Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Akses Terbuka
Peer Reviewed

Edukasi Pengetahuan Masyarakat Melalui Upaya Sanitasi Lingkungan Tentang Pencegahan Leptospirosis Daerah Rawan Banjir

Penulis

Erlani , Sulasmi , Nurhaidah

DOI:

10.29303/jpmpi.v8i4.13145

Diterbitkan:

2025-11-13

Unduhan

Abstrak

Leptospirosis, yang juga dikenal sebagai penyakit Wells, adalah infeksi akut yang dapat menyerang manusia dan hewan, dan diklasifikasikan sebagai penyakit zoonosis. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri dari genus Leptospira, yang umumnya ditemukan pada tikus. Kasus leptospirosis pada manusia umumnya terjadi selama musim hujan dengan curah hujan tinggi yang sering menyebabkan banjir, baik di daerah perkotaan maupun pedesaan. Penyakit ini juga cenderung muncul di daerah dengan sanitasi lingkungan yang buruk, penerapan perilaku hidup bersih dan sehat yang rendah, serta populasi tikus yang tinggi yang membawa bakteri Leptospira di lingkungan. Masalah di lokasi sasaran adalah kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai upaya sanitasi lingkungan dan pencegahan leptospirosis. Kegiatan pendidikan dilakukan di dua wilayah: Banta-bantang dan Manggala. Solusi yang akan diberikan di lokasi sasaran adalah konseling mengenai upaya sanitasi lingkungan, termasuk cara mengendalikan tikus secara fisik dan kimia. Berdasarkan rencana implementasi, sasaran eksternal meliputi pengajuan jurnal nasional, pembuatan video implementasi kegiatan dan hak kekayaan intelektual (HAKI), sementara sasaran pencapaian dalam pelayanan masyarakat adalah sasaran pencapaian implementasi. Target implementasi adalah 80% masyarakat memahami upaya pencegahan leptospirosis, 80% masyarakat memahami pengendalian tikus, dan 80% masyarakat memahami pendidikan tentang pembuatan perangkap tikus.

Kata kunci: Pendidikan, Leptospirosis

Kata Kunci:

Pendidikan leptospirosis

Referensi

Angkasa, M. P., Hartono, M., (2022). Pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan pengetahuan dalam pencegahan leptospirosis di Kel. Panjang Baru, Jurnal Lintas Poltekkes. https://ejournal.poltekkes-smg.ac.id/ojs/index.php/JLPM/article/view/9356/2803

Firdausya, I. (2024, Mei). Kasus leptospirosis capai 367 dengan 42 kematian. Media Indonesia. https://mediaindonesia.com/humaniora/678152/hingga-mei-2024-kasus-leptospirosis-capai-367-dengan-42-kematian

Hasanah, W., & Wahid, R. S. (2024). Waspada leptospirosis di daerah rawan bencana banjir di SD Negeri Rogo Kecamatan Dolo Selatan Kabupaten Sigi. Jurnal Dedikatif Kesehatan Masyarakat, 4(2), 70–77. https://doi.org/10.xxxx/jdkm.v4i2.2024

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Profil kesehatan Indonesia tahun 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Lestari, D., & Hidayat, A. (2023). Perilaku hidup bersih dan sehat sebagai upaya pencegahan leptospirosis di komunitas berisiko tinggi. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 18(2), 112–120. https://doi.org/10.1234/jkmi.v18i2.2023

Prasetyo, R. (2025). Efektivitas program edukasi kesehatan terhadap penurunan kasus leptospirosis di pedesaan. Indonesian Journal of Public Health, 20(1), 45–55. https://doi.org/10.1234/ijph.v20i1.2025

Rahmadanti Haryono, S. I., Manyullei, S., & Amqam, H. (2020). Identifikasi keberadaan serovar bakteri Leptospira pada serum darah suspek leptospirosis di Kecamatan Manggala Kota Makassar. Hasanuddin Journal of Public Health, 1(2), 183–190.

Rahmawati, N., Susilo, H., & Putri, M. (2023). Pengaruh penyuluhan kesehatan partisipatif terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat tentang penyakit menular berbasis lingkungan. Jurnal Promosi Kesehatan Nusantara, 5(3), 201–210. https://doi.org/10.1234/jpkn.v5i3.2023

Shofie, A. N. F., Bisarda, K. P. P. W., & Farida, N. K. R. I. P. (2024). Upaya pemberdayaan masyarakat terhadap pencegahan penyakit leptospirosis akibat bencana banjir: Tinjauan literatur. Jurnal Kusuma Husada, 2(10–9). https://journalng.uwks.ac.id/kusuma/article/view/360

Suryani, F., & Pratama, I. (2024). Hubungan pengetahuan masyarakat tentang pengendalian tikus dengan kejadian leptospirosis. Jurnal Epidemiologi dan Penyakit Tropis, 12(1), 33–41. https://doi.org/10.1234/jept.v12i1.2024

Widjajanti, W. (2020). Epidemiologi, diagnosis, dan pencegahan leptospirosis. Jurnal Heal Epidemiol Communicable Disease, 5(2), 62–68.

Widodo, S., Anggraini, R., & Dewi, K. (2025). Edukasi berbasis praktik lapangan dalam meningkatkan keterampilan kesehatan masyarakat. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 9(2), 150–160. https://doi.org/10.1234/jppm.v9i2.2025

Biografi Penulis

Erlani, Kesehatan Lingkungan, Poltekkes Kemenkes Makassar, Makassar

Asal Penulis : Indonesia

Sulasmi, Kesehatan Lingkungan, Poltekkes Kemenkes Makassar, Makassar

Asal Penulis : Indonesia

Nurhaidah, Kesehatan Lingkungan, Poltekkes Kemenkes Makassar, Makassar

Asal Penulis : Indonesia

Cara Mengutip

Erlani, E., Sulasmi, S., & Nurhaidah, N. (2025). Edukasi Pengetahuan Masyarakat Melalui Upaya Sanitasi Lingkungan Tentang Pencegahan Leptospirosis Daerah Rawan Banjir. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 8(4), 1300–1306. https://doi.org/10.29303/jpmpi.v8i4.13145