Pemberdayaan Kelompok Petani Garam Kristal Geomembran Gampong Neuheun Melalui Branding Kemasan dan Diversifikasi Produk Sabun Cuci Tangan Berbasis Garam
DOI:
10.29303/jpmpi.v8i4.13273Diterbitkan:
2025-12-16Unduhan
Abstrak
Program pengabdian masyarakat ini berfokus pada pemberdayaan kelompok petani garam kristal geomembran di Gampong Neuheun, Kabupaten Aceh Besar, melalui inovasi produk turunan berbasis garam dan penguatan strategi branding. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas, keterampilan, serta kesejahteraan ekonomi petani dengan memperluas nilai tambah hasil produksi. Pelaksanaan dilakukan di Gedung Training Center Universitas Syiah Kuala untuk kegiatan sosialisasi dan pelatihan, serta di lokasi usaha petani sebagai tempat praktik langsung. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif, mencakup tahap sosialisasi program, pembuatan sabun cuci tangan berbasis garam, praktik pencacahan dan pengemasan garam konsumsi, hingga evaluasi hasil pembelajaran melalui pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh aspek kompetensi peserta. Sebanyak 62,29% peserta memahami dengan sangat baik proses pembuatan sabun, 78,57% menguasai alat dan bahan, serta 85,71% memiliki pemahaman baik terhadap aspek branding dan marketing. Seluruh peserta (100%) menyatakan antusiasme tinggi dan keinginan untuk mengikuti pelatihan lanjutan. Produk sabun yang dihasilkan memiliki busa lembut, aroma segar dari minyak nilam, dan daya pembersih efektif, sedangkan garam krosok berhasil diolah menjadi garam halus kemasan 250 g bermerek “Merak Bintang Global”, yang meningkatkan nilai jual sekitar 40% dibandingkan garam curah. Secara keseluruhan, kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan teknis dan kewirausahaan, sekaligus memperkuat daya saing produk lokal melalui inovasi, branding, dan diversifikasi produk berbasis potensi pesisir.Kata Kunci:
Pemberdayaan Petani Garam Sabun Cuci Tangan Branding Produk LokalReferensi
Desiyana, L. S., Isnaini, N., Prajaputra, V., Bilqis, S. S., & Ariza, M. (2023). Pelatihan purifikasi minyak nilam Aceh secara distilasi molekuler sebagai analgesik topikal pada medicated oil untuk kelompok usaha masyarakat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 6(3), 838-842.
Isnaini, N., Desiyana, L. S., Prajaputra, V., Panggabean, D. M., & Rezkina, C. A. (2024). Optimalisasi produksi, rebranding, dan strategi pemasaran sabun cuci piring berbasis nilam untuk UMKM di Gampong Peurada, Kota Banda Aceh. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 8(4), 3422-3427.
Khoiriyah, A. Z. (2024). Implementasi ekonomi biru di Indonesia. Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA), 8(2), 1331-1356.
Marfai, M. A. (2023). Potensi Produksi Garam di Wilayah Pesisir Yogyakarta. UGM PRESS.
Maryam, S., Prajaputra, V., Isnaini, N., Lubis, M. R. U. A., Aqil, A., Tamaara, R. E. P., ... & Ariza, M. (2023). Pelatihan fraksinasi minyak nilam Aceh sebagai antibakteri pada pembuatan pembersih lantai. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 7(4), 2462-2468.
Maurina, L., Mahlinda, M., Thalib, A., & Kurniawan, R. (2021). Produksi garam di lahan geomembran: Perhitungan kapasitas produksi, mutu dan perbandingannya dengan garam tradisional. Indonesian Journal of Industrial Research, 11(2), 138-144.
Permodo, R. A., & Rochwulaningsih, Y. (2024). Problematika Usaha Garam: Tantangan dan Peluang Petani Garam di Desa Jono, Kecamatan Tawangharjo, Kabupaten Grobogan. Historiografi, 3(1), 76-84.
Ramadhani, N., Prasetyo, D., Sumarna, I. B., Sudiani, Y., Gauthama, N. A. A., Syahid, K. M., ... & Pratiwi, D. S. (2025). Desain Kemasan: Perencanaan & Konsep Merek Produk. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Vicky Prajaputra, Adinda Gusti Vonna, Nadia Isnaini, Adli Waliul Perdana, Ulil Amri MC, Dara Meutia Panggabean, Cutwan Annura Rezkina, Rizka Auriza Putri, Rifqi Musfira, Nurzima, Muhammad Arifqi, Nurfiah Azizah, Raudhatul Jannah, Najmi Dibya Shahieza, Muhammad Nabil Firzatullah

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).


