Simulasi Tanggap Darurat Keruntuhan Bendungan Meninting untuk Meningkatkan Kesiapsiagaan Masyarakat
DOI:
10.29303/jpmpi.v8i4.13667Diterbitkan:
2025-12-05Unduhan
Abstrak
Bendungan Meninting merupakan infrastruktur strategis yang memiliki potensi risiko tinggi apabila terjadi kegagalan struktur atau keruntuhan. Keruntuhan bendungan dapat mengakibatkan banjir bandang yang berdampak langsung terhadap keselamatan jiwa, kerusakan lingkungan, dan kerugian sosial ekonomi masyarakat di wilayah hilir. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat melalui simulasi tanggap darurat keruntuhan Bendungan Meninting di Kabupaten Lombok Barat. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahapan persiapan dan koordinasi dengan pemerintah desa dan BBWS Nusa Tenggara I, sosialisasi kebencanaan kepada masyarakat, pelaksanaan simulasi evakuasi darurat, serta evaluasi pasca kegiatan. Simulasi dilakukan dengan skenario keruntuhan bendungan saat muka air tinggi, melibatkan masyarakat, perangkat desa, relawan dan instansi terkait. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, kuesioner sebelum dan sesudah kegiatan, serta diskusi kelompok terfokus. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap risiko keruntuhan bendungan, jalur evakuasi, titik kumpul, serta sistem peringatan dini. Masyarakat juga menunjukkan peningkatan respon cepat terhadap sirene peringatan dan kemampuan mengikuti prosedur evakuasi dengan lebih terorganisir. Secara keseluruhan, simulasi tanggap darurat terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana keruntuhan bendungan. Kegiatan ini direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan dan terintegrasi dalam program desa Tangguh bencana guna membangun budaya sadar risiko di wilayah terdampak.
Kata Kunci:
Keruntuhan Bendungan Simulasi Tanggap Darurat Masyarakat Risiko Bencana Bendungan MenintingReferensi
Awaluddin, M. 2024. Edukasi dan Pelatihan Mitigasi Bencana untuk Masyarakat Daerah Rawan Banjir, https://journal.ashapublishing.co.id/index.php/jlpm/article/view/34, diakses tanggal April 2024.
Ali, M. 2023. Sosialisasi Mitigasi Bencana Banjir dengan Melibatkan Peran serta Masyarakat di Pesisir Danau Tempe Kabupaten Wajo, https://journal.ashapublishing.co.id/index.php/jlpm/article/view/34, diakses tanggal Mei 2023.
Partarini, N. M. C. 2024. Community-Based Flood Resilience: Upaya Mitigasi Banjir Kawasan Semi-Perkotaan Berbasis Nature Based Solution, https://ojs.uajy.ac.id/index.php/jai/article/view/8692, diakses tanaggal April 2024.
Mashadi, U. 2025. Dissemination of Flood and Landslide Disaster Mitigation in Taman Baru Village, Sekotong, West Lombok, https://doi.org/10.29303/jpmpi.v8i2.11841, diakses tanggal 27 Juni 2025.
Nirmalasari, N. 2025. Mitigasi Bencana Pasca Banjir Pada Masyarakat di Desa Sausu Peore, https://doi.org/10.70570/jpkmmc.v4i10.1998, diakses tanggal 29 Oktober 2025.
Putra, A. P. 2024. Analisis Potensi Keruntuhan Bendungan dan Pengembangan Tindak Darurat, https://publishing-widyagama.ac.id/ejournal-v2/index.php/pws/article/view/5476, diakses tanggal Februari 2024.
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Dewandha Mas Agastya, Hasyim, Rohani, Eko Pradjoko, Evrianti Syntia Dewi, Muhammad Fauzan Muhtadi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).


