Indoshi, F.C., 2013, Science Process Skills in the Kenya Certificate of Secondary Education Biology Practical Examinations, Creative Education, 4(11), 713-717, http://www.scirp.org/ journal/ce), diakses tgl 30 Nopember 2014.

Sumaraw, S. 2015. Pentingnya Pendampingan Untuk Meningkatkan Kompetensi, https://manadopostonline.com/read/2016/07/11/Pentingnya-Pendampingan-untuk-Meningkatkan-Kompetensi/15232, diakses tgl 7 Februari 2019.

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.