Vol 8 No 3 (2025): Juli-September 2025
Akses Terbuka
Peer Reviewed

Optimalisasi Lahan Di Bawah Tegakkan Tanaman Kopi Melalui Budidaya Tanaman Kapulaga (Elletria cardamomum), Di Desa Sumber Rejo, Purwosari, Kabupatrn Pasuruan

Penulis

Purwadi , Dinna Hadi Sholikah , Jojok Dwiridotjahjon , Purnomo Edi Sasongko

DOI:

10.29303/jpmpi.v8i3.12422

Diterbitkan:

2025-08-12

Abstrak

Desa Sumber Rejo salah satu Desa di wilayah kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, yang terkenal sebagai penghasil Kopi.   Mata pencaharian  masyarakat Desa Sumber Rejo sebagaian besar mengandalkan hasil dari kebun kopi dan buruh tani, dimana produksi kopi masih tergolong rendah. Hasil usahatani dari areal lahan kebun kopi rakyat seluas 24,3 ha yang dimiliki anggota kelompok tani “Sinar Agro Permata”, dimana pada musim panen tahun 2024 rata-rata hanya 2 kuintal per hektar kopi kering giling. Secara umum kondisi eksisting Dusun Kucur, Desa Sumber Rejo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan sebagai berikut: (1) Belum optimalnya pemanfaatan lahan dibawah tegakkan tanaman Kopi dengan komoditas tanaman biofarmaka kapulaga yang secara ekonomi sangat menjanjikan. (2) Petani belum banyak yang tahu potensi nilai ekonomi yang tinggi dari tanaman Kapulaga. (3) Peran serta Kelompok Tani  “Sinar Agro Permata”   dalam mendukung pengembangan dan peningkatan kapasitas ekonomi melalui pengembangan pembibitan komoditas tanaman Kapulaga. Berdasarkan kondisi eksisting tersebut diatas,   maka tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah membantu mencari solusi permasalahan meliputi 4 (empat ) aspek yaitu  sebagai berikut  :  (1)  Optimalisasi  lahan    dibawah  tegakkan  Kopi dengan budidaya tanaman Kapulaga, (2) Pendampingan memproduksi bibit Kapulaga,  (3) Pendampingan budidaya Kapulaga di lahan agroforestri dibawah tegakan tanaman Kopi, (4) Memberdayakan Poktan”Sinar Agro Permata”dalam upaya peningkatan kapasitas ekonomi masyarakat melalui usaha pembibitan Kapulaga.   Metode yang digunakan (1) memberikan pengertian, sosialisasi dan pemanfaatan/optimalisasi lahan.di bawah tegakkan kopi dengan tanaman yang bernilai ekonomis yinggi “kapulaga”, (2) Memberikan pendampingan memproduksi bibit Kapulaga dibawah tegakkan Kopi, (3) Memberikan pendampingan teknik   budidaya Kapulaga di lahan  dibawah tegakkan tanaman Kopi. (4) Memberdayakan Poktan “Sinar Agro Permata”. Hasil pengabdian masyarakat adalah bibit kapulaga, dan demo plot budidaya kapulaga dibawah tegakkan tanaman kopi.

Kata kuci : Kapulaga, Optimalisasi, Pembibitan

Kata Kunci:

Kata kuci : Kapulaga, Optimalisasi, Pembibitan

Referensi

Daftar Pustaka

BPS. 2023. Kabupaten Pasuruan Dalam Angka 2023. Badan Pusat Statistik Kabupaten Pasuruan. Pasuruan

Keyan, S. J. (2011). Kelayakan Usaha Kapulaga (Amomum cardamomum) Di Desa Sedayu Kecamatan Loano Kabupaten Purworejo, Wilayah KPH Kedu Selatan Perum Perhutani Unit I Jawa Tengah.

Nio and Balo. 2010. Peranan Air Dalam Perkecambahan Biji. Jurnal Ilmiah Sains. Vol 10 No.2(2010). Halaman 190-195. Fakultas Matematika dan IPA, Universitas Sam Ratulangi Manado.

Santoso H. B. 1989. Budidaya Kapulaga. Jakarta: Kanisius.

Sari, N. 2020. Panduan Praktis Budidaya Kapulaga. http://cybex.pertanian.go.id/artikel/96180/panduan-praktis-budidaya-kapulaga/ diakses, 06 Maret 2023.

Selisiyah, A. 2011.Kelayakan Usaha Kapulaga (Amomum cardamomum) di Desa Sedayu Kecamatan Loano Kabupaten Purworejo, Wilayah KPH Kedu Selatan Perum Perhutani Unit I Jawa Tengah.Skripsi.Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor.

Semangun H. 2000. Penyakit - Penyakit Tanaman Hortikultura di Indonesia. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Sinaga E. 2012. Amomum cardamomum Willd. Pusat Penelitian dan Pengembangan Tumbuhan Obat. Jakarta: UNAS.

Cara Mengutip

Purwadi, Dinna Hadi Sholikah, Jojok Dwiridotjahjon, & Purnomo Edi Sasongko. (2025). Optimalisasi Lahan Di Bawah Tegakkan Tanaman Kopi Melalui Budidaya Tanaman Kapulaga (Elletria cardamomum), Di Desa Sumber Rejo, Purwosari, Kabupatrn Pasuruan. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 8(3), 723–728. https://doi.org/10.29303/jpmpi.v8i3.12422