Penggunaan Bioinformatika dalam Pembelajaran Sains Untuk Menyelesaian Kesulitan Belajar Siswa pada Materi Genetika di SMPN 20 Mataram

Penulis

Mahrus , Lalu Zulkifli , Saprizal Hadisaputra , Ida Ayu Putu Armyani

DOI:

10.29303/jpmpi.v4i4.1128

Diterbitkan:

2021-11-18

Terbitan:

Vol 4 No 4 (2021)

Kata Kunci:

bioinformatika, genetika, guru IPA, MEGA, BLAST, BioEdit

Artikel

Unduhan

Cara Mengutip

Mahrus, Lalu Zulkifli, Saprizal Hadisaputra, & Ida Ayu Putu Armyani. (2021). Penggunaan Bioinformatika dalam Pembelajaran Sains Untuk Menyelesaian Kesulitan Belajar Siswa pada Materi Genetika di SMPN 20 Mataram. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 4(4), 290–295. https://doi.org/10.29303/jpmpi.v4i4.1128

Metrik

Metrik sedang dimuat ...

Abstrak

Pembelajaran materi genetika pada mata pelajaran IPA-Biologi untuk siswa SMP merupakan materi yang cukup sulit di dipahami disebabkan oleh beberapa faktor di antaranya: materinya abstrak, rumit dan sulit untuk dipraktekkan serta kurangnya sumber refrensi yang efektif. Kemajuan bidang teknologi informasi yang berkembang sangat pesat memudahkan seseorang dapat mengakses dan menganalisis informasi dari beberapa sumber database yang menyimpan data biologis seluruh dunia melalui website. Salah satu contohnya adalah NCBI (National Center for Biotechnology Information), dapat diakses melalui website https://www.ncbi.nlm.nih.gov/. Selain itu, penyebaran program aplikasi bioinformatika melalui internet saat ini dapat membantu para siswa, mahasiswa, guru, dosen dan peneliti dalam memecahkan permasalahan biologis dengan menggunakan berbagai sumber database dan software untuk berbagai kebutuhan, termasuk kebutuhan pembelajaran. Untuk mempelajari biologi khususnya materi Genetika membutuhkan sumber belajar berupa software bioinformatika dengan dilengkapi berbagai peralatan (tools) sehingga dapat mempermudah siswa memahami materi yang sedang dipelajari. Bioinformatika adalah bidang interdisipliner ilmu komputer, matematika, statistik yang mengembangkan metode dan perangkat lunak (software) untuk memahami data biologi. Untuk memahami aplikasi Bioinformatika, maka Tim pengabdian pada masyarakat menginisiasi pelatihan penggunaan Aplikasi Bioinformatika untuk guru-guru IPA di Kota Mataram, yang dilaksanakan di SMPN 20 Mataram, bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru IPA Biologi dalam bidang teknologi, informasi dan komputer. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Pelaksananaan program pengabdian masyarakat di di SMPN 20 Mataram telah berhasil dilakukan dengan baik. Hal ini terlihat dari partisipasi dan berbagai pertanyaan yang dilontarkan guru-guru pada saat diskusi. Tim memberikan kunci-kunci utama yang digunakan dalam menggunakan Bionformatika untuk selanjutnya dicoba di luar jam pelatihan dengan bimbingan Tim Pengabdian Masyarkat dengan harapan dapat memberikan solusi di dalam memecahkan permasalahn pembelajaran Genetika.

Referensi

Brazas, M. D., Yim, D., Yeung, W., Ouellette, B. F. 2012. A decade of web server updates at the bioinformatics links directory: 2003–2012. Nucleic Acids Res. 40(W1):W3–W12.

Can, T. 2014. Introduction to bioinformatics. In miRNomics: MicroRNA Biology and Computational Analysis (pp. 51-71). Humana Press, Totowa, NJ.

Chen, J., and Coppola, G. 2018. Bioinformatics and genomic databases. Handbook of clinical neurology. Elsevier, Vol. 147: 75-92

Duncan, R. G., and Reiser, B. J. 2007. Reasoning across ontologically distinct levels: students’ understandings of molecular genetics. Journal of Research in Science Teaching, 44(7): 938–959

Fatchiyah. 2009. Pengantar Bioinformatika Kedokteran. UB. Malang

Fernandez-Suarez, X. M., and Galperin, M. Y. 2013. The 2013 nucleic acids research database issue and the online molecular biology database collection. Nucleic Acids Res. 41(D1): D1–7.

Haambokoma, C. 2007. Nature and causes of learning difficulties in genetics at high school level in Zambia. Journal of International Development and Cooperation, 13(1), 1-9.

Hasibuan, M. 2014. Analisis kesulitan belajar siswa pada materi genetika di SMA Negeri se-kota Sibolga (Doctoral dissertation, UNIMED).

Higgs, P. G., and Attwood, T. K. 2013. Bioinformatics and molecular evolution. John Wiley & Sons.365 pp

Kearse, M., Moir, R., Wilson, A., Stones-Havas, S., Cheung, M., Sturrock, S., ... & Drummond, A. 2012. Geneious Basic: an integrated and extendable desktop software platform for the organization and analysis of sequence data. Bioinformatics, 28(12), 1647-1649.

Li, C. Y., Chen, R. M., Chien, B. C., Hu, R. M., & Tsai, J. J. 2017. Unsupervised clustering of time series gene expression data based on spectrum processing and autoregressive modeling. Computational Methods With Applications In Bioinformatics Analysis. Singapore: World Scientific Publishing Co. Pte. Ltd, 1-21.

Li, M., Chen, Y. B., & Clintworth, W. A. 2013. Expanding roles in a library-based bioinformatics service program: a case study. Journal of the Medical Library Association: JMLA, 101(4), 303.

Mustika, A. A., Y. Hala, A. F. Arsal. 2014. Identifikasi Miskonsepsi Mahasiswa Biologi Universitas Negeri Makassar pada Konsep Genetika dengan Metode CRI Identification of Misconception of Biology Students at State University of Makassar on Genetic Concept by Applying CRI Method. Sainsmat, III (2): 122-129.

Saenab, S., Nurhayati, B., Hamka, L., & Fitri, S. R. 2016. Pembelajaran Genetika (susah) dengan strategi humor (mudah), apakah mempengaruhi minat siswa?. Jurnal Nalar Pendidikan, 4(2).

Wahyono, P., I. Hindun, Muizzudin, F. J. Miharja. 2016. Implementasi Pembelajaran Lesson Study Pada Matakuliah Genetika Lanjut. Jurnal Inovasi Pembelajaran, 2 (2): 400- 406.

Yudiarti, T. 2010. Buku Ajar Biologi. Semarang: UNDIP Press.

Biografi Penulis

Mahrus, Universitas Mataram

Lisensi

Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:

  1. Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
  2. Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
  3. Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).