Pelatihan Pengamatan Kromosom Profase I Meiosis dan Analisis Crossing Over Pada Guru-Guru Biologi di Lombok Tengah
DOI:
10.29303/jpmpi.v8i4.14034Diterbitkan:
2025-12-22Unduhan
Abstrak
Kemampuan guru dalam menganalisis kromosom profase I meiosis melalui pengamatan mikroskopis dan simulasi dapat sangat membantu dalam meningkatkan indikator pencapaian kompetensi belajar genetika di sekolah. Tujuan pengabdian ini adalah melatih keterampilan guru-guru mitra yang tergabung dalam MGMP Biologi Lombok Tengah untuk melakukan (1) pengamatan kromosom profase I meiosis dibawah mikroskop, (2) analisis crossing over kromosom profase I meiosis dibawah mikroskop, dan (3) simulasi proses crossing over dan pembentukan gamet. Pengabdian ini telah dilaksanakan di SMAN 1 Praya. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, tanya jawab, praktikum, dan simulasi. Sebelum kegiatan dimulai dilakukan pre-test dan pada akhir kegiatan dilakukan post-test. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa guru-guru mitra (1) dapat membedakan leptoten, zigoten, pakiten, diploten, dan diakinensis dalam profase I meiosis, (2) dapat membuat visualisasi secara skematis subfase diploten dan menunjukkan lokasi kiasmata dengan benar, dan (3) dapat membuat simulasi proses crossing over subfase diploten dengan media plastisin. Kemampuan kognitif guru mitra meningkat signifikan dari 55,50 (pretes) menjadi 91,98 (postes).
Kata Kunci:
meiosis, crossing over, pelatihan, profase I.Referensi
Darlington, C.D. dan L. F. La Cour, 1960. The Handling of Chromosomes. George Allen & Unwin Ltd. London.
Kimball, J.W. 1998. Biologi. Erlangga. Jakarta.
Mahfudhillah, H.T., S. Zubaidah, dan E. Suarsini. 2014. Pengembangan Media Genetik Box Pada Materi Genetika Kelas XII. Seminar Nasional XI Pendidikan Biologi FKIP UNS.
Mertens, T.R. dan R. L, Hammersmith. 2001. Genetics Laboratory Investigations. Twelfth Edition. Princte Hall. Upper Saddle River. New Jersey.
Mertha, I.G., A. Al Idrus, S. Bahri, P. Sedijani, dan D.A.C. Rasmi. 2019. Pelatihan teknik pembuatan preparat squash ujung akar untuk pengamatan kromosom pada guru-guru biologi di Kota Mataram. Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat, November 2019, Vol. 2, No. 4: 454 – 459.
Mertha, I.G., S. Bahri, L. Zulkifli, A. Ramdani, dan N. Lestari. 2012. Pelatihan pembuatan preparat kromosom dan peyusunan karyotipe di Fakultas Mipa program studi Biologi Universitas Islam Al-Azhar Mataram. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA 2019, (2) 1: 75-78.
Mertha, I.G., I. Bachtiar, I. W. Merta, dan S. Bahri. 2023. Pelatihan Pembuatan Preparat Kromosom Mitosis Pada Guru-Guru Biologi Di Kabupaten Lombok Tengah. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 6 (4): 1118-1194.
Roini, C. 2013. Organisasi konsep genetika pada buku biologi SMA kelas XII. Jurnal EduBio Tropika, Volume 1, Nomor 1, Oktober 2013: 1-60
Rondonuwu, L. E. P. S. 1989. Dasar-Dasar Genetika. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi. Proyek Pengembangan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan, Jakarta.
Woelaningsih, S.1999. Struktur dan Perkembangan Tumbuhan II. Laboratorium Anatomi Tumbuhan. Fakultas Biologi. Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 I Gde Mertha, Agil Al Idrus, Syamsul Bahri, I Wayan Merta, Mohammad Liwa Ilhamdi, Lira Sari Alfathin, Miswatun Anggraini

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).


