Upaya Pencegahan Penyakit Demam Berdarah Melalui Pemberantasan Nyamuk Aedes aegypti

Jumari Ustiawaty, Ajeng Dian Pertiwi, Aini Aini

Sari


Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan dari orang ke orang melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Lingkungan Bendega, Tanjung Karang, Sekarbela, Kota Mataram, NTB merupakan salah satu kawasan pemukimam  penduduk yang mempunyai data penyakit demam berdarah setiap tahunnya. Faktor penyebabnya adalah kurangnya pemahaman masyarakat tentang penyakit DBD dan cara penanggulangannya serta kurang pahamnya masyarakat terkait dengan vektor pembawa penyakit DBD dan kondisi lingkungan yang menjadi potensi tempat bersarang dan berkembangbiaknya nyamuk Aedes aegypti. Diperlukan upaya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang penyakit DBD. Metode yang gunakan untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan memberikan penyuluhan melalui kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang penyakit DBD dan cara penanggulangannya sebagai upaya pencegahan penyakit demam berdarah melalui pemberantasan nyamuk Aedes aegypti. Pengabdian ini dilaksanakan di salah satu rumah warga yang merupakan kader desa di lingkungan Bendega yang dihadiri oleh 18 orang peserta dan melibatkan mahasiswa Politeknik Medica Farma Husada Mataram yang sedang melakukan kegiatan Program Pengembangan Dan Pengabdian Pada Masyarkat Desa (P3MD), Kader Lingkungan Mendega. Pelaksanaan kegiatan penyuluhan bejalan dengan baik dan lancar sesuai dengan rencana yang ditetapkan. Respon positif dan antusiasme warga dalam memperhatikan materi yang disampaikan selama kegiatan penyuluhan, ada beberapa pertanyaan yang ternyata juga diajukan oleh warga mencerminkan rasa keingintauannya untuk memahami cara pengendalian DBD dan diharapkan dapat menyebarluaskan informasi yang diperoleh kepada masyarakat lainny


Kata Kunci


: pencegahan, penyakit DBD, pemberantasan, Aedes aegypti

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Arina Q, Laily H, dan Abu B (2019). Pemberdayaan Karang Taruna Dalam Mendukung Gerakan Psn 3m Plus : Upaya Pengendalian Deman Berdarah Dengue Di Desa Barurejo Kecamatan Sambeng Kabupaten Lamongan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dalam Kesehatan Vol. 1 (1). 4-7. https://e-journal.unair.ac.id/JPMK

Arsunan, A.A dan Ibrahim, E. 2014. Analysis Relationship and Mapping of the Environmental Factors with the Existence of Mosquito Larva Aedes aegyptiin the Endemic Area of Dengue Fever, Makassar, Indonesia. International Journal of Current Research And Academic Review, Vol 22 (11).1-9.

Balitbangkes. 2015. Profil Kesehatan Indonesia 2015. http://www.depkes.go.id/

Depkes RI, 2010, Pencegahan dan Pengendalian Demam Berdarah Dengue di Indonesia, Jakarta: Depkes RI

Dewi, N.P dan Azam, M. 2017. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Praktik PSNDBD Keluarga di Kelurahan Mulyoharjo. Public Health Perspective Journal. Vol 2 (1). 80-88.

Ipa, M dan Laksono, A.D. (2014). Analisis Potensi Promosi Pengendalian Demam Berdarah Dengue Melalui Youtube. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan. Vol 17 (1).

Ridha, M.R dkk (2013). Hubungan Kondisi Lingkungan dan Kontainer dengan Keberadaan Jentik Nyamuk Aedes aegypti di Daerah Endemis Demam Berdarah Dengue di Kota Banjarbaru. Jurnal Epidemiologi dan Penyakit Bersumber Binatang. Vol 4 (23).133-137.

Tran TT, Nguyen TNA, Nguyen TH, Nguyen TL, Le TC, Nguyen PC, et al. (2003). The Impact of Health Education on Mother’s Knowledge, Attitude and Practice (KAP) of Dengue Haemorragic. Dengue Bulletin – Vol 27. 174-180

WHO (2009). Dengue Guidelines for Diagnosis, Treatment, Prevention and Control (PDF). Geneva: World Health Organization. ISBN 9241547871




DOI: https://doi.org/10.29303/jpmpi.v3i2.528

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

Flag Counter

 

Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA terindeks pada: