Sosialisasi Sinergitas Mewujudkan Indonesia Maju Dan Bebas Praktik Korupsi Melalui Semangat Integritas Dan Toleransi Di Ma Bustanul Wa'izhin NW Janggawana Lombok Tengah
DOI:
10.29303/jpmpi.v8i4.13664Diterbitkan:
2025-11-30Unduhan
Abstrak
Korupsi merupakan salah satu hambatan utama dalam pembangunan nasional, sehingga penting untuk memberikan pemahaman sejak dini kepada generasi muda. Menanamkan nilai-nilai integritas di kalangan pelajar untuk menciptakan generasi yang jujur, beretika, dan bertanggung jawab. Dalam masyarakat yang multikultural, toleransi diperlukan untuk menjaga persatuan dan stabilitas, yang mendukung pembangunan bangsa. Sosialisasi ini menjadi bagian dari usaha mewujudkan visi nasional dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk lembaga pendidikan. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa dan guru tentang bahaya korupsi dan pentingnya integritas; Menanamkan nilai-nilai toleransi dalam kehidupan sehari-hari untuk mencegah konflik sosial; Menguatkan sinergitas antara lembaga pendidikan, masyarakat, dan pemerintah dalam memerangi praktik korupsi; Mendorong siswa menjadi agen perubahan yang mendukung terciptanya Indonesia maju dan bebas korupsi. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode Ceramah interaktif: Pemaparan materi oleh narasumber tentang integritas, toleransi, dan dampak negatif korupsi. Luaran wajib dalam penelitian ini akan diterbitkan pada Journal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Universitas Mataram dan luran tambahan dalam pengabdian ini berupa pernyataan pemanfaatan hasil riset oleh mitra atau masyarakat.
Kata Kunci:
Sosialisasi, sinergitas, maju, bebas, korupsi, integritasReferensi
Badan Pusat Statistik (BPS). 2020. Indikator Korupsi di Indonesia dan Dampaknya terhadap Perekonomian. Jakarta: Badan Pusat Statistik.
Hafiz, M. 2017. Agama, Moralitas, dan Pencegahan Korupsi di Indonesia. Yogyakarta: Teras.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 2020. Pencegahan Korupsi: Pendidikan dan Pengawasan Masyarakat. Jakarta: KPK RI.
Nurhasanah, L. 2022. Korupsi dan Dampaknya Terhadap Pembangunan Nasional. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Sahroni, H. 2023. Sinergitas Masyarakat dan Pemerintah dalam Mengatasi Korupsi di Indonesia. Jakarta: Media Utama.
Wahyudi, R. 2019. Peran Pendidikan dalam Membangun Karakter Antikorupsi.
Wibowo, S. 2021. Integritas dan Toleransi dalam Mewujudkan Pembangunan yang Berkelanjutan. Jakarta: Bumi Aksara.
Tilaar, H. 2019. Pendidikan, Kebudayaan, dan Masyarakat Madani Indonesia. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Lickona, T. 1991. Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. New York: Bantam Books.
UNESCO. 2015. Global Citizenship Education: Preparing Learners for the Challenges of the 21st Century. Paris: UNESCO.
Suyanto, B., Narwoko, J., D. 2019. Sosiologi Pendidikan: Teori, Aplikasi, dan Pemecahan Masalah. Jakarta: Kencana.
Budimansyah, D. 2018. Penguatan Pendidikan Kewarganegaraan untuk Membangun Karakter Bangsa. Bandung: Widya Aksara Press.
Muslich, M. 2018. Pendidikan Karakter: Menjawab Tantangan Krisis Multidimensional. Jakarta: Bumi Aksara.
Zuchdi, D. 2021. Pendidikan Karakter dalam Perspektif Teori dan Praktik. Yogyakarta: UNY Press.
Suyatno, T. 2020. Pendidikan Karakter Berbasis Nilai untuk Membangun Bangsa Bermartabat. Malang: Universitas Negeri Malang Press.
Kemendikbud RI. 2017. Modul Penguatan Pendidikan Karakter: Integritas dan Nasionalisme. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Suryadi, A. 2019. Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan. Bandung: UPI Press.
Kurniawan, S. 2018. Pendidikan Antikorupsi: Konsep, Strategi, dan Implementasi. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Haryatmoko. 2017. Etika Politik dan Kekuasaan. Jakarta: Kompas.
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Bagdawansyah Alqadri, Muh. Zubair, Nuriadi, Sawaludin, Edy Kurniawansyah, Nurlatifa, Isma Nova Liana, Eriy Syefira Salsa Bella, Baiq Dhifa Isnawati

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).


