Pelatihan Budidaya Kerang Abalon secara Terintegrasi dengan Budidaya Lobster dalam Rangka Implementasi Ekonomi Biru di Wilayah Pesisir Desa Ekas Buana Kabupaten Lombok Timur
DOI:
10.29303/jpmpi.v8i3.12887Diterbitkan:
2025-09-27Unduhan
Abstrak
Kegiatan PkM dalam bentuk pelatihan bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat pesisir dalam mendukung implementasi ekonomi biru di Wilayah Pesisir Desa Ekas Buana Kabupaten Lombok Timur. Lokasi kegiatan bertempat di Dusun Ekas, Desa Buana, Kecamatan Jeworaru, Kabupaten Lombok Timur, Masyarakat sasaran yang menerima manfaat kegiatan ini adalah Kelombok Pasir Putih. Metode pelatihan yang digunakan adalah pelatihan partisipatif dengan pendekatan belajar-mengajar yang melibatkan peserta secara aktif. Pelaksanaan pelatihan terdiri dari tiga tahapan, yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan ini cukup berhasil dan efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan nelayan dan pembudidaya, sehingga perlu secara berkelanjutan diupayakan kegiatan seperti ini dalam upaya menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam mendukung Teluk Ekas sebagai kawasan pengembangan ekonomi biru.
Kata Kunci:
budidaya terintegrasi, kerang abalon, pelatihan, partisifatifReferensi
Abdi, A. P., Ulkhaq, M. F., & Fasya, A. habib. (2021). The Separating Technique of Abalone (Haliotis squamata) at Marine Aquaculture Development Centre (MADC) Lombok, West Nusa Tenggara Province. Journal of Aquaculture Science, 6(1IS), 52–60. https://doi.org/10.31093/joas.v6i1is.158
ACIAR. (2009). Laporan Akhir Pengembangan Industri Kerang Abalon di Kawasan Timur Indonesia.
Aneta, A., & Sahami, F. M. (2021). Pelatihan Pengolahan Ikan Malalugis kepada Ibu-ibu PKK Desa Tihu Kecamatan Bonepantai Kabupaten Bone Bolango. Jurnal Panrita Abdi, 5(3), 466–474. http://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi
Arifin, H. Z. (2017). Perubahan Perkembangan Perilaku Manusia Karena Belajar. Sabilarrayad, II(1), 53–79.
Banuwa, A. K., & Susanti, A. N. (2021). Evaluasi Skor Pre-Test dan Post-Test Peserta Pelatihan Teknis New SIGA di Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung. Jurnal Ilmiah Widyaiswara (JIW), 1(2), 77–85.
Budiiyanto, B. (2021). Pendekatan Sosio-Spasial Budidaya Lobster Pada Zona Wilayah Teluk Ekas Lombok Nusa Tenggara Barat. Jurnal Pengelolaan Perikanan Tropis, 05(02), 121–133.
Damayanti, D., Yusup, D. S., & Rusdi, I. (2018). Pengaruh Pemberian Pakan Beberapa Alga Makro (Ulva sp., Gracilaria sp., Halymenia sp.) Terhadap Pertumbuhan Abalon Haliotis squamata. Jurnal Metamorfosa, 197(2), 189–197.
Dwi, E. D. S., & Hollanda, A. K. (2023). An Overview of the Indonesian Abalone Industry: Production, Market, Challenges, and Opportunities. BIO Web of Conferences, 70. https://doi.org/10.1051/bioconf/20237002003
Eka, I., Junaidi, M., & Sumsanto, M. (2025). Gonad Maturity and Growth of Abalone Shells ( Haliotis asinina ) Maintained in a Compartment System at Different Depths. Asian Journal of Fisheries and Aquatic Research, 27(6), 46–56.
Febriana, R., Yulianti, Y., & Hanafi, I. H. (2022). Peningkatan Keterampilan dalam Pengolahan Variasi Olahan Ikan dengan Teknik Pengeringan di Desa Pantai Mekar Kecamatan Muara Gembong Kabupaten Bekasi. Sarwahita, 19(03), 387–405. https://doi.org/10.21009/sarwahita.193.3
Ina, I., Linggi, Y., & Santoso, P. (2022). Penggunaan pakan makroalga yang berbeda terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup abalon (Haliotis sp). Jurnal Aquatik, 5(2), 38–46.
Iskandar, A., Naily, A., Harsono, A., & Hendriana, A. (2025). Pengaruh Perbedaan Pemberian Jenis Makroalga Sebagai Pakan Alami Pada Budidaya Abalon Haliotis squamata. Jurmal Tilapia, 6(2), 9–17.
Junaidi, M., Diniarti, N., Dwiyanti, S., & Diniariwisan, D. (2025). Culture of Spiny Lobster in Multi-level Floating Net Cage System Integrated with Snubnose Pompano and Abalone Shells. Jurnal Biologi Tropis, 25(1), 1134–1142.
Malidda, S., Putri, E., Yusuf, M. W., Elisdiana, Y., Sapto, D., & Utomo, C. (2024). Pelatihan Budidaya Kerapu Macan ( Epinephelus fuscoguttatus ) di Keramba Jaring Apung di Kabupaten Pesawaran , Lampung. Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung, 03(01), 154–160.
Mundir. (2021). Model Pembelajaran Partisipatif (Suheri (ed.)). Licensi.
Nur, K. U. (2020). Budidaya Abalon di Asia : Teknologi dan Manajemen Budidayanya. Media Akuatika : Jurnal Ilmiah Jurusan Budidaya Peraira, 5(3), 95–106.
Puteri, T. K., & Winoto, H. (2016). Pengaruh Pendidikan dan Pelatihan Kerja serta Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT Inplasco Prima Surya. Jurnal Ilmiah Manajemen Bisnis, 16(1).
Radiarta, I. N., Erlania, E., & Haryadi, J. (2016). Analisis Pengembangan Perikanan Budidaya Berbasis Ekonomi Biru Dengan Pendekatan Analytic Hierarchy Process (Ahp). Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan Dan Perikanan, 10(1), 47. https://doi.org/10.15578/jsekp.v10i1.1247
Sari, I. M. P. (2024). Pembuatan Brosur Sebagai Media Edukasi Untuk Meningkatkan Pengetahuan Tentang Tumbuhan Obat Bagi Masyarakat. Educatoria : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 4(1), 32–38.
Setyono, D. E. D., Gimin, R., Permana, I. G. N., Purianta, K., & Setyabudi, H. (2015). Budidaya abalon (Haliotis sp) Sistem Keramba Apung. In WWF Indonesia (Vol. 1, Issue Februari 2015).
Wahab, G., & Rosnawati. (2021). Teori-Teori Belajar dan Pembelajaran (H. A. Zanki (ed.)). CV. Adanu Abimata.
Yuninda, N. H., Daryanto, Parjiman, & Maulida, Y. (2021). Pengembangan Media Pembelajaran untuk Pembelajaran Jarak Jauh di Tengah Pandemi Covid-19. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat 2021, 2021, 328–338.
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Muhammad Junaidi, Syawalina Fitria, Awan Dermawan, Mustika Raodatul Jannah

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).


