Vol 8 No 1 (2025): Januari-Maret 2025
Akses Terbuka
Peer Reviewed

Overcoming Drought Problems in Selengen Village, North Lombok through Simple Technology of Fog Harvesting and Seawater Distillation

Penulis

Shofiyurrahman Syauqi , Uswatul Ulya , Gina Sonia , Mochammad Restu Julian , Maiser Syaputra

DOI:

10.29303/jpmpi.v8i1.10668

Diterbitkan:

2025-04-12

Unduhan

Abstrak

Kekeringan merupakan masalah serius yang dihadapi oleh masyarakat Desa Selengen, Lombok Utara, terutama pada musim kemarau. Keterbatasan sumber air bersih menghambat kegiatan pertanian dan kebutuhan rumah tangga. Untuk mengatasi krisis air bersih ini, dua teknologi sederhana diterapkan, yaitu pemanenan kabut dan penyulingan air laut. Teknologi pemanenan kabut memanfaatkan kelembapan udara untuk menghasilkan air bersih, sedangkan penyulingan air laut menggunakan energi matahari untuk mengubah air asin menjadi air minum. Pendekatan partisipatif diterapkan melalui penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan bagi masyarakat dan siswa SMKN 1 Kayangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua teknologi tersebut memiliki potensi sebagai solusi alternatif untuk mengatasi kekeringan, meskipun efektivitasnya dipengaruhi oleh kondisi cuaca. Edukasi dan pendampingan lebih lanjut diperlukan untuk meningkatkan keberlanjutan penerapan teknologi ini.

Kata Kunci:

Drought, Selengen Village, Fog Harvesting, Seawater Distillation

Referensi

Ambali, D. P. P., & Lolo, J. A. (2019). Analisis Potensi Teknologi Pemanen Kabut (Fog Harvesting) sebagai Alternatif Sumber Daya Air Terbarukan di Kabupaten Toraja Utara (Studi Kasus: Desa Benteng Mamullu, Kecamatan Kapalapitu). Journal Dynamic Saint, 4(2), 822-830.

Arbaningrum, R. (2019). Kajian Bangunan Penangkap Kabut Dan Penampung Air Hujan Untuk Daerah Sentul Sebagai Ganti Air Bersih. WIDYAKALA JOURNAL: JOURNAL OF PEMBANGUNAN JAYA UNIVERSITY, 6, 21-28.

Arif, N. P. (2020). Rancang Bangun Destilasi Air Laut Menjadi Air Minum Menggunakan Solar PV Dengan Metode MPPT P&O. Suara Tek. J. Ilm, 11(2), 14.

Dewantara, I. G. Y., Suyitno, B. M., & Lesmana, I. G. E. (2018). Desalinasi air laut berbasis energi surya sebagai alternatif penyediaan air bersih. Jurnal Teknik Mesin (JTM), 7(1), 1-4.

Hidayati, I. N., & Suryanto, S. (2015). Pengaruh perubahan iklim terhadap produksi pertanian dan strategi adaptasi pada lahan rawan kekeringan. Jurnal Ekonomi & Studi Pembangunan, 16(1), 42-52002E.

Lu, X., Zhang, X., Li, F., Gao, L., Graham, L., Vetrita, Y., ... & Cochrane, M. A. (2021). Drainage canal impacts on smoke aerosol emissions for Indonesian peatland and non-peatland fires. Environmental Research Letters, 16(9), 095008.

Notoatmodjo, S. (2012). Metodologi penelitian kesehatan tahun 2012.

Putra, R. A. (2018). Rancang Bangun Alat Destilasi Air Laut dengan Metode Ketinggian Permukaan Air Selalu Sama Menggunakan Energi Matahari (Doctoral dissertation, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam).

Riupassa, H., & Rumengan, T. T. (2017). ANALISIS KINERJA DESTILATOR AIR LAUT TENAGA SURYA. Jurnal Teknik Mesin, 6(2).

Yoga, Y. S., & Nainggolan, N. P. (2022). Pengaruh Pelatihan Dan Penempatan Terhadap Kinerja Karyawan Di PT Vasan Mandiri Indonesia. SCIENTIA JOURNAL: Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 4(5).

Biografi Penulis

Shofiyurrahman Syauqi, Universitas Mataram

Asal Penulis : Indonesia

Cara Mengutip

Syauqi, S., Uswatul Ulya, Gina Sonia, Mochammad Restu Julian, & Maiser Syaputra. (2025). Overcoming Drought Problems in Selengen Village, North Lombok through Simple Technology of Fog Harvesting and Seawater Distillation. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 8(1), 177–181. https://doi.org/10.29303/jpmpi.v8i1.10668