Pelatihan Eduwisata Pengenalan Mangrove pada Siswa SMKN 2 Gerung di Pantai Cemara Lombok Barat
DOI:
10.29303/jpmpi.v8i4.14090Diterbitkan:
2025-12-25Unduhan
Abstrak
Identifikasi spesies mangrove adalah kegiatan yang penting dalam pengelolaan wisata berbesis mangrove. Biodiversitas mangrove berpengaruh terhadap kestabilan komunitas pesisir untuk menunjang eduwisata. Tujuan pengabdian ini adalah melatih keterampilan siswa SMAN 2 Gerung dalam pengenalan mangrove, yaitu (1) menganalisis karakteristik morfologi tumbuhan mangrove berbasis eduwisata, (2) menganalisis ciri diagnosis tumbuhan mangrove yang penting untuk eduwisata, dan (3) menganalisis karakter dalam kunci determinasi berbasis bukti terpadu IPA untuk penentuan spesies dalam mendukung eduwisata mangrove. Metode yang digunakan adalah prktikum yang dikombinasikan dengan ceramah, tanya jawab, dan diskusi. Untuk mengetahui keberhasilan pengabdian dilakukan pre-test dan post-test. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa siswa SMAN 2 Gerung dapat (1) menemukan bukti ilmiah karakter morfologi tumbuhan mangrove berbasis eduwisata, (2) menjelaskan ciri-ciri diagnosis mangrove yang konsisten secara ilmiah untuk membedakan spesies dengan tujuan eduwisata, dan (3) mengintegrasikan ciri fisika, kimia, dan biologi dalam penentuan nama ilmiah spesies mangrove berbasis eduwisata. Kemampuan identifikasi mangrove siswa meningkat dari 49,33 (pre-test) menjadi 90,57 (post-test).
Kata Kunci:
mangrove, identifikasi, karakteristik, Pantai CemaraReferensi
Majid, I., M. H. I, Al Muhadar, F. Rohman, I. Syamsuri. 2016. Konservasi Hutan Mangrove di Pesisir Pantai Kota Ternate Terintegrasi Dengan Kurikulum Sekolah. Jurnal BIOeduKASI, Vol. 4 (2): 448-496.
Mertha, I. G., Agil Al Idrus, A. M. Abidin, L. Yatuqunnafis, dan B. Salkiah. 2021. Pelatihan Wisada Edukasi Interpretasi Flora pada Kelompok Sadar Wisata di Jalur Pendakian Propok Lombok Timur. Jurnal pengabdian Magister Pendidikan IPA, Vol. 4 (4): 18-23.
Hudatwi, M., D. Valeriana, dan A. K Putri. 2019. Eduwisata Hutan Mangrove Desa Kurau Timur. Prosiding Seminar Hukum dan Publikasi Nasional (Serumpun): 342-345.
Agil, Al Idrus. 2014. Mangrove Gili Sulat Lombok Timur. AGRA PUJI PRESS. Mataram.
Susanto, A. H., T. Soedarti, dan H. Purnobasuki. 2013. Struktur komunitas mangrove di sekitar jembatan Suramandu sisi Surabaya. J. Biosciante 10(1): 1-10.
Mulyono, R., I. K. Soetidjo, Marwiyah, S. Akbar, C. P. Martha. 2021. Strategi Pelestarian Mangrove Berbasis Ekowisata Di Pantai Cemara Kabupaten Banyuwangi. Jurnal of Aquaculture Science, Vol. 6, Issue Spesial: 154-162.
Yulianti, R., Agil, Al Idrus, I. G. Mertha, 2011. Produktivitas Komunitas Mangrove Di Pantai Cemara Lombok Barat. J. Biol. Trop.
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Agil Al Idrus, I Gde Mertha, L. Zulkifli, H. Mohammad Liwa Ilhamdi, Pahmi Husain

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).


