Transplantasi Terumbu Karang Berbasis Komunitas melalui Pendidikan Fisika Kontekstual
DOI:
10.29303/jpmpi.v9i2.13992Diterbitkan:
2026-06-18Unduhan
Abstrak
Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengintegrasikan edukasi fisika kontekstual dengan praktik transplantasi terumbu karang berbasis komunitas. Implikasi yang diharapkan terjadi peningkatan literasi sains, keterampilan teknis konservasi, dan sikap peduli lingkungan masyarakat pesisir. Kegiatan dilaksanakan pada 6 Desember 2025 bertempat di Tanjung Tuwis, Kabupaten Banggai. Kegiatan pengabdian bekerja sama Banggai Corralium sebagai komunitas konservasi lokal serta melibatkan masyarakat dan pemuda pesisir Tanjung Tuwis, pelajar yang bermukim di wilayah pesisir, dan mahasiswa. Metode pelaksanaan menerapkan pendekatan partisipatif-edukatif yang mencakup tahap desain kegiatan, tahap persiapan, tahap implementasi, dan tahap evaluasi dan tindak lanjut. Data pengabdian dikumpulkan melalui angket, lembar observasi dan dokumentasi. Hasil pengabdian memperlihatkan capaian yang berhasil dengan kategori baik hingga sangat baik. keterampilan teknis tranplantasi sebesar 80,42% dan sikap ekologis sebesar 81,32% untuk masyarakat dan pemuda pesisir. Pemahaman fisika kontekstual (76,54%) dan sikap peduli lingkungan pesisir (83,80%) untuk pelajar. Integrasi konsep akademik (82,64%) dan tanggung jawab sosial-ekologis (83,65%) untuk mahasiswa. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian secara efektif dalam meningkatkan kompetensi aplikatif, kesadaran ekologis, dan kolaborasi lintas generasi.
Kata Kunci:
Pengabdian kepada masyarakat; Transplantasi terumbu karang Komunitas pesisirReferensi
Adyasari, D., Pratama, M. A., Teguh, N. A., Sabdaningsih, A., Kusumaningtyas, M. A., & Dimova, N. (2021). Anthropogenic impact on Indonesian coastal water and ecosystems: Current status and future opportunities. Marine Pollution Bulletin, 171, 112689. https://doi.org/10.1016/j.marpolbul.2021.112689
Asmar, A., & Suryadarma, I. G. P. (2021). Pengembangan Perangkat Pembelajaran IPA Terpadu Model Nested Berbasis Perahu Phinisi untuk Meningkatkan Keterampilan Komunikasi dan Pengetahuan Konseptual. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia, 9(4), 565–578. https://doi.org/10.24815/jpsi.v9i4.20994
Bayraktarov, E., Saunders, M. I., Abdullah, S., Mills, M., Beher, J., Possingham, H. P., Mumby, P. J., & Lovelock, C. E. (2016). The cost and feasibility of marine coastal restoration. Ecological Applications, 26(4), 1055–1074. https://doi.org/10.1890/15-1077
Christie, P., Bennett, N. J., Gray, N. J., ‘Aulani Wilhelm, T., Lewis, N., Parks, J., Ban, N. C., Gruby, R. L., Gordon, L., Day, J., Taei, S., & Friedlander, A. M. (2017). Why people matter in ocean governance: Incorporating human dimensions into large-scale marine protected areas. Marine Policy, 84, 273–284. https://doi.org/10.1016/j.marpol.2017.08.002
Hoegh-Guldberg, O., Mumby, P. J., Hooten, A. J., Steneck, R. S., Greenfield, P., Gomez, E., Harvell, C. D., Sale, P. F., Edwards, A. J., Caldeira, K., Knowlton, N., Eakin, C. M., Iglesias-Prieto, R., Muthiga, N., Bradbury, R. H., Dubi, A., & Hatziolos, M. E. (2007). Coral Reefs Under Rapid Climate Change and Ocean Acidification. Science, 318(5857), 1737–1742. https://doi.org/10.1126/science.1152509
Hughes, T. P., Kerry, J. T., Álvarez-Noriega, M., Álvarez-Romero, J. G., Anderson, K. D., Baird, A. H., Babcock, R. C., Beger, M., Bellwood, D. R., Berkelmans, R., Bridge, T. C., Butler, I. R., Byrne, M., Cantin, N. E., Comeau, S., Connolly, S. R., Cumming, G. S., Dalton, S. J., Diaz-Pulido, G., … Wilson, S. K. (2017). Global warming and recurrent mass bleaching of corals. Nature, 543(7645), 373–377. https://doi.org/10.1038/nature21707
Sadaru, B., Afu, L. O. A., Syam, S., Nugroho, O. A., Umbay, V. L., Hidayat, L. O. A., Hidayat, R., Kurnianto, H. E., Virgiana, C., Lestari, F., & Ihsas, M. (2025). Rehabilitasi Terumbu Karang Sebagai Upaya Menjaga Ekosistem dan Kehidupan Pesisir (1st ed.). Luminary Press.
Vincentius, A., & Rukminasari, N. (2025). Pengaruh Tutupan Karang Hidup Terhadap Keanekaragaman dan Dominansi Ikan Karang di Zona Inti KKPD Pulau Palue, NTT. ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan Dan Perikanan Papua, 8(2), 68–79. https://doi.org/10.31957/acr.v8i2.5078
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Andi Asmar, Yuliyanti, Nurfajrin, Jurnannah, Indah

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).


