Pendampingan Pengolahan Limbah Kulit Pisang Menjadi Sabun Cuci Piring Bagi Kelompok Usaha Waroh Maju Bersama Di Desa Sesaot Lombok
DOI:
10.29303/jpmpi.v8i3.12853Diterbitkan:
2025-09-27Unduhan
Abstrak
Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di Desa Sesaot, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, yang dikenal sebagai sentra produksi pisang dengan jumlah produksi yang cukup besar di Pulau Lombok. Salah satu kelompok pengolahannya adalah Usaha Waroh Maju Bersama yang bergerak pada produksi oleh-oleh berbasis pisang, seperti keripik pisang, pisang sale dan berbagai olahan lainnya. Namun aktivitas pengolahan ini menghasilkan limbah kulit pisang yang selama ini hanya dibuang. Padahal, kulit pisang mengandung senyawa fitokimia seperti saponin dan flavonoid yang berpotensi digunakan sebagai bahan antibakteri. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan bagi Usaha Waroh Maju Bersama untuk mengolah limbah kulit pisang dan jeruk nipis menjadi sabun cuci piring antibakteri. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari jum’at 8 Agustus 2025. Metode pengabdian yang digunakan yaitu pendampingan melalui demonstasi. Kegiatan ini diikuti oleh 11 partisipan seluruhnya perempuan dengan mayoritas berusia 26-50 tahun. Latar belakang pendidikan peserta bervariasi didominasi oleh lulusan SMP dan SMA. Hasil evaluasi menunjukkan respon positif: 81,8% perserta sangat setuju bahwa materi mudah dipahami, 90,9% menilai narasumber menyampaikan materi dengan jelas dan 72,7% merasa praktik mudah diikuti. Tidak ada peserta yang menyatakan tidak setuju, sehingga dapat disimpulkan kegiatan berjalan efektif. Peserta menyampaikan langkah pembuatan sabun cukup sederhana, praktis dan mudah diaplikasikan di rumah. Sebagian besar peserta menyatakan keinginan untuk mengikuti kegiatan lanjutan dengan topik berbeda seperti pembuatan produk perawatan kulit dari bahan alami atau pemanfaatan limbah buah lainnya. Kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan keterampilan dan kesadaran masyarakat dalam mengolah limbah kulit pisang menjadi produk rumah tangga yang sehat, ramah lingkungan dan bernilai ekonomi.
Kata Kunci:
Antibakteri Kulit Jeruk Nipis Kulit Pisang Sabun Cuci PiringReferensi
Ariani, N. and Niah, R. (2019). Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Kulit Pisang Kepok (Musa paradisiaca formatypica) Mentah Secara In Vitro’, Jurnal Ilmiah Manuntung, 5(2), pp. 161–166.
Febri Yani, Ema Lisa, Nur Fadillah, Muhammad, Asiffah, Nadia Sri Harjanti, Ratna. (2024). Dampak dari Penambahan Ekstrak Kulit Pisang (Musa Balbisiana) dalam Pembuatan Sabun Cair yang Menggunakan Crude Palm Oil Sebagai Bahan Dasar’, Jurnal Ekologi, Masyarakat dan Sains, 5(1), pp. 87–92. Available at: https://doi.org/10.55448/acqqc768.
Gurning, R.N.S., Puarada, S.H. and Fuadi, M. (2021). Pemanfaatan Limbah Pisang Menjadi Selai Pisang Sebagai Peningkatan Nilai Guna Pisang’, E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 12(1), pp. 106–111. Available at: https://doi.org/10.26877/e-dimas.v12i1.6395.
Hamidah, U. and Kusumowati, I.T.D. (2022). Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Kulit Pisang Raja, Pisang Ambon, Pisang Tanduk Terhadap Bakteri Pseudomonas aeruginosa Dan Klebsiella pneumonia’, Usadha Journal of Pharmacy, pp. 99–110. Available at: https://doi.org/10.23917/ujp.v1i1.130.
Handayani, T. Resti, A A Rahmi, M. (2024). Pemanfaatan Buah Lerak Menjadi Sabun Ramah Lingkungan Pada UMKM Jagakarsa’, Jurnal Pengabdian Masuarakat: Pemberdayaan, Inovasi, dan Perubahan, 4(4), pp. 56–65. Available at: https://doi.org/10.59818/jpm.v4i4.719.
Hurriati, L. (2020). Pemberdayaan Ekonomi Kelompok Usaha Bersama UntukMeningkatkan Kesejahteraan Masyarakat (Studi Di Kube Waroh Dusun Penangka Desa Sesaot). Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan). 4(2), pp. 253–264. Available at: https://doi.org/10.29408/jpek.v4i2.2777.
Juliansyah, Risky Agnesia, Nesti Hatidjah, Nur Halid, Awaliyah Pusmarani, Jastria Surianto, Toto. (2023). Formulasi Dan Uji Aktivitas Antiacne Sediaan Sabun Padat Ekstrak Batang Pisang Ambon (Musa paradisiaca var. sapientum) Terhadap Bakteri Propionibacterium acnes. Majalah Farmasi Dan Farmakologi, 1(2), pp. 20–24. Available at: https://doi.org/10.20956/mff.Special.
Mohd Zaini, H. (2022). Banana peels as a bioactive ingredient and its potential application in the food industry. Journal of Functional Foods, 92(March), p. 105054. Available at: https://doi.org/10.1016/j.jff.2022.105054.
Nurleni, N., Hilma and Firdiawan, A. (2023). Formulasi Sabun Cair Ekstrak Bongkol Pisang Kepok (Musa paradisiaca L.) Sebagai Antibakteri Dengan Variasi Minyak Zaitun Pada Basis Sabun. Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi, 8(1), pp. 55–59. Available at: https://doi.org/10.61685/jibf.v8i1.120.
Pratama, H.Y., Ernawati, E. and Mahmud, N.R.A. (2018). Uji Antibakteri Ekstrak Kulit Buah Pisang Kepok (Musa paradisiaca x balbisiana) Mentah Terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus. Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam, 7(2). p. 147. Available at: https://doi.org/10.35580/sainsmat7273672018.
Ramadani, Muhammad Gunawan, Muhammad Fitriani, Enny Kusumastuti, Melati, Yulia. (2024). Formulasi Sabun Cair Antiseptik Sari Air Kulit Buah Pisang Ambon (Musa Paradisiaca Var Sepientum L.) Dan Uji Aktivitas Antibakteri Terhadap Staphylococcus aureus Dan Escherichia coli’. Jurnal Ilmiah Farmasi Imelda). 8(1), pp. 20–37. Available at: https://doi.org/10.52943/jifarmasi.v8i1.1770.
Sari, P.E. et al. (2023). Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol 70% Kulit Pisang Kepok Kuning (Musa acuminata x Musa balbisiana) dengan Metode Ekstraksi Sokhletasi.Majalah Farmaseutik, 19(1), p. 19. Available at: https://doi.org/10.22146/farmaseutik.v19i1.81861.
Sarnita, Emi Windi, Yulia Andrean, Wahyu Sara, Fitri Dewi, Santi. (2024). Pembuatan Sabun Cuci Piring Ramah Lingkungan dari Ekstrak Jeruk Nipis dan Daun Pandan Guna Meningkatkan Kesadaran Masyarakat akan Bahaya Bahan Kimia Making Environmentally Friendly Dish Soap from Lime Extract and Pandan Leaves to Increase Public Awareness. Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara, pp. 9–20.
Sukohar, Asep Ramdini, Dwi Aulia Pardilawati, Citra Yuliyanda Afriyani Nurhayati. (2024). Warta Pengabdian Andalas Training on Processing Banana Peel Waste into Eco-enzyme and Eco-’. Warta Pengabdian Andalas, 31(2), pp. 233–242.
Wahyuningsih, E.A. and Khumaira, A. (2024). Formulation, Stability Test and Antibacterial Activity of Banana Leaf Extract Liquid Soap (Musa sp.) against the Growth of Escherichia coli. Bioedukasi, 22(3), pp. 407–421. Available at: https://doi.org/10.19184/bioedu.v22i3.47850.
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Nurmi Hasbi, Eskarani Tri Pratiwi, Nisa Isnaeni Hanifah, Rosyunita, Ni Wayan Puspa Wijaya Suryantarini, Syahrani Febriyanti, Muthiah Ramadhani

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).


