Sosialisasi Pemanfaatan Telefarmasi Dan Edukasi Penyakit Menular Seksual Di Puskesmas Narmada
DOI:
10.29303/jpmpi.v8i4.13820Diterbitkan:
2025-12-30Unduhan
Abstrak
Infeksi menular seksual (IMS) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat utama di Nusa Tenggara Barat, yang dipicu oleh kesadaran dan akses informasi yang akurat yang terbatas. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang telefarmasi dan pencegahan IMS melalui pendidikan partisipatif di Puskesmas Narmada. Sebanyak 25 peserta terlibat dalam pendidikan telefarmasi dengan menyebarkan brosur edukasi IMS, dan pelatihan penggunaan situs web informasi kesehatan digital. Pendekatan partisipatif meningkatkan keterlibatan, literasi digital, dan pemahaman pesan kesehatan preventif. Secara keseluruhan, kegiatan ini secara efektif memperkuat kesiapan masyarakat untuk mengakses layanan telefarmasi dan memanfaatkan sumber daya digital untuk pencegahan IMS.
Kata Kunci:
Telepharmacy Sexually Transmitted Infections Community Education Participatory Approach NarmadaReferensi
American Society of Health-System Pharmacists, 2022. Telepharmacy: Guidance for pharmacists and health systems. ASHP.
Bhatia, R. S., Shojania, K. G., Forster, A. J. & Levinson, W., 2021. Telemedicine and healthcare equity: Opportunities and challenges. Journal of General Internal Medicine, 36(5): 1380–1385. DOI: https://doi.org/10.1007/s11606-021-06625-w
Cornwall, A. & Jewkes, R., 1995. What is participatory research? Social Science & Medicine, 41(12): 1667–1676. DOI: https://doi.org/10.1016/0277-9536(95)00127-S
Dinas Kesehatan Lombok Barat, 2023. Profil kesehatan Kabupaten Lombok Barat 2022. Dinas Kesehatan Lombok Barat.
Dinas Kesehatan NTB, 2023. Laporan surveilans penyakit menular Provinsi NTB tahun 2022. Pemerintah Provinsi NTB.
Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Lombok Barat, 2021. Laporan situasi HIV/AIDS Lombok Barat. KPA Lobar.
Ramsetty, A. & Adams, C., 2020. Impact of the digital divide in the age of COVID-19. Journal of the American Medical Informatics Association, 27(7): 1147–1148. DOI: https://doi.org/10.1093/jamia/ocaa078
World Health Organization, 2022. Health promotion through print and digital communication materials. WHO Press. URL: https://www.who.int/
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Lalu M. Rifqi Azami S, Silhiyatun Mayada, Fara Mutia Bimantika, Mahacita Andanalusia, Yoga Dwi Saputra, Azizatul Adni, I Wayan Agus Arimbawa

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).


