Strategi Pengembangan Literasi Anak Melalui Pengadaan Ruang Bermain Edukatif Untuk Meningkatkan Minat Dan Kemampuan Membaca Anak Sekolah Dasar
DOI:
10.29303/jpmpi.v8i3.12709Diterbitkan:
2025-09-09Unduhan
Abstrak
Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mataram tahun 2025 di Desa Anjani fokus pada literasi, terutama pengembangan literasi anak-anak usia sekolah dasar. Masalah utama yang ditemukan adalah minat baca anak-anak yang rendah, mereka lebih tertarik menggunakan gadget dibandingkan membaca buku. Untuk mengatasi hal ini, diadakan program “Ruang Bermain Edukatif” yang menggabungkan aktivitas bermain dengan kegiatan literasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan melibatkan mahasiswa, anak-anak, dan masyarakat setempat. Kegiatan terdiri dari beberapa tahapan seperti survei awal, wawancara, perencanaan program, desain program, menyusun daftar kebutuhan, mempersiapan ruang, hingga pelaksanaan ruang bermain yang meliputi, membaca nyaring, cerdas mengulas buku, menulis cerita dan membuat project kreatif wayang botol. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan minat dan kemampuan membaca anak-anak, terlihat dari antusiasme yang tinggi, keberanian menyapaikan pendapat, serta kemampuan menulis sederhana. Temuan ini sesuai dengan konsep play-based learning dan emergent literacy, bahwa belajar sambil bermain dapat merangsang perkembangan bahasa dan kemampuan literasi anak secara efektif. Dengan demikian, pengadaan ruang bermain edukatif bisa menjadi strategi alternatif dalam meningkatkan literasi anak usia sekolah dasar sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4 tentang pendidikan berkualitas.
Kata Kunci:
literasi anak, ruang bermain edukatif, SDGs 4Referensi
Abdiah, A., & Noranisa, N. (2022). Pengembangan literasi awal pada anak usia dini melalui kegiatan membaca bersama. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 11(2), 145–156. https://jurnal.uny.ac.id/index.php/jpa/article/view/51524
Fatihah, N., & Widayati, R. (2024). Media permainan edukatif untuk meningkatkan motivasi membaca anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 13(1), 77–89. https://doi.org/10.21009/jpa.v13i1.2024
Inayah, S., Rahmawati, D., & Yusuf, A. (2023). Integrasi media kreatif dalam pembelajaran literasi anak usia sekolah dasar. Jurnal Literasi Pendidikan, 9(3), 201–214. https://doi.org/10.32528/jlp.v9i3.2023
National Early Literacy Panel. (2008). Developing early literacy: Report of the National Early Literacy Panel. Washington, DC: National Institute for Literacy. https://lincs.ed.gov/publications/pdf/NELPReport09.pdf
Remawati, L., Astuti, W., & Prasetyo, D. (2025). Bermain sambil belajar sebagai strategi peningkatan literasi anak. Jurnal Pendidikan Dasar, 15(1), 33–45. https://doi.org/10.15294/jpd.v15i1.2025
Thomas, J. W. (2000). A review of research on project-based learning. San Rafael, CA: Autodesk Foundation. https://www.bie.org/object/document/a_review_of_research_on_project_based_learning
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Cambridge, MA: Harvard University Press. https://www.hup.harvard.edu/catalog.php?isbn=9780674576292
Whitebread, D., Coltman, P., Jameson, H., & Lander, R. (2012). Play, cognition and self-regulation: What exactly are children learning when they learn through play? Educational and Child Psychology, 29(2), 44–52. https://www.semanticscholar.org/paper/Play,-cognition-and-self-regulation:-What-exactly-Whitebread-Coltman/3a6310c1a5b9daa1bc48bfc8da1c5dad04af17f1
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Rusminah, Baiq Erni Nirmala, Nazwa Risfaida, Kharisma Lucky, Kharisma Lucky, Aulia Nawana Putri, Achmad Zacky Dimas Agustino, Disya Jusianah, Ririn Agustina, Keyzia Varadea Meylinas, Nurhasanah, Rizalul Mustakim

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).


