Optimalisasi Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengolahan Jamu Tradisional Berbasis Ekonomi Kreatif
DOI:
10.29303/jpmpi.v8i4.13420Diterbitkan:
2025-12-30Unduhan
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemberdayaan masyarakat melalui pengolahan jamu tradisional berbasis ekonomi kreatif di Desa Gapura, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan masyarakat secara aktif dalam setiap tahapan mulai dari sosialisasi, produksi, hingga pemasaran. Pelatihan yang dilaksanakan di Posko KKN Dusun Tolot-Tolot membekali masyarakat dengan soft skill dan hard skill melalui praktik pengolahan jamu tradisional, pengemasan, serta analisis pasar. Siklus pemberdayaan masyarakat meliputi observasi potensi dan permasalahan dengan partisipasi kepala dusun untuk mengidentifikasi tanaman herbal dan tantangan pengolahan. Produk jamu tradisional diproduksi dalam kemasan 250 ml dan dijual dengan harga Rp 10.000 per botol, dengan pertimbangan harga bahan baku dan daya beli masyarakat. Hasil pelatihan diharapkan dapat meningkatkan pemahaman produksi dan strategi pemasaran UMKM jamu tradisional sehingga mampu meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan ekonomi masyarakat Desa Gapura.
Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemberdayaan masyarakat melalui pengolahan jamu tradisional berbasis ekonomi kreatif di Desa Gapura, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan masyarakat secara aktif dalam setiap tahapan mulai dari sosialisasi, produksi, hingga pemasaran. Pelatihan yang dilaksanakan di Posko KKN Dusun Tolot-Tolot membekali masyarakat dengan soft skill dan hard skill melalui praktik pengolahan jamu tradisional, pengemasan, serta analisis pasar. Siklus pemberdayaan masyarakat meliputi observasi potensi dan permasalahan dengan partisipasi kepala dusun untuk mengidentifikasi tanaman herbal dan tantangan pengolahan. Produk jamu tradisional diproduksi dalam kemasan 250 ml dan dijual dengan harga Rp 10.000 per botol, dengan pertimbangan harga bahan baku dan daya beli masyarakat. Hasil pelatihan diharapkan dapat meningkatkan pemahaman produksi dan strategi pemasaran UMKM jamu tradisional sehingga mampu meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan ekonomi masyarakat Desa Gapura.
Kata Kunci:
Desa Gapura, Jamu Tradisional, Pemberdayaan MasyarakatReferensi
Amanda, R., & Nurhalimah, S,. (2024). Proses Pengolahan Kunyit Asam. Karimah Tauhid. 3(5), 5620-5633.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Lombok Tengah, 2024. Kecamatan Pujut Dalam Angka 2024. https://lomboktengahkab.bps.go.id (18 Agustus 2025)
Departemen Kesehatan RI. (2022). Farmakope Herbal Indonesia. Jakarta: Depkes RI.
Dewi., S., K., et al. (2020). Potensi Jamu Kunyit Asam dalam Meningkatkan Pendapatan Ekonomi Masyarakat Desa Sipispis Kecamatan Sipispis Kabupaten Serdang Bedagai. Community Development Journal. 5(1), 35-41.
Efendi, R., S. et al. (2023). Sistem Pertanian Berkelanjutan Sebagai solusi Pertanian Lahan Kering Di Desa Gapura Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah. Jurnal Wicara Desa. 1(5), 704-712
Emilia, H. (2022). Bentuk dan Sifat Pengabdian Masyarakat yang Diterapkan Oleh Perguruan Tinggi. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. 2(3), 122-130
Gado, A. et al. (2023). Pemberdayaan Masyarakat dengan Pengabdian KKN di Desa Libunio Kecamatan Soa Kabupaten Ngada. Jurnal Pengabdian Masyarakat 3(3), 308-319
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI. (2023). Pengembangan Produk Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya Lokal. Jakarta: Kemenparekraf RI.
Rusmini, M., E., et al. (2022). Peluang Pengembangan Ekonomi Kreatif di Era Society 5.0 bagi Generasi Milenial. RISALAH IQTISADIYAH: Journal Of Sharia Economics, 1(1), 26-34.
Suryani, N., & Lestari, D. (2021). Pelatihan Pembuatan Jamu Tradisional sebagai Upaya Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 55–62.
Susanti, R. et al. (2024). Optimalisasi Potensi Lokal dan Digitalisasi UMKM Dalam Pemberdayaan Masyarakat Desa. Journal Of Human And Education. 4(5), 600-611
Wulandari, N. et al. (2020). Pemberdayaan Masyarakat di Masa Pandemi COVID-19 Pada Ikatan Remaja Masjid RT. 04 Loa Kulu. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. 3(3), 429-434
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Siti Zulkaida, Eka Widia Wardana, Zain Bagus Kuncoro, Akhmad Jufri

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).


