Edukasi Period After Opening (PAO) Skincare, Cantik Sehat dengan Produk Aman Pada Siswa/i SMPN 10 Samarinda
DOI:
10.29303/jpmpi.v8i4.13176Diterbitkan:
2025-11-13Unduhan
Abstrak
The use of skincare products among adolescents is increasing, yet it is often not accompanied by adequate knowledge regarding safety and proper usage. One important aspect that is frequently overlooked is the period after opening, which determines the safe duration of product use after the packaging is opened. This issue may lead to health risks such as irritation, infection, and reduced skin quality if products are used beyond the recommended period. This activity aimed to improve students’ understanding of the period after opening, its difference from the expiration date, and the importance of selecting safe and authorized products. The method included health education through counseling, distribution of fan-shaped leaflets, question-and-answer sessions, and interactive games, followed by pre-test and post-test assessments involving 38 students of SMP Negeri 10 Samarinda. The analysis showed an increase in the average knowledge score from 11.34 in the pre-test to 15.21 in the post-test, with a paired t-test result indicating a significance value of 0.000 (p < 0.05), demonstrating a significant difference before and after the education. The majority of students who initially had a moderate level of knowledge improved to a good category after the intervention. In conclusion, education on the period after opening and safe use of skincare products proved effective in enhancing students’ knowledge and critical awareness, thereby serving as a preventive effort to protect adolescent skin health.Kata Kunci:
Skincare Pengetahuan Period After Opening (PAO)Referensi
BPOM. (2022). Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 3 Tahun 2022 Tentang Klaim Kosmetika. In Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 3 Tahun 2022 Tentang Klaim Kosmetika. Jakarta.
Fitriana, M., Ridwan, S., Azizah, H., Hajrin, W., Subaidah, W., & Pratiwi, E. (2024). Pengaruh Sosialisasi Cek KLIKK BPOM Terhadap Tingkat Pengetahuan Pemilihan Kosmetik Pada Siswa MTs Al-Hannaniyah NW Praya. Trilogi : Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, Dan Humaniora, 5(2), 242–249.
Hanifa, H., Wulandari, A., Fatmi, M. T., & Nurhikmah, W. (2024). Introduction to Safe and Approprite Cosmetics for Teenagers Vocation School. Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovatif, 2(1), 10–19.
Lubis, R., Simamora, N., & Anggarini, R. (2025). Relationship Between Knowledge and Attitude of Adolescents with the Use of Legal Facial Brightening Cosmetics. Jurnal Kebidanan Dan Kesehatan, 6(2), 154–159.
Septianingrum, Y., Safrina, U., Puspita, N., & Surahman, S. (2022). Gambaran Tingkat Pengetahuan Tentang Period After Opening (PAO) dan Perilaku Penyimpanan Kosmetika Perawatan Pada Remaja di Kota Tangerang. Jurnal Sains Dan Kesehatan, 5(1), 6–13.
Winardi, D., & Ramadhani, Z. (2025). Penerapan Regulasi BPOM Dalam Iklan Kosmetik : Upaya Perlindungan Konsumen Dari Klaim Tidak Tepat Di Jawa Barat. Jurnal Farmaka, 23(1), 8–15.
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Bratandari Hana Candrakanti, Lailatul Alivia, Aditya Fridayanti, Dathin Aulia Delarosa, Septiayu Dwi Hartienah, Nur Zakiyah Darajat

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).


