Pendampingan Masyarakat dalam Pengolahan Limbah Peternakan Sapi untuk Meningkatkan Pertumbuhan Tanaman

Autor(s): Ahmad Raksun, Lalu Zulkifli, Mahrus Mahrus, Lalu Japa, Prapti Sedijani
DOI: 10.29303/jpmpi.v2i1.351

Sari

Pengabdian pada masyarakat ini telah dilaksanakan di Desa Jatisela Kecamatan Gunung Sari Kabupaten Lombok Barat Propinsi Nusa Tenggara Barat. Sebagian masyarakat Desa Jatisela yang bermatapencaharian sebagai petani, kuhusnya yang berdomisili di Dusun Ireng Daye memiliki usaha sampingan yaitu beternak sapi, kuda dan kambing. Mereka membentuk kelompok ternak yang disebut Kelompok Ternak Patuh Angen. Kegiatan peternakan sapi yang dilakukan oleh Kelompok Ternak Patuh Angen menghasilkan limbah berupa kotoran ternak dan sisa makanan ternak. Peternak sapi di Dusun Ireng Daye belum menemukan alternatif pemecahan masalah limbah peternakan sapi yang ada di sekitar tempat tinggal mereka. Pengolahan limbah peternakan sapi menjadi pupuk organik merupakan alternatif pemecahan masalah yang dapat diterapkan untuk mengatasi permasalahan yang mereka hadapi. Pupuk organik yang dihasilkan dapat dijadikan pupuk untuk meningkatkan hasil panen tanaman. Adapun tahapan kerja pengolahan limbah peternakan sapi menjadi bokashi dan pemanfatannya pada lahan pertanian adalah sebagai berikut: (1) sosialisasi kegiatan, (2) penyampaian materi tentang kebersihan lingkungan, cara pembuatan bokashi dan manfaat bokashi untuk pertumbuhan tanaman, (3) pembuatan bokashi, (3) penggunaan bokashi pada lahan pertanian.  Metotode yang digunakan adalah metode ceramah, diskusi, pelatihan dan pendampingan. Dalam pelaksanaan kegiatan ini nampak bahwa masyarakat yang menjadi mitra kegiatan telaah mengikuti kegiatan dengan baik mulai dari sosialisasi kegiatan sampai pada kegiatan terakhir pelaksanaan pengabdian. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan peserta yang terkait dengan materi yang disampaikan tim pelaksana pada saat diskusi. Selain itu pada saat praktek pembuatan bokashi semua peserta ikut bekerja secara aktif sehingga kegiatan paraktek pembuatan bokashi dapat berjalan lancer.

 

Kata Kunci: Pendampingan masyarakat; pengelolaan limbah; peternakan sapi; pertumbuhan tanaman.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

Farida dan Hamdani, J.S. 2003. Pertumbuhan dan hasil bunga gladiol pada dosis pupuk organik bokashi dan nitrogen yang berbeda. Bionatura. Vol. 3 (2): 68 - 76

Hasibuan, S., Mawarni, R., Hendriandri, R. 2017. Respon Pemberian Pupuk Bokashi Ampas Tebu dan Pupuk Bokashi Eceng Gondok terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kedelai. Bernas Vol. 13 (2): 59 – 64

Indriani, Y. H. 2001. Membuat Kompos Secara Kilat. Penebar Swadaya. Jakarta.

Kusuma, M.E. 2013. Pengaruh Pemberian Bokashi terhadap Pertumbuhan dan Produksi Rumput Gajah (Penisetum purpureum). Ilmu Hewani Tropika. Vol 2 (2): 40 -45.

Mulyana, D., Sahidin dan A. Iqbal. 2011. Pengaruh Dosis Bokashi terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tiga Varietas Padi. Agrin 15(1): p. 18 – 26

Mulyanti, S.S., U. Made dan I. Wahyudi. 2015. Pengaruh Pemberian Berbagai Jenis Bokashi terhadap Pertumbuhan dan Hasil Jagung Manis (Zea mays Saccarata). Agrotekbis 3(5) p. 592 – 601

Raksun, A. dan D. Santoso, 2010. Pemanfaatan Bokashi Untuk Meningkatkan Pertumbuhan dan Produksi Tomat. Biologi Tropis. Vol 11(1): 44–50

Raksun, A. dan I.G. Mertha. 2017. Pengaruh Bokashi terhadap Produksi Cabawi Rawit. Biologi Tropis Vol. 17 (2): 45 – 50

Ryan, I. 2010. Respon Tanaman Sawi (Brassica juncea L.) Akibat Pemberian Pupuk NPK dan Penambahan Bokashi pada Tanah Asal Bumi Wonorejo Nabire. Agroforestri. Vol 5 (4): 310 – 319

Sumiarsi, N dan Setyowati, 2006. Pengaruh beberapa Media TerhadapPertumbuhan Bibit Eboni (Diospyros celebica Bakh). Melalui Perbanyakan biji. Biodipersitas. Vol 7(3): 260-263.

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.