Sosialisasi Pengunaan Alat Pelindung Diri (APD) Sebagai Upaya Preventif Paparan Emisi Kendaraan Pada Petugas Kebersihan Kota Mataram
DOI:
10.29303/jpmpi.v8i4.13048Diterbitkan:
2025-11-06Unduhan
Abstrak
Polusi udara akibat emisi kendaraan bermotor merupakan masalah kesehatan serius, terutama bagi kelompok berisiko tinggi seperti petugas kebersihan yang bekerja di area dengan kepadatan lalu lintas, seperti Kota Mataram. Paparan polutan berbahaya dapat menimbulkan gangguan pernapasan, menurunkan fungsi paru, hingga meningkatkan risiko penyakit kronis. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petugas kebersihan Kota Mataram mengenai bahaya paparan emisi kendaraan serta pentingnya penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), khususnya masker. Metode yang digunakan berupa ceramah interaktif, diskusi, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan peserta, terutama terkait pemilihan masker yang tepat (N95), cara penggunaan masker dengan benar, dan identifikasi polutan berbahaya. Rata-rata skor pengetahuan meningkat pada post-test dari keseluruhan soal yang diberikan. Temuan ini menegaskan bahwa edukasi kesehatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan serta kesadaran petugas kebersihan untuk melindungi diri dari paparan emisi kendaraan. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong perubahan perilaku yang lebih konsisten dalam penggunaan APD sehingga menurunkan risiko gangguan kesehatan akibat polusi udara.
Kata Kunci:
sosialisasi emisi kendaraan alat pelindung diri petugas kebersihan kesehatan lingkunganReferensi
Badan Pusat Statistik Kota Mataram. (2023). Kota Mataram dalam angka 2023. BPS Kota Mataram. https://mataramkota.bps.go.id
Hamdana, D. (2019). Pengaruh Edukasi Kesehatan terhadap Kepatuhan Penggunaan Masker pada Anak Sekolah Dasar. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15(2), 123-130. https://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jimpk/article/download/658/622/4921?utm_source
Kampa, M., & Castanas, E. (2008). Human health effects of air pollution. Environmental Pollution, 151(2), 362–367. https://doi.org/10.1016/j.envpol.2007.06.012
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Cara Memakai Masker yang Benar. Ayo Sehat. Diakses dari https://ayosehat.kemkes.go.id/cara-memakai-masker-yang-benar
Lavoie, J., & Dunkerley, C. J. (2002). Assessing waste collectors’ exposure to bioaerosols. Aerobiologia, 18, 277–285. https://doi.org/10.1023/A:1021381826042
Liu, Y., Cao, Y., Wei, L., et al. (2018). Heavy exposure of waste collectors to polycyclic aromatic hydrocarbons in a poor rural area of middle China. Environmental Science & Technology, 52(15), 8866–8875. https://doi.org/10.1021/acs.est.8b02024
López Valdepeña, M. Y., Valle Barbosa, M. A., & Fausto Guerra, J. (2021). Conditions labour and health risks in garbage collectors. Revista Colombiana de Salud Ocupacional. https://doi.org/10.18041/2322-634X/rcso.1.2021.5898
Neghab, M., Khodaparast-Kazerouni, F., Hassanzadeh, J., & Ahmadzadeh, F. (2015). Assessment of respiratory symptoms and lung functional impairments among a group of garbage collectors. International Journal of Occupational Hygiene, 5(2), 76–81.
Putri, A. F., Sulistyorini, L., & Dewanti, N. A. Y. (2022). Analisis konsentrasi PM₂.₅ di kawasan perkotaan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 21(1), 45–54. https://doi.org/10.14710/jkli.21.1.45-54
Putri, N. P. W., & Dewi, I. A. M. (2022). The impact of experiential learning on student engagement and outcomes: A case study in a national school of Bali, Indonesia. Retrieved from https://www.researchgate.net/publication/391417148_The_Impact_of_Experiential_Learning_on_Student_Engagement_and_Outcomes_A_case_study_in_a_National_School_of_Bali_Indonesia
Qur’ana, A., Tsani, A. A., Judoko, A. L., Ramadhanti, F. F., Suryani, H. A., Rifkha, M. D. A., Aulia, N. I., Hanifa, Q., Anggraina, R. D., Salsabila, S., & Utami, W. (2022). Pengetahuan, sikap, dan perilaku penggunaan masker dan hand sanitizer saat pandemi COVID-19 pada generasi milenial di Jawa Timur. Jurnal Farmasi Komunitas, 9(1), 1–9. Universitas Airlangga. Retrieved from https://e-journal.unair.ac.id/JFK/article/download/24117/21013/147492
Saberian, S., Ng, C. F. S., Baaghideh, M., & Hashim, J. H. (2022). Exposure to traffic-related air pollution and risk of chronic diseases: A review. Reviews on Environmental Health, 37(2), 245–256. https://doi.org/10.1515/reveh-2021-0086
Velasco Garrido, M., Bittner, C., Harth, V., et al. (2015). Health status and health-related quality of life of municipal waste collection workers – a cross-sectional survey. Journal of Occupational Medicine and Toxicology, 10, 22. https://doi.org/10.1186/s12995-015-0065-6
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Rahmah Dara Ayunda, Fitriannisa Faradina Zubaidi, Khairil Pahmi, Ardiana Ekawanti, Citranggana Prajnya Dewi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).


