Pelatihan Pembuatan Kebun Obat Tradisional Berbasis Tumbuhan Lokal Di Dusun Murpeji Desa Dasan Griya Kabupaten Lombok Barat
DOI:
10.29303/jpmpi.v8i4.13410Diterbitkan:
2025-11-19Unduhan
Abstrak
Dusun Murpeji Desa Dasan Griya merupakan daerah perbatasan antara kota Mataram dengan kabupaten Lombok Barat. Mata pencarian sebagai besar masyarakat adalah petanian dan perkebunan. Desa ini merupakan desa yang sangat subur karena terdapat banyak sumber mata air dan sungai yang mengaliri sebagian besar sawah masyarakat. Masyarakat belum maksimal memanfaatkan pekarangan mereka untuk sumber obat keluarga, beberapa lahan juga dibiarkan kosong, kebun masyarakat juga banyak ditumbuhi oleh tumbuhan liar yang memiliki potensi sebagai sumber obat yang belum termanfaatkan. Tumbuhan obat lokal sejauh ini belum dikenal dan dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat. Luaran dari kegiatan pengabdian ini adalah adanya kebun obat masyarakat di dusun Murpeji berbasis tumbuhan lokal untuk peningkatan kesehatan dan kesejahteraan keluarga. Kebun obat juga diharapkan sebagai wadah untuk kegiatan konservasi masyarakat dengan memperbanyak dan membudidayakan tumbuhan lokal sebagai sumber plasma nutfah. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Focus Group Discuss (FGD) untuk menentukan kebutuhan dan jenis kegiatan yang sesuai dengan sasaran dan praktik langsung sejak mulai dari persiapan hingga akhir kegiatan. Kegiatan pelatihan pembuatan obat menggunakan pola pembimbingan dimana masyarakat dirangsang untuk terlibat langsung dalam proses pembuatan produk dan membentuk kelompok kerja bersama. Hasil kegaiatan pengabdian di Dusun Murpeji menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta. Masyarakat telah memiliki pengetahuan dasar terkait jenis, manfaat, dan teknik budidaya tumbuhan obat meskipun masih terbatas. Keberhasilan kegiatan pengabdian dapat dilihat dari peningkatan pengetahuan masyarakat dari yang awam tentang tumbuhan obat menjadi tahu terkait tumbuhan yang dapat dimanfaatkan sebagai obat dan adanya peta tumbuhan obat di dusun Murpeji berbasis pengetahuan masyarakat.
Kata Kunci:
Pelatihan; Kebun Obat; Tumbuhan Lokal; Dusun Murpeji; Dasan GriyaReferensi
Ani N, Rohyani IS, Maulana. Pengetahuan masyarakat tentang jenis tumbuhan obat di kawasan Taman Wisata Alam Madapangga Sumbawa. J Pijar MIPA. 2018;13(2):160-6.
Eni NNS, Sukenti K, Muspiah A, Rohyani IS. Studi etnobotani tumbuhan obat masyarakat komunitas Hindu Desa Jagaraga, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Biotropika: J Trop Biol. 2019;7(3).
Galingging RY. Potensi plasma nutfah tumbuhan obat sebagai sumber biofarmaka di Kalimantan Tengah. J Pengkajian Pengembangan Teknol Pertanian. 2007;10(1):76-83.
Hikmawati, H., dan Sulastri, 2024, Pelatihan Penanaman Tumbuhan Apotek Hidup Di Lahan Pekarangan Rumah Warga Desa Ngandul Sumberlawang Sragen. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 114-124.
Indrayani, F., dan Shakila, A, A, 2025, Swamedikasi Dengan Obat Tradisional: Studi Evaluatif Di Kelurahan Cempaniga, Kabupaten Maros. Journal of Pharmaceutical and Herbal Technology, 10(1), 21-32.
Izzati, B, D, W., Nurbaety, B., Nopitasari, B, L., dan Suprianto, A, 2022, Tingkat Pengetahuan, Sikap, dan Tindakan Dalam Pemanfaatan Tumbuhan Sebagai Obat Tradisional Oleh Masyarakat Di Desa Pringgabaya Kabupaten Lombok Timur. Jurnal Ilmu Kefarmasian, 3(1), 29-33.
Khilmiyati, A, 2024, Penerapan FGD untuk Meningkatkan Kreativitas dan Pengelolaan Pembelajaran P5 Tema Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Model Kontekstual di SDN 2 Karanganyar pada Semester I Tahun Pelajaran 2023/2024. Proceedings Series on Social Sciences & Humanities, Volume 19, Proceedings of Webinar International Globalizing Local Wisdom: Integrating, Cultural Heritage into Science and Humanities Education (pp. 19-31). Jawa Tengah: UMP PRESS.
Padu, F., Lampus, B, S., dan Wowor, V, N, 2014, Gamnaran Tingkat Pengetahuan Masyarakat Terhadap Pemakaian Gigi Tiruan Di Kecamatan Tondano Barat. Jurnal e-Gigi, 2(2), 1-7.
Permana, A., Aulia, S, D., Azizah, N, N., Ruhdiana, T., Suci, S, E., Izzah, I, N, L., Agustin, A, N., dan Wahyudi, S, A, 2022, Artikel Review: Fitokimia Dan Farmakologi Tumbuhan Kitolod (Isooma Longiflora Presi). Jurnal Buana Farma, 2(3), 22-35.
Rikomah, S, E., Lestari, G., dan Agustin, N, 2020, Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Dagusibu Obat di Kelurahan Tanah Kota Bengkulu. Jurnal Penelitian Farmasi Indonesia, 9(2), 51-55.
Rohyani IS, Aryani E, Suripto. Potensi tumbuhan lokal Pulau Lombok dalam upaya menunjang ketahanan. Mataram: Universitas Mataram; 2014.
Rohyani IS, Aryanti E, Suripto. Kandungan fitokimia beberapa jenis tumbuhan lokal yang sering dimanfaatkan sebagai bahan baku obat di Pulau Lombok. Pros Sem Nas Masy Biodivers Indon. 2015;1:389-90.
Setianingsih, D., dan Rusmiati, D, 2023, Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Perilaku Memilih Pengobatan Tradisional Sangkal Putung. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 15(2), 276-284.
Wahdania, S, 2021, Gambaran Penggunaan Obat Tradisional Untuk Swamedikasi Pada Masyarakat Desa Batara Kecamatan Labakkang. Pangkep.
Wardani, K, D, K, A., Jaya, I, G, N, K, A., Gorda, A, A, N, E, S., dan Wulandari, N, G, A, M, T, 2023, Penguatan Desa Wisata Berbasis Ekobudaya Melalui Edukasi TOGA Bagi Anak Di Desa Apuan Bangli. Jurnal Abdimas PHB, 6(4), 1404-1412.
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Immy Suci Rohyani, Ahmad Jupri, Hilman Ahyadi, Isrowati, Rachmawati Noviana Rahayu, Lalu Mahammad Aby Dujana, Totum Aurora Faudziah, Juliani

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).


