Vol 5 No 1 (2022): Januari - Maret
Akses Terbuka
Peer Reviewed

Peningkatan Pemahaman Masyarakat terhadap Bahaya dan Dampak Bencana Alam Serta Penanggulangannya

Penulis

Taufiq Al Ashfahani Qodrifuddin , Jumiati , Kartini , Maya Zulva , Mihratun , Rakyal Aini , Rina Kumala Utami , Siska febri Cahyani , Uli Aprialis , Baiq Nilam Safitri , Widiami Sayidah , Ahmad Raksun

DOI:

10.29303/jpmpi.v5i1.1400

Diterbitkan:

2022-02-18

Unduhan

Abstrak

Indonesia sebagai negara kepulauan, memiliki karakteristik geografis beragam baik secara tatanan tektonik, dinamika meteorologis, maupun klimatologis yang rawan terhadap bencana alam. Salah satu penyebabnya adalah karena wilayah Indonesia dilalui oleh dua jalur gunung berapi dunia, sirkum pasifik (Pacific ring of fire) dan sirkum Mediterania yang melintasi wilayah Pulau Sumatera, Jawa, Nusa Tenggara, hingga Sulawesi Utara. Bencana yang mungkin terjadi sangatlah beragam yakni gempa bumi, tsunami dan gunung meletus. Selain itu karena banyaknya daerah pegunungan dan pemukiman yang padat penduduk juga dapat menyebabkan timbulnya bencana alam banjir dan tanah longsor. Untuk mengantisipasi kepanikan dan ketidak siagaan masyarakat maka dilakukan sosialisasi bersama mahasiswa KKN dengan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), guna mengedukasi masyarakat tentang bencana alam serta berbagai hal yang perlu dilakukan sebagai pembelajaran dan perkenalan awal pada mitigasi bencana. Kegiatan ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan wawasan masyarakat di bidang bencana dan mengetahui tindakan yang perlu dilakukan saat terjadi bencana  alam  serta evakuasi mayarakat untuk meniadakan atau mengurangi dampak bencana.

Kata Kunci:

Peningkatan pemahaman masyarakat, bahaya bencana alam

Referensi

Dwi Heru Sukoco, 2006, Bencana dan Penanganannya.Jurnal Pusdiklatkesos Vol. 1 No. 2 Juni

: Jakarta

Gunawan, dkk. 2009. Studi Evaluatif tentang Penanggulangan Bencana Alam (Peran Tagana dalam Peningkatan Kesiapsiagaan Masyarakat untuk Mengurangi Resiko Bencana Alam). Jakarta: P3KS Press

Kodoatie. 2002. Sebab-sebab Alami Banjir. Jakarta: Pusat Pendidikan Mitigasi Bencana (P2MB) Universitas Pendidikan Indonesia

Undang-undang No. 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana

Undang-Undang No. 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang

Cara Mengutip

Taufiq Al Ashfahani Qodrifuddin, Jumiati, Kartini, Maya Zulva, Mihratun, Rakyal Aini, … Ahmad Raksun. (2022). Peningkatan Pemahaman Masyarakat terhadap Bahaya dan Dampak Bencana Alam Serta Penanggulangannya. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 5(1), 173–177. https://doi.org/10.29303/jpmpi.v5i1.1400