Pelatihan dan Pendampingan Penyusunan Soal Literasi Sains Berbasis HOTS (High Order Thinking Skills) untuk Guru-guru MGMP IPA Lombok Timur
DOI:
10.29303/jpmpi.v8i4.12875Diterbitkan:
2025-11-30Unduhan
Abstrak
Urgensi PkM menitikberatkan pada analisis penerapan Kurikulum Merdeka Belajar sejak 2021 yang menuntut guru memiliki kemampuan dalam menyusun soal yang mendorong keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS). Namun, banyak guru-guru MGMP IPA Lombok Timur masih kesulitan memahami konsep HOTS, membedakan dengan LOTS, serta menyusunnya dalam bentuk soal literasi sains. Akibatnya, pembelajaran cenderung berorientasi pada hafalan, belum melatih siswa berpikir kritis, kreatif, dan analitis sesuai tuntutan abad 21. Urgensi kegiatan ini terletak pada perlunya penguatan kapasitas guru dalam mengembangkan soal berbasis HOTS yang relevan dengan kebutuhan kurikulum dan dunia kerja era Industri 4.0. Tujuan kegiatan “Pelatihan dan Pendampingan Penyusunan Soal Literasi Sains Berbasis HOTS untuk guru-guru MGMP IPA Lombok Timur” adalah: (1) meningkatkan pemahaman guru terkait konsep HOTS dan penerapannya dalam pembelajaran, (2) melatih guru menyusun soal literasi sains yang berorientasi pada kemampuan analisis, evaluasi, dan kreasi, serta (3) mendampingi guru secara intensif hingga mampu menghasilkan soal sesuai standar HOTS. Metode pelaksanaan mencakup empat tahap: (1) analisis masalah dan kebutuhan guru melalui studi pendahuluan, (2) penentuan solusi berupa pelatihan dan pendampingan, (3) pelaksanaan pelatihan yang meliputi pemberian materi konsep HOTS berdasarkan taksonomi Bloom revisi, analisis serta contoh soal HOTS, penyusunan soal, diskusi, dan refleksi, serta (4) evaluasi untuk menilai manfaat dan kendala. Subyek pengabdian kepada masyarakat adalah guru-guru MGMP IPA Lombok Timur. Kegiatan pengabdian berupa pelatihan dan pendampingan penyusunan soal literasi sains berbasis HOTS bagi guru MGMP IPA Lombok Timur berhasil meningkatkan pemahaman, keterampilan, serta motivasi guru secara signifikan. Lebih dari 87% peserta mampu memahami Taksonomi Bloom revisi dan 85% berhasil menyusun soal HOTS yang layak digunakan, dengan tingkat partisipasi dan kepuasan peserta yang sangat tinggi.Kata Kunci:
Literasi Sains HOTS Pengabdian kepada Masyarakat IPAReferensi
Allen, M. (2004). Smart Thinking: Skills for Critical Understanding and Writing, Second Edition. New York: Oxford University Press.
Anderson, O.W. & Krathwohl, D.R. (2001). A Taxonomy for Learning, Teaching, and Assessing (A Revision of Bloom’s Taxonomy of Educational Objectives). New York: Addison-Wesley Publishing Company, Inc.
Butterworth, J & Thaites, G. (2013). Thinking Skills: Critical Thinking and Problem Solving, Second Edition. Cambridge: Cambridge University Press.
Brookhart, S. H. 2010. How to Assess Higher-Order Thinking Skills in Your Classroom. Virginia: ASDC Publisers.
Darling-Hammond, L., Hyler, M. E., & Gardner, M. (2017). Effective Teacher Professional Development. Palo Alto, CA: Learning Policy Institute.
Dinni, H. N. (2018). HOTS (High Order Thinking Skills) dan Kaitannya dengan Kemampuan Literasi Matematika. Prisma, Prosiding Seminar Nasional Matematika. (online). Diakses Tanggal 19 Februari 2021. https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/prisma/.
Fullan, M. (2007). The New Meaning of Educational Change (4th ed.). New York: Teachers College Press.
Kemendikbud. (2019). Merdeka Belajar. (online). diakses tanggal 19 Februari 2021. https://osf.io/67rcq/download.
Kusuma, A. S., & Nurmawanti, I. (2023). Pengembangan soal-soal literasi dan numerasi berbasis High Order Thinking Skills (HOTS) untuk siswa sekolah dasar (SD). Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 8(1), 516-523.
Mikulecky, B. S & Jeffreis, L. 1996. More Reading Power: Reading for Pleasure, Comprehension Skills, Thinking Skills, Reading Skills. New York: Addison-Wesley Publishing Company Inc.
Nurwahidah, N., Sari, S. N., Nurmawanti, I., Nisa, K., & Kusuma, A. S. (2023). Pelatihan Penyusunan Soal HOTS Bagi Guru-Guru SDN 14 Cakranegara. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 7(2), 1295-1299.
Rogers, E. M. (2003). Diffusion of Innovations (5th ed.). New York: Free Press.
Sorong, M. I. A. (2024). Pelatihan Pembelajaran Literasi Sains Menggunakan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi Sebagai Penyesuaian Terhadap Instrumen Asesmen Kompetensi Madrasah. Repositori IAIN Sorong. https://repositori.iainsorong.ac.id/id/eprint/54/.
Talafian, H., Hadi, S., & Atai, M. R. (2023). Responsive professional development: A framework for teacher education. arXiv preprint arXiv:2310.11375. https://arxiv.org/abs/2310.11375
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Anindita Suliya Hangesti Mandra Kusuma, I Putu Artayasa, Rubiyatna Sakaroni, Muhlis, Heru Setiawan, Fitri Muslihatun

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).


