Sosialisasi Silvofishery Budidaya Kepiting dengan Sistem Kombinasi Bambu Jaring (KOMBUJA) Sebagai Pelaksanaan SDG’S 14 di Desa Mumbul Sari Lombok Timur
DOI:
10.29303/jpmpi.v8i4.13543Diterbitkan:
2025-12-30Unduhan
Abstrak
Lahan mangrove merupakan daerah yang juga di gunakan oleh banyak mahluk hidup perairan laut sebagai habitat. Lahan mangrove di Desa Mumbul Sari merupakan Kawasan mangrove yang dalam status konservasi. Kegiatan konservasi bertujuan untuk mengelolaan lahan untuk melindungi, memulihkan, dan meningkatkan kualitas serta keanekaragaman sumber daya yang di kandung sehingga dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Pemanfaatan yang mendukung konservasi salah satunya ialah pembudidayaan kepiting dengan sistem kombinasi Bambu Jaring (KOMBUJA). Kegiatan Sosialisasi di Desa Seruni Mumbul bertujuan untuk: 1) memperkenalkan dan meningkatkan prinsip dari silvofishery, 2)meningkatkan pemahaman tentang budidaya kepiting secara umum, 3)memperkenalkan budidaya kepiting sistem Kombuja. Sasaran audien adalah kelompok POKMASWAS Pelita Seruni. Metode kehgiatan berupa persiapan, sosialisasi dan penyuluhan peserta. Sosialisasi berlangsung di Mushola Padak sia yang di hadiri oleh 12 orang. Sebelum sosialisasi peserta belum mengerti tentang prinsip silvofishery dan beberapa fisiologis kepiting. Namun setelah sosialisi Peserta kegiatan yang telah mengerti prinsip dasar silvofishery diatas 75%, paham tentang sifat khas kepiting dan cara membudidayakan serta peserta kegiatan telah mengetahu ragam bentuk sistem KOMBUJA untuk budidaya kepiting bakau.
Kata Kunci:
mangrove konservasi silvofishery budidaya kepiting sistem KOMBUJAReferensi
Teknik Budidaya Crab Ball Floating Raft Di Mangrove Baros, Bantul, Yogyakarta. J Cahaya Mandalika. 2023;4(3):724–33.
11. Andayani A, Sugama K, Rusdi I, Luhur ES, Sulaeman S, Rasidi R, et al. Kajian Pengembangan Budidaya Kepiting Bakau (Scylla Spp) Di Indonesia. J Kebijak Perikan Indones. 2022;14(2):99–110.
12. Pattiasina BJ, Pattinasarany MM, Loupatty JW, Jamal E, Pattipeilohy CE, Rijoly SMA. Teknik Produksi Kepiting Bakau Scylla serrata Berbasis Laut Pulau di Desa Tuhaha, Kecamatan Saparua Timur Kabupaten Maluku Tengah. J Abdi Insa [Internet]. 2025 Jun 10;12(6 SE-section editor):2759–66. Available from: https://abdiinsani.unram.ac.id/index.php/jurnal/article/view/2585
13. Mukhlis A, Setyono BDH, Jaya IKD. Program Pendampingan Masyarakat Pada Budidaya Kepiting Bakau (Scylla spp.) Metode Pagar Bambu Tancap Kombinasi Jaring Pada Lahan Mangrove di Desa Sekaroh Kabupaten Lombok Timur Nusa Tenggara Barat. J Pengabdi Magister IPA [Internet]. 2022;5(2):283–9. Available from: https://doi.org/10.29303/jpmpi.v3i2.1811
14. Kurniati I, Saepul Malik A, Maslachah A, Suhendraya Muchtar H, Sulastini R. Pendekatan Andragogi Pada Proses Pembelajaran Di Institut. J Ilmu Pendidik [Internet]. 2022;1(1):46–51. Available from: https://jurnal.azkahafidzmaulana.my.id/index.php/ilpen
15. Setiawan WE. Model Pembelajaran Partisipasif Dalam Meningkatkan Kemandirian. J Pendidik Non Form dan Informal [Internet]. 2015;7(2):1–15. Available from: https://ejournal.upi.edu/index.php/PNFI/article/view/5587/3793
16. Susanto HA. Development and Progress of Marine Protected Area Systems in Indonesia. Usaid. 2011.
17. Haas B, Haas B, Fleming A, Fleming A, Haward M, Haward M, et al. Big fishing: the role of the large-scale commercial fishing industry in achieving Sustainable Development Goal 14. Rev Fish Biol Fish [Internet]. 2019;29(1):161–75. Available from: https://link.springer.com/article/10.1007/s11160-018-09546-8
18. Sampantamit T, Ho LT, Echelpoel W Van, Lachat C, Goethals P. Links and Trade-Offs between Fisheries and Environmental Protection in Relation to the Sustainable Development Goals in Thailand. Water [Internet]. 2020;12(2):399. Available from: https://www.mdpi.com/2073-4441/12/2/399
19. Smallhorn-West PF, Cohen PJ, Phillips M, Jupiter SD, Govan H, Pressey RL. Linking small‐scale fisheries co‐management to U.N. Sustainable Development Goals. Conserv Biol. 2022;36(6).
20. Duarte CM, Duarte CM, Agustí S, Barbier EB, Britten GL, Castilla JC, et al. Rebuilding marine life. Nature [Internet]. 2020;580(7801):39–51. Available from: https://hal.archives-ouvertes.fr/hal-02502619/document
21. Koch E, Chuenpagdee R. Critical Connections: Transdisciplinary Capacity and Youth Engagement for Sustainable Small-Scale Fisheries and Coastal Communities. Oceanography. 2024;
22. Feng X, Liu S, Hansen M. Demographic history of two endangered Atlantic eel species, Anguilla anguilla and Anguilla rostrata. Conserv Genet [Internet]. 2022;23:981–7. Available from: https://consensus.app/papers/demographic-history-of-two-endangered-atlantic-eel-liu-hansen/8200e58934b75ad4b0fbe57b9b915cf1/
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Nanda Diniarti, Dewi Putri Lestari, Laily Fitriani Mulyani, Alis Mukhlis, Ismi Usman Idris

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).


