Penyuluhan Manajemen Reproduksi Sebagai Upaya Peningkatan Kelahiran Pedet di Desa Karang Bayan Kecamatan Lingsar
DOI:
10.29303/jpmpi.v8i3.12688Diterbitkan:
2025-11-19Unduhan
Abstrak
Manajemen reproduksi adalah faktor kunci dalam meningkatkan kelahiran pedet dan produktivitas ternak sapi. Di Desa Karang Bayan, peternak masih kesulitan memahami prinsip dasar manajemen reproduksi, seperti deteksi birahi, inseminasi buatan, dan perawatan pasca-kelahiran. Kurangnya pemahaman ini menyebabkan rendahnya efisiensi reproduksi dan kelahiran pedet. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peternak terkait teknik reproduksi ternak sapi. Kegiatan ini dilaksanakan dengan pendekatan penyuluhan yang terstruktur dan berbasis pengetahuan ilmiah, yang mencakup pembahasan tentang deteksi birahi, penerapan inseminasi buatan, serta cara-cara pengelolaan pemeliharaan ternak sapi yang lebih efisien dan produktif. Selain itu, kegiatan ini juga mengenalkan penggunaan kalender reproduksi dan tabel untuk mengevaluasi efisiensi reproduksi guna membantu peternak dalam merencanakan waktu kawin yang optimal dan meningkatkan peluang keberhasilan kebuntingan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan peternak dalam mengenali tanda-tanda birahi, serta pemahaman yang lebih baik mengenai teknik inseminasi buatan dan pengelolaan pemeliharaan ternak yang tepat. Berdasarkan hasil evaluasi pre-test dan post-test sebelum dan setelah penyuluhan, dapat disimpulkan bahwa penyuluhan ini berhasil meningkatkan kemampuan peternak dan memberikan dampak positif terhadap produktivitas ternak. Penyuluhan manajemen reproduksi tidak hanya meningkatkan angka kelahiran pedet, tetapi juga meningkatkan kesadaran peternak tentang pentingnya pengelolaan reproduksi yang efisien untuk mendukung keberlanjutan usaha peternakan. Kegiatan ini juga memperkaya pengetahuan peternak tentang pemenuhan kebutuhan protein hewani berkualitas, yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi lokal. Selain meningkatkan produktivitas ternak, penyuluhan ini berkontribusi pada pemberdayaan peternak secara berkelanjutan, serta memberikan model yang dapat diterapkan di daerah lain dengan kondisi yang sama.
Kata Kunci:
Manajemen Reproduksi Pemberdayaan Peternak KeberlanjutanReferensi
Aminurrahman, A., Priyanto, R., & Jakaria, J. (2021). Evaluasi Ukuran-Ukuran Tubuh pada Sapi Belgian Blue, Peranakan Ongole dan Silangannya. Jurnal Agripet, 21(1).
Aminurrahman, A., Depamede, S. N., Suhardiani, R. A., Purnamasari, D. K., Noersidiq, A., Amalyadi, R., Arni, I., Septian, I. G. N., Musanip, M., Fahrullah, F., Muhsinin, M., Maslami, V., & Gifari, Z. Al. (2025). Penyuluhan Manajemen Pemeliharaan Ternak Sapi Kelompok Ternak Iye Gati di Desa Sukadana, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Jurnal Pepadu, 6(1), 49–55. https://doi.org/10.29303/pepadu.v6i1.6720
Dikman, D. M., Affandy, L., & Ratnawati, D. (2010). Petunjuk Teknis Perbaikan Teknologi Reproduksi Sapi Potong Induk. Loka Penelitian Sapi Potong, Grati-Pasuruan, 1–13.
González, N., Marquès, M., Nadal, M., & Domingo, J. L. (2020). Meat consumption: Which are the current global risks? A review of recent (2010–2020) evidences. Food Research International, 137, 109341.
Hariadi, M., Hardjopranjoto, S., Wurlina, W., Hermadi, H. A., Utomo, B., Rimayanti, R., & Ratnani, H. (2011). Ilmu Kemajiran Pada Ternak. Cetakan, 1, 2.
Hernaman, I., Budiman, A., Ayuningsih, B., Mutaqin, B. K., Tanuwiria, U. H., Hidayat, R., & Dhalika, T. (2021). Pengolahan Jerami Padi Dengan Filtrat Abu Sekam Padi Untuk Pakan Ruminansia. Media Kontak Tani Ternak, 3(2), 49. https://doi.org/10.24198/mktt.v3i2.33662
Laming, S. (2004). Performans Reproduksi Sapi Perah dan Sahiwal Cross di Kabupaten Enrekang. Skripsi. Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin, Makassar.
Lomboan, A., Paath, J. F., & Rimbing, S. C. (2018). Penampilan reproduksi ternak sapi potong di kecamatan Bintauna Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Zootec, 38(1), 102–113.
Rosita, E. A., Susilawati, T., & Wahyuningsih, S. (2014). Keberhasilan IB menggunakan semen beku hasil sexing dengan metode sedimentasi putih telur pada sapi PO cross. Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan, 24(1), 72–76.
Sirat, M. M. P., Santosa, P. E., Qisthon, A., Siswanto, S., & Wibowo, M. C. (2022). Peningkatan Kapasitas Manajemen Reproduksi, Kesehatan Dan Perkandangan Melalui Penyuluhan Dan Pelayanan Kesehatan Ternak Sapi Di Desa Mekar Jaya Kecamatan Banjar Baru Kabupaten Tulang Bawang. Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung, 1(1), 42. https://doi.org/10.23960/jpfp.v1i1.5741
Suharyati, S., & Hartono, M. (2016). Pengaruh manajemen peternak terhadap efesiensi reproduksi sapi bali di Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan, 16(1).
Suteky, T., & Sutrisno Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu Dwatmadji, E. (2017). Manajemen Reproduksi Dan Pakan Untuk Meningkatkan Performans Ternak Di Desa Tugu Rejo-Kabawetan, Kepahiang Bengkulu (Reproductive and Feeding Management To Improve the Performance of Livestock in Tugu Rejo, Kabawetan District Kepahiang Bengkulu). Jurnal Dharma Raflesia Tahun XVI Nomor, 1(1).
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Aminurrahman Aminurrahman, I Wayan Lanus Sumadiasa, Lalu Ahmad Zaenuri, Enny Yuliani, Lukman HY Lukman HY; Musanip Musanip; Ine Karni, Rezki Amalyadi, I Gede Nano Septian; Zaid Al Gifari; Ryan Aryadin Putra; Khairil Anwar; Ica Ayu Wandira

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).


