Optimalisasi Lahan Di Bawah Tegakkan Tanaman Kopi Melalui Budidaya Tanaman Kapulaga (Elletria cardamomum), Di Desa Sumber Rejo, Purwosari, Kabupatrn Pasuruan
DOI:
10.29303/jpmpi.v8i3.12422Diterbitkan:
2025-08-12Unduhan
Abstrak
Desa Sumber Rejo salah satu Desa di wilayah kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, yang terkenal sebagai penghasil Kopi. Mata pencaharian masyarakat Desa Sumber Rejo sebagaian besar mengandalkan hasil dari kebun kopi dan buruh tani, dimana produksi kopi masih tergolong rendah. Hasil usahatani dari areal lahan kebun kopi rakyat seluas 24,3 ha yang dimiliki anggota kelompok tani “Sinar Agro Permata”, dimana pada musim panen tahun 2024 rata-rata hanya 2 kuintal per hektar kopi kering giling. Secara umum kondisi eksisting Dusun Kucur, Desa Sumber Rejo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan sebagai berikut: (1) Belum optimalnya pemanfaatan lahan dibawah tegakkan tanaman Kopi dengan komoditas tanaman biofarmaka kapulaga yang secara ekonomi sangat menjanjikan. (2) Petani belum banyak yang tahu potensi nilai ekonomi yang tinggi dari tanaman Kapulaga. (3) Peran serta Kelompok Tani “Sinar Agro Permata” dalam mendukung pengembangan dan peningkatan kapasitas ekonomi melalui pengembangan pembibitan komoditas tanaman Kapulaga. Berdasarkan kondisi eksisting tersebut diatas, maka tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah membantu mencari solusi permasalahan meliputi 4 (empat ) aspek yaitu sebagai berikut : (1) Optimalisasi lahan dibawah tegakkan Kopi dengan budidaya tanaman Kapulaga, (2) Pendampingan memproduksi bibit Kapulaga, (3) Pendampingan budidaya Kapulaga di lahan agroforestri dibawah tegakan tanaman Kopi, (4) Memberdayakan Poktan”Sinar Agro Permata”dalam upaya peningkatan kapasitas ekonomi masyarakat melalui usaha pembibitan Kapulaga. Metode yang digunakan (1) memberikan pengertian, sosialisasi dan pemanfaatan/optimalisasi lahan.di bawah tegakkan kopi dengan tanaman yang bernilai ekonomis yinggi “kapulaga”, (2) Memberikan pendampingan memproduksi bibit Kapulaga dibawah tegakkan Kopi, (3) Memberikan pendampingan teknik budidaya Kapulaga di lahan dibawah tegakkan tanaman Kopi. (4) Memberdayakan Poktan “Sinar Agro Permata”. Hasil pengabdian masyarakat adalah bibit kapulaga, dan demo plot budidaya kapulaga dibawah tegakkan tanaman kopi.
Kata kuci : Kapulaga, Optimalisasi, Pembibitan
Kata Kunci:
Kata kuci : Kapulaga, Optimalisasi, PembibitanReferensi
Daftar Pustaka
BPS. 2023. Kabupaten Pasuruan Dalam Angka 2023. Badan Pusat Statistik Kabupaten Pasuruan. Pasuruan
Keyan, S. J. (2011). Kelayakan Usaha Kapulaga (Amomum cardamomum) Di Desa Sedayu Kecamatan Loano Kabupaten Purworejo, Wilayah KPH Kedu Selatan Perum Perhutani Unit I Jawa Tengah.
Nio and Balo. 2010. Peranan Air Dalam Perkecambahan Biji. Jurnal Ilmiah Sains. Vol 10 No.2(2010). Halaman 190-195. Fakultas Matematika dan IPA, Universitas Sam Ratulangi Manado.
Santoso H. B. 1989. Budidaya Kapulaga. Jakarta: Kanisius.
Sari, N. 2020. Panduan Praktis Budidaya Kapulaga. http://cybex.pertanian.go.id/artikel/96180/panduan-praktis-budidaya-kapulaga/ diakses, 06 Maret 2023.
Selisiyah, A. 2011.Kelayakan Usaha Kapulaga (Amomum cardamomum) di Desa Sedayu Kecamatan Loano Kabupaten Purworejo, Wilayah KPH Kedu Selatan Perum Perhutani Unit I Jawa Tengah.Skripsi.Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor.
Semangun H. 2000. Penyakit - Penyakit Tanaman Hortikultura di Indonesia. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Sinaga E. 2012. Amomum cardamomum Willd. Pusat Penelitian dan Pengembangan Tumbuhan Obat. Jakarta: UNAS.
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Purwadi Purwadi, Dinna Hadi Sholikah, Jojok Dwiridotjahjon, Purnomo Edi Sasongko

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).


