Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Potensi Ekowisata Bagek Kembar Sebagai Upaya Pelesatarian Lingkungan Di SMAN 1 Sekotong
DOI:
10.29303/jpmpi.v8i3.12885Diterbitkan:
2025-12-01Unduhan
Abstrak
Rendahnya literasi lingkungan menjadi salah satu penyebab terjadinya perusakan lingkungan. Upaya peningkatan pemahaman literasi lingkungan dapat dilakukan melalui pembelajaran yang mengintegrasikan lingkungan. Hal tersebut akan mengajak siswa berfikir kritis tentang peran lingkungan dalam kehidupan. Kawasan Ekowisata Bagek Kembar yang terletak di Desa Persiapan Empol Kabupaten Lombok Barat menyimpan potensi keanekaragaman hayati melimpah. Kawasan Ekowisata Bagek Kembar memainkan 3 fungsi sekaligus yaitu fungsi ekologis, ekonomi dan edukasi. Ancaman kerusakan lingkungan di kawasan tersebut makin meningkat, sehingga dirasa perlu diadakan pengenalan keanekaragaman hayati kawasan melalui media pembelajaran sehingga berdampak pada timbulnya rasa cinta lingkungan dan kontribusi terhadap upaya pelestarian lingkungan. Program pelatihan media pembelajaran ini melibatkan guru-guru di SMAN 1 Sekotong Lombok Barat. Hasil analisis awal menunjukkan bahwa sebanyak 65% guru telah menemukan dan melihat keanekaragaman hayati di kawasan namun hal tersebut bertolak belakang dalam pemanfaatan keanekaragaman hayati sebagai media pembelajaran. Sebanyak 96% peserta pelatihan menunjukkan ketertarikan dalam pembuatan media pembelajaran dan akan menggunakan dalam pembelajaran sehingga mampu meningkatkan literasi lingkungan kepada siswa dan menumbuhkan kesadaran pelestarian lingkungan. Guru mitra juga menunjukkan kepuasan terhadap penyampaian materi dan isi materi dalam kegiatan pengabdian.
Kata Kunci:
Bagek Kembar Media Pembelajaran Pelestarian LingkunganReferensi
Azdkia, H., Fauziah, N., & Purwandari, E. (2024). Pentingnya Literasi Lingkungan dalam Menghadapi Krisis: Analisis Studi Pustaka Ilmu Sosial. Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Pengabdian Masyarakat, 1(1), 8–17.
Farista, B., & Virgota, A. (2021). The Assessment of Mangrove Community Based on Vegetation Structure at Cendi Manik, Sekotong District, West Lombok, West Nusa Tenggara. Jurnal Biologi Tropis, 21(3), 1022–1029. https://doi.org/10.29303/jbt.v21i3.3047
Hayati, R. S. (2020). Pendidikan lingkungan berbasis experiential learning untuk meningkatkan literasi lingkungan. Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, 20(1), 63–82.
Herawati, I. A. M., Sindu Putra, I. B. K., & Suyanta, I. W. (2023). MENINGKATKAN LITERASI LINGKUNGAN ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI PROJEK ECO ENZYME. Kumara Cendekia, 11(3), 251. https://doi.org/10.20961/kc.v11i3.76862
Irwandi, I., & Fajeriadi, H. (2020). Pemanfaatan Lingkungan Sebagai Sumber Belajar Untuk Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar Siswa SMA di Kawasan Pesisir, Kalimantan Selatan. BIO-INOVED: Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan, 1(2), 66–73.
Mertha, I. W., Setiawan, H., Ilmi, M. Y. M., Jamí, S., Putri, H. S., Aini, J., Delphi, S. G., Utami, U. F., Ropidah, R. R., & Niarni, B. G. A. (2025). Menumbuhkan Rasa Cinta Lingkungan Melalui Pembelajaran Bahasa Inggris Berbasis Potensi Alam Di Desa Persiapan Empol. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 8(2), 587–590.
Nabila, H., Fadhillah, F. A., Sesareny, N., Sur’atunisa, D., Seftiana, I., Suyantri, E., & Setiawan, H. (2025). Menumbuhkan Kesadaran Lingkungan Melalui Edukasi Sampah Di Dusun Cemare, Desa Lembar Selatan, Kabupaten Lombok Barat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 8(2), 350–354.
Qudraty, H. N., Japa, L., & Suyantri, E. (2023). Analysis of Mangrove Community in The Bagek Kembar Essential Ecosystem Area, West Lombok. Jurnal Biologi Tropis, 23(1), 39–46.
Suyantri, E., Hadiprayitno, G., Santoso, D., Karnan, K., & Ilhamdi, M. L. (2024). Public Perceptions of the Prospective Birdwatching Ecotourism in the Bagek Kembar Mangrove Essential Ecosystem Area (EEA), Sekotong District, West Lombok. SHS Web of Conferences, 182, 04009.
Widya K. S. Achmad, Nur Abidah Idrus, Muh. Irfan, & Unga Utami. (2024). Pemanfaatan Lingkungan Alam sebagai Media dan Sumber Belajar pada Komunitas Guru Pecinta Alam (GURILA). International Journal of Community Service Learning, 8(1), 70–78. https://doi.org/10.23887/ijcsl.v8i1.75907
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 I Wayan Merta, I Putu Artayasa, Aa Sukarso, heru setiawan, Nurafianah

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).


