Pelatihan Penggunaan Pisau Potong Berkualitas Menuju Proses Pengerjaan Kayu Ramah Lingkungan di UD Wood Lombok Barat
DOI:
10.29303/jpmpi.v8i4.13452Diterbitkan:
2025-12-10Unduhan
Abstrak
Proses perawatan mesin-mesin perkayuan pada skala UMKM kurang mendapatkan perhatian yang serius. Proses pergantian spare part maupun pengasahan pisau dilakukan ketika sudah terjadi kerusakan pada mesin, sehingga membutuhkan biaya perbaikan yang tinggi. Pengamatan tim pengabdian terhadap mitra, UD Wood menunjukkah bahwa terdapat cacat dalam pemotongan maupun penyerutan kayu yang berbentuk cutter mark, serabut, dan gosong pada bidang potong. Permasalahan ini bermuara pada penggunaan pisau yang sudah tumpul akibat tidak adanya standar yang terjadwal untuk proses pengasahan pisau, terutama pada mesin planner. Maka dari itu, kegiatan pengabdian ini penting dilaksanakan dalam rangka membantu mitra untuk peningkatan produktivitas yang berdamapak pada kualitas kayu serta manajamen produksi untuk menciptakan suasana kerja yang bersih dan ramah lingkungan. Kegiatan pengabdian difokuskan pada aspek produktivitas berupa penggunaan pisau-pisau kayu yang berkualitas dan teknis perawatan serta pengasahannya, kemudian pada aspek manajemen berupa tersusunnya SOP penggantian pisau kayu dan jadwal pengecekan mesin secara berkala. Kegiatan pengabdian telah dilaksanakan dengan baik melalui 5 tahapan kegiatan yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi serta keberlanjutan program. Kegiatan ini diharapkan akan mampu menjadi solusi dalam peningkatan produktivitas kerja mitra serta terbentuknya manajamen usaha yang bersih dan ramah lingkungan
Kata Kunci:
pengerjaan kayu ramah lingkungan pemesinan kayu pisau potongReferensi
Fahrussiam F., Darmawan W., Wahyudi I., Usuki H., Yoshinobu M., & KosekiS. (2017). Karakteristik Aus Mata Pisau Terlapisi Bahan Pengeras pada Pemotongan Kayu Mersawa dan Papan Partikel. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 20(3), 223-228. https://doi.org/10.18343/jipi.20.3.223
Fahrussiam F., Darmawan W., Wahyudi I., Usuki H., Yoshinobu M., & KosekiS. (2016). Wear Characteristics of Multilayer-Coated Cutting Tools in Milling Wood and Wood-Based Composites. Ribology In Industry. Vol 38 (1)66-73 https://www.tribology.rs/journals/2016/2016-1/7.pdf
Firmansyah, R. 2016. Pelatihan Furniture, Ukir Kayu dan Finsihing : Pemberdayaan Potensi Pertukangan Kayu Kecamatan Rantau Pulung, Sangata & Bengalon, Kutai Timur, Kalimantan Timur. Proseding No. 1. 197-201 Seminar Nasional : Seni Teknologi dan Masyarakat. ska.ac.id/index.php/SemHas/article/view/8 2
Sushardi, T.A. Prayitno, Y. Suranto, Lukmandaru G. 2021. Sebaran Sifat Pemesinan Kayu Jati Hutan Rakyat Bersertifikasi Sebagai Bahan Mebel Ekspor. Jurnal hutan Tropika. 16(01) https://doi.org/10.36873/jht.v16i1.2963,
SupriadiA. (2018). Sifat Pemesinan Lima Jenis Kayu Kurang Dikenal. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 22(3), 205-210. https://doi.org/10.18343/jipi.22.3.205
Jasron, J.U. Rammang, N. Tobe, A.Y. Sanusi, A. (2015) Perbaikan Finshing Produk Olahan Kayu Jati Bagi Pengrajin Lokal Di Kota Kupang. Selaparang : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan. Vol 5 No 1. ttps://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6176
Fahrussiam F, Nurul Chaerani, Dini Lestari, Musdi, Hasyyati Shabrina, Andrie Ridzki Prasetyo, et al. Pengaplikasian Metode Finishing Ramah Lingkungan Yakisugi pada UMKM Pengolahan Kayu Desa Perina. Jurnal Siar Ilmuwan Tani. 2023 Jun 7;4(1):64–8.
Ngadianto, A. Oktlina S.N. Prasetyo E. Wibowo A.B. 2016. Aplikasi Teknologi Finishing Kayu Bagi Kelompok Pertukangan Desa Pagerharjo, Kecamatan Samigauh Kabupaten Kulon Progo, D.I. Yogyakarta. Program Studi. Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada. Vol 2. No. 2 https://doi.org/10.22146/jp2m.43513
Ulker OC, Ulker O, Hiziroglu S. Volatile organic compounds (Vocs) emitted from coated furniture units. Vol. 11, Coatings. MDPI AG; 2021.
Yauk M, Stenson J, Donor M, Van Den Wymelenberg K. Evaluating volatile organic compound emissions from cross-laminated timber bonded with a soy-based adhesive. Buildings. 2020 Nov 1;10(11):1–12.
Pangestu, K. T. P., Nandika, D., Wahyudi, I., Usuki, H., & Darmawan, W. (2021). Innovation of helical cutting tool edge for eco-friendly milling of wood-based materials. Wood Material Science & Engineering, 17(6), 607–616. https://doi.org/10.1080/17480272.2021.1912174
Darmawan W, Rahayu I, Nandika D, Marchal R. 2012. The Importance of Extractives and Abrasives in Wood Materials on the Wearing of Wood Cutting Tools. Journal of BioResources. 7(4): 47154729. http://doi.org/72w
www.Kanefusa.net . Woodworking Catalogue. Japan : 2022
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Fauzan Fahrussiam, Andrie Ridzki Prasetyo, Dini Lestari, Rima Vera Ningsih, Andi Tri Lestari, Nurul Chaerani, Muhammad Thoriq Ziad, Laelatul Huda

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).


