Pendidikan Bagi Masyarakat Kategori Marginal Kawasan Pariwisata: Aplikasi Pendidikan Berbasis Praktik Sosial

Sukardi Sukardi, Wildan Wildan, Akhmad Sukri

Sari


Masyarakat marginal, seperti anak yang putus sekolah atau tidak melanjutkan studi karena berbagai faktor (ekonomi, geografi, sosial budaya) membutuhkan pendidikan alternatif bagi penyelesaiannya. Salah satunya adalah pendidikan berbasis praktik sosial,  karena mengarah pada kecakapan hidup atau usaha mandiri dengan memanfaatkan potensi kawasan, seperti kawasan pariwisata/ekowisata. Faktanya, cukup banyak masyarakat kategori tersebut, seperti di Kawasan Pariwisata/Ekowisata Sekotong. Sebagai contoh, berdasarkann survei di Kawasan Sekotong Barat terdapat lebih dari 100 orang anak kategori dimaksud. Oleh karenanya, aplikasi pendidikan berbasis praktik sosial dalam bentuk Demonstration Plotting (Demplot) usaha ekonomi produktif ini menjadi instrumen intervensi bagi penyelesaian permasalahan masyarakat kategori dimaksud. Beberapa produk sebagai basis praktik sosial, yaitu: souvenir kerang laut, souvenir cangkang kerang, budidaya kepiting bakau, dan kuliner. Hasilkegiatan  menunjukkan bahwa ketercapaian kompetensi minimal dalam memahami dan menciptakan produk usaha ekonomi produktif. Implikasinya adalah bahwa penguatan ekonomi masyarakat marginal melalui pendidikan berbasis praktik sosial dapat menjadi rujukan pada sektor pariwisata/ekowisata. 

Kata Kunci


Pendidikan, Masyarakat Marginal, Praktik Sosial

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Badan Perencanaan Pembangunan Daerah/Bappeda Lobar. 2014. Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Lombok Barat 2014. Gerung; Kerjasama Bappeda Lombok Barat dengan BPS Lombok Barat

Badan Pusat Statistik Kabupaten Lombok Barat/BPS Lobar. 2015. Jumlah Siswa SMP/MTs/Sederajat Usia 13-15 dan APM Per Kecamatan Tahun Ajaran 2014/2015. Gerung: BPS Kabupaten Lombok Barat.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Lombok Barat/BPS Lobar. 2016. Lombok Barat dalam Angka 2015. Gerung: BPS Lombok Barat.

Degener, S.C. 2001. Making Sence of Critical Paedagogy in Adult Literacy Educational. Cambridge NCSALL.

Gee, J.P. 1990. Social Linguistics and Literacies. Briston, P.A: The Palmer Press.

Knowles, M.S. 1975. Self Directed Learning: a Guide for Learners and Teachers. Chicago: Follet.

Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Barat/Bappeda Lobar. 2016. IPM Kabupaten/Kota di NTB Tahun 2010-2015. (Online) http://lombokbaratkab. go.id/wp-content/uploads/2016/08/Kabupaten-Lombok-Barat-Dalam-Angka-2016.pdf, diakses 12 November 2016.

Sukardi, S., Ismail, M., & Suryanti, N. M. N. (2014). MODEL PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN BERBASIS KETERAMPILAN LOKALBAGI ANAK PUTUS SEKOLAH PADA MASYARAKAT MARGINAL. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 33(3).

Sukardi, S. (2016). DESAIN MODEL PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN BERBASIS EKONOMI KREATIF BERDIMENSI INDUSTRI KEUNGGULAN LOKAL. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 35(1).

Sukardi, S. (2017). Efektivitas Model Prakarya dan Kewirausahaan Berbasis Ekonomi Kreatif Berdimensi Industri Keunggulan Lokal terhadap Keinovatifan Siswa. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 36(2), 267-279.

Wildan, Sukardi, & Syuaib, M.Z. 2016. Kajian Kelayakan dan Pengembangan Ekowisata Berbasis Kearifan Lokal di Lombok Barat Sebagai Tujuan Wisatawan Timur Tengah (Laporan Penelitian). Mataram: Lemlit Unram.

Wildan, W., & Sukardi, S. (2017). Ecotourism Model Based on Social Capital (Halal Tourism) as the Strengthening Factor for the Economy of Lombok Community.

WILDAN, W., & SUKARDI, S. (2020). Effectiveness of Ecotourism Sector-Based Economic Strengthening Models for Local Community Entrepreneurial Competencies. Journal of Environmental Management and Tourism, 11(2), 314-321.




DOI: https://doi.org/10.29303/jpmpi.v3i2.462

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

Flag Counter

 

Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA terindeks pada: