Pelatihan Pembuatan Produk Kering Tanaman Obat (Simplisia) untuk Kader PKK Desa Bengkaung
DOI:
10.29303/jpmpi.v8i4.13836Diterbitkan:
2025-12-16Unduhan
Abstrak
Bengkaung Village, located in Batulayar District, has abundant natural resources, but they have not been optimally utilized. One way to utilize medicinal plants is by processing them into dried products, commonly known as simplisia, which allow for more extended storage. The community lacks sufficient knowledge of proper simplisia production techniques using the simple tools available in the village. The purpose of this activity is to enhance the skills and knowledge of PKK cadres from Bengkaung Village in processing medicinal plants found around the village into dried simplisia products of high economic value. This training activity was conducted through counseling and hands-on practice in producing medicinal plant simplisia using simple technology, followed by simplisia packaging. The training ran smoothly, and participants were enthusiastic throughout the activity. The outcomes of this program include packaged medicinal plant simplisia products in attractive containers and an increase in the knowledge of proper simplisia production among PKK cadres.
Kata Kunci:
Bengkaung village simplisia production trainingReferensi
Desa Bengkaung. (2018). Profile Desa Bengkaung. http://bengkaung.desa.id/desa/profile
Endarini, L. H. (2016). Modul Bahan Ajar Cetak Farmasi: Farmakognosi dan Fitokimia. Pusdik SDM Kesehatan. http://bppsdmk.kemkes.go.id/pusdiksdmk/wp-content/uploads/2017/08/
Febriyanto, F., Hanifa, N. I., & ... (2021). Penetapan kadar fenolik total ekstrak kulit buah kopi robusta (Coffea canephora L.) di Pulau Lombok. Lumbung Farmasi: Jurnal …, 2(2), 89–95. http://journal.ummat.ac.id/index.php/farmasi/article/view/5036
Khafid, S. (2021). Wisata di Desa Bengkaung Lombok Barat, Santai di Kedai Atas Bukit. Tempo. https://www.tempo.co/hiburan/wisata-di-desa-bengkaung-lombok-barat-santai-di-kedai-atas-bukit-480424
Maslahah, N. (2024). Standar simplisia tanaman obat sebagai bahan sediaan herbal. Warta BSIP Perkebunan, 2(2), 1–4.
Pangondian, A., Athaillah, A., Chandra, P., & Renaldi, R. (2023). Edukasi pemanfaatan pengawetan bahan alam dengan metode simplisia pada siswa SMP Pahlawan Medan. Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 291–295. https://doi.org/10.51771/jukeshum.v3i2.651
Wirasisya, D. G., Juliantoni, Y., & Hajrin, W. (2018). Pengaruh dua metode pengeringan pada aktivitas antibakteri ashitaba (Angelica keiskei) terhadap Streptococcus mutans. Jurnal Farmasi Galenika (Galenika Journal of Pharmacy), 4(1), 18–25. https://doi.org/10.22487/j24428744.2018.v4.i1.9629
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Nisa Isneni Hanifa, Agriana Rosmalina Hidayati, Neneng Rachmalia Izzatul Mukhlishah, Baiq Risky Wahyu Lisnasari, Indra Purnomo, Faizul Bayani

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).


