Sosialiasasi Kecacingan pada Anak di Desa Taman Ayu, Kabupaten Lombok Barat
DOI:
10.29303/jpmpi.v8i3.12749Diterbitkan:
2025-09-30Unduhan
Abstrak
Infeksi cacing parasit masih menjadi beban kesehatan yang cukup besar bagi anak-anak di Lombok Barat, terutama di Desa Taman Ayu yang memiliki faktor risiko lingkungan dan perilaku yang tinggi. Kegiatan sosialisasi di SDN 1 Taman Ayu berhasil melibatkan orang tua, wali, dan siswa, untuk menekankan risiko medis terkait infeksi cacing dan pentingnya pencegahan terhadap penyakit tersebut. Dengan mengedukasi anak-anak dan orang tua/wali tentang factor resiko dan strategi pencegahan kecacingan, program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kecacingan. Inisiatif ini menyoroti peran penting edukasi kesehatan dalam mengurangi prevalensi infeksi cacing dan mendorong pertumbuhan dan perkembangan yang lebih sehat pada anak usia sekolah dasar.Kata Kunci:
Infeksi Cacing Anak SosialisasiReferensi
BPS Lombok Barat. (2023). Laporan Statistik Kabupaten Lombok Barat 2023. Https://Lombokbaratkab.Bps.Go.Id/.
Centers for Disease Control and Prevention. (2024, June 20). Children | Parasites - CDC. Https://Www.Cdc.Gov/Parasites/Children/Index.Html#print. https://www.cdc.gov/parasites/children/index.html#print
Ferrer, R. L. (2005). The Family Contribution to Health Status: A Population-Level Estimate. The Annals of Family Medicine, 3(2), 102–108. https://doi.org/10.1370/afm.266
Jourdan, P. M., Lamberton, P. H. L., Fenwick, A., & Addiss, D. G. (2018). Soil-transmitted helminth infections. The Lancet, 391(10117), 252–265. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(17)31930-X
Kassaw, M. W., Abebe, A. M., Abate, B. B., Zemariyam, A. B., & Kassie, A. M. (2020). Knowledge, Attitude and Practice of Mothers on Prevention and Control of Intestinal Parasitic Infestations in Sekota Town, Waghimra Zone, Ethiopia. Pediatric Health, Medicine and Therapeutics, Volume 11, 161–169. https://doi.org/10.2147/PHMT.S229610
Kattula, D., Sarkar, R., Rao Ajjampur, S. S., Minz, S., Levecke, B., Muliyil, J., & Kang, G. (2014). Prevalence & risk factors for soil transmitted helminth infection among school children in south India. The Indian Journal of Medical Research, 139(1), 76–82.
Kementerian Kesehatan Indonesia. (2019). PROFIL KESEHATAN INDONESIA TAHUN 2020.
Omoigberale, A. I., & Airauhi, L. U. (2006). Aspects of the epidemiology of intestinal parasitoses (IP) in children: knowledge, practices and perceptions of mothers. Nigerian Journal of Clinical Practice, 9(2), 109–113.
Servián, A., Garimano, N., & Santini, M. S. (2024). Systematic review and meta-analysis of soil-transmitted helminth infections in South America (2000–2024). Acta Tropica, 260, 107400. https://doi.org/10.1016/j.actatropica.2024.107400
Tegegne, H. A., & Savidge, T. C. (2025). Leveraging human microbiomes for disease prediction and treatment. Trends in Pharmacological Sciences, 46(1), 32–44. https://doi.org/10.1016/j.tips.2024.11.007
World Health Organization. (2023a, January 18). Soil-transmitted helminth infections. Https://Www.Who.Int/News-Room/Fact-Sheets/Detail/Soil-Transmitted-Helminth-Infections.
World Health Organization. (2023b, August 9). Deworming in children. Https://Www.Who.Int/Tools/Elena/Interventions/Deworming. https://www.who.int/tools/elena/interventions/deworming
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Adelia Riezka Rahim, Eva Triani, Putu Suwita Sari

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).


