Pemanfaatan Alat Pemotong Sayuran untuk Meningkatkan Produktivitas Usaha Kecil Kuliner di Kelurahan Sekaran, Gunungpati, Semarang
DOI:
10.29303/jpmpi.v9i1.13478Diterbitkan:
2026-04-14Unduhan
Abstrak
Banyaknya mahasiswa yang menetap di kelurahan Sekaran, berefek pada banyaknya usaha kuliner atau warung-warung yang dijalankan oleh penduduk Sekaran. Ada beberapa permasalahan yang dijumpai berkaitan dengan pengolahan sayuran. Salah satu permasalahannya adalah: masih banyak yang mengolah sayuran seperti wortel, kentang, dll dengan cara manual yaitu dipotong satu persatu. Hal ini membutuhkan waktu yang lama untuk memotong-motong sayuran untuk diolah. Pelaku usaha kuliner belum banyak yang menggunakan alat pemotong sayuran untuk mempercepat proses pemotongan sayuran. Solusi yang ditawarkan adalah dengan mensosialisasikan alat pemotong sayuran, memberi pelatihan penggunaan alat pemotong sayuran dan pendampingan. Pelatihan dan pendampingan kepada mitra diprioritaskan untuk pemberian pemahaman tentang efisiensi dalam bekerja dalam meningkatkan produktivitasnya, pemberian wawasan potensi ekonomi dalam penggunaan alat, pengenalan alat pemotong sayuran, dan pelatihan penggunaan alat pemotong sayuran untuk usaha kuliner. Hasil yang ditargetkan adalah peserta kegiatan dapat menggunakan alat pemotong sayuran dengan baik, produktivitas usaha kulinernya meningkat, dan keuntungan yang diperoleh juga meningkat
Kata Kunci:
alat pemotong sayuran usaha kuliner produktivitasReferensi
Adrianto, H. 2017. Kontaminasi telur cacing pada sayur dan upaya pencegahannya. Jurnal Litbang Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang Banjarnegara. Vol. 13 No.2, hal 105-114.
Antong, A., & Maharani, A. 2017. Pengolahan sayur bayam menjadi es krim: pengembangan kreativitas masyarakat desa. Jurnal Dedikasi Masyarakat, 1(1), hal 42-51.
Astika, I. M., Adnyana, I. W. B., Lokantara, I. P., & Dwijana, I. G. K. 2017. Peningkatan produktivitas kelompok wanita tani banjar piling dalam pembuatan kripik talas menggunakan mesin pemotong umbi. Buletin Udayana Mengabdi, Volume 16 No. 2.
Charina, A., Kusumo, R. A. B., & Hermita, A. 2017. Permasalahan kelompok wanita tani dalam agribisnis sayuran organik. Prosiding Seminar Nasional Fakultas Ekonomi IX dan IKA – UT.
Elvira, V. F., Badrah, S., Kaat, J. M., Silaban, V. R., Kharimah, I. Y., Sombolinggi, G. M., ... & Az-Zachra, T. A. 2022. Penyuluhan Prinsip Hygiene Sanitasi Makanan dan Pengolahan Makanan yang Sehat dan Tepat di Desa Handil Bakti Kecamatan Palaran Kota Samarinda. ABDIKESMAS MULAWARMAN: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, hal 85-88.
Hamidah, S. 2015. Sayuran dan buah serta manfaatnya bagi kesehatan. Artikel Ilmiah. Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta.
https://kecgunungpati.semarangkota.go.id/profil-kecamatan, 2021
https://sekaran.semarangkota.go.id/, 2021
Jati, A. R., & Effedi, M. R. 2021. Pemberdayaan Masyarakat Melalui Olahan Keripik Labu Siam Pekon Tanjung Raya Kecamatan Sukau Kabupaten Lampung Barat. Proceedings Uin Sunan Gunung Djati Bandung, 1(7), hal 36-44.
Karuniawati, B., & Putrianti, B. 2020. Gambaran perilaku hidup bersih dan sehat (phbs) dalam pencegahan penularan covid-19. Jurnal Kesehata Karya Husada, 8(2), hal 112-131.
Mirontoneng, R., Longdong, I. A., & Lengkey, L. 2020. Kajian Mutu Wortel (Daucus carota L.) Terolah Minimal Yang Dikemas Secara Vakum. In COCOS. Vol. 4, No. 4.
Naraeis, Y. V., & Zulmiyetri, Z. 2020. Peran Guru Dalam Pelaksanaan Pembelajaran Keterampilan Memotong Sayur Bagi Anak Down Syndrome di SLB Bina Bangsa Padang. Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus, 10(2).
Putri, K. A., Firdausi, F., Safitri, A. M., Adawiyah, A. R. A., & Yuliawati, S. 2013. Pengolahan Sayur Wortel Menjadi Cemilan Sehat Chocotel (Chocolate Wortel) Kaya Gizi Non-Kolesterol. Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 3(2).
Saidi, I. A., Azara, R., & Yanti, E. 2021. Buku Ajar Pasca Panen dan Pengolahan Sayuran Daun. Umsida Press, hal 1-123.
Sakiinah, U., & Piliang, Y. A. Alat Edukasi 2014. Memotong Sayuran Pada Anak Usia 6-10 Tahun. Product Design, 3(1), 179963.
Sari, A. M., & Anggarayni, M. 2019. Peningkatan Kosumsi Sayur pada Anak Melalui Kegiatan Menanam Sayur. Jurnal Pelita PAUD, 4(1), hal 14-21.
Sari, V. I., Susi, N., & Rizal, M. 2021. Pelatihan Pengolahan Sayuran Menjadi Makanan dan Minuman Sehat di Kelurahan Balai Raja Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis. In SNPKM: Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat. Vol. 3, hal 70-77.
Setiati, S., Suhaeti, L., Anggraeni, F., Rachmani, I. D., & Ramdhan, Z. 2010. Panduan GEMA Sayuran (Gerakan Makan Sayuran).
Witanto, Y., Hendra, H., & Indriani, A. 2019. Pendampingan program alih teknologi mesin pemotong sayuran untuk peningkatan usaha kue tradisional yang berkualitas. Dharma Raflesia: Jurnal Ilmiah Pengembangan dan Penerapan IPTEKS, 17(2).
Zamhuri, M. 2022. Rancang bangun alat pengiris sayuran otomatis berdasarkan ketebalan berbasis arduino uno. In Seminar Nasional Industri dan Teknologi. hal 239-247.
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Dwi Widjanarko, Ratna Dewi Kusumaningtyas, Rini Kusumawardani, Febrian Arif Budiman, Alfira Dwi Febrianti, Aldika Mosya Saputra, Syifa Azzahra

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).


