Pelatihan Pemanfaatan Sistem Pesawat Udara Tanpa Awak Dalam Monitoring Tutupan Mangrove Di Desa Tanjung Luar Lombok
DOI:
10.29303/jpmpi.v8i4.13415Diterbitkan:
2025-11-30Unduhan
Abstrak
Ekosistem mangrove memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan melalui fungsi ekologis, ekonomi, dan sosial, termasuk kemampuannya dalam mereduksi pencemaran dan melindungi garis pantai. Pemantauan kondisi mangrove menjadi langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan ekosistem tersebut. Salah satu inovasi yang dapat diterapkan adalah penggunaan teknologi drone atau kendaraan udara tak berawak yang mampu memetakan area luas secara efisien dan akurat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat Desa Tanjung Luar, Lombok Timur, dalam menggunakan drone untuk pemantauan kondisi ekosistem mangrove. Pelatihan dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu (1) briefing pra-penerbangan, (2) praktik penerbangan, dan (3) evaluasi hasil pemantauan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu mengoperasikan drone secara mandiri dalam melakukan pemetaan kondisi mangrove. Berdasarkan hasil evaluasi, 75% peserta menilai kualitas materi pelatihan sangat baik, sedangkan 25% menyatakan baik. Selain itu, 81% peserta menilai pengelolaan pelatihan sangat baik dan 19% menyatakan baik. Kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan keterampilan masyarakat dalam melakukan pemantauan berbasis teknologi serta mendukung upaya konservasi ekosistem mangrove secara berkelanjutan
Kata Kunci:
Mangrove Drone Pelatihan Masyarakat Pemantauan Lingkungan KonservasiReferensi
Arianto, M. F. (2020). Potensi Wilayah Pesisir Di Negara Indonesia. Jurnal Geografi, 10(1), 204–215.
Aryani, P. W., Akbar, M. C., Wardani, I., Sylvia, T., & Gaol, E. L. (2024). Sosialisasi Peraturan Sistem Pesawat Udara Kecil Tanpa Awak (SPUKTA) Kepada Personel Keamanan Bandar Udara Dalam Wilayah KKOP Di Bandar Udara Internasional Silangit. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(02), 69–74.
Dewi Handayani, Schaduw, J. N. W., Lefrand Manoppo, Angmalisang, P. A., Pelle, W. E., & Sumilat, D. A. (2025). Mangrove Ecosystems As Tsunami Reducers On Small Islands In Bunaken National Park, North Sulawesi Province, Indonesia. AQUATIC SCIENCE & MANAGEMENT, 13(1), 1–7. https://doi.org/10.35800/jasm.v13i1.59467
Hartono, D., & Darmawan, S. (2018). Pemanfaatan Unmanned Aerial Vehicle (UAV) Jenis Quadcopter Untuk Percepatan Pemetaan Bidang Tanah (Studi Kasus: Desa Solokan Jeruk Kabupaten Bandung). Reka Geomatika, 2018(1), 30–40.
Karminarsih, E. (2007). Pemanfaatan ekosistem mangrove bagi minimasi dampak bencana di wilayah pesisir. Jurnal Manajemen Hutan Tropika, 13(3), 182–187.
Lestari, T. A., Al Idrus, A., Handayani, B. S., & Suyantri, E. (2023). Sosialisasi Optimalisasi Potensi Mangrove Berupa Olahan Makanan Sebagai Upaya Peningkatan Ekonomi Masyarakat Pesisir Desa Ketapang Raya Kecamatan Keruak Kabupaten Lombok Timur. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 6(4), 1330–1336.
Lutfiani, N. H., Al Idrus, A., & Santoso, D. (2023). The Structure of Mangrove Community in The Waters of Pare Mas Jerowaru East Lombok. Jurnal Biologi Tropis, 23(4), 500–506.
Puna, S. H., Sahrani, P., Tirayya, N. H., Buhari, N., Damayanti, A. A., Lestariningsih, W. A., & Rahman, I. (2024). Struktur Komunitas dan Persentase Tutupan Kanopi Mangrove di Pantai Keranji, Desa Paremas, Lombok Timur. Jurnal Ilmu Kelautan Lesser Sunda, 4(2), 19–32.
Soimin, M., Gaertner, A., Comas, A. T., & van Tuijl, C. (2018). Potensi Mitigasi Karbon Hutan Mangrove Di Indonesia. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Biologi, 414–419.
Syafitri, Y., Bahtiar, B., & Didik, L. A. (2019). Analisis Pergeseran Lempeng Bumi Yang Meningkatkan Potensi Terjadinya Gempa Bumi di Pulau Lombok. Konstan-Jurnal Fisika Dan Pendidikan Fisika, 4(2), 139–146.
Syukur, A., Muhlis, & Ramdani, A. (2024). Sosialisasi Potensi Ekologi Mangrove Untuk Mendukung Pengembangan Bahan Ajar IPA Pada Siswa Tsanawiyah Nw Tanjung Luar Lombok Timur. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 7(1), 336–342.
Utomo, B. (2017). Drone Untuk Percepatan Pemetaan Bidang Tanah. Media Komunikasi Geografi, 18(2), 146–155.
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Heru Setiawan, Agil Al Idrus, I Gde Mertha, Pahmi Husain

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).


