Pemberdayaan Kelompok Wanita Pesisir Dalam Pemanfaatan Limbah Hasil Tangkap Nelayan Sebagai Inovasi Ekonomi Kreatif
DOI:
10.29303/jpmpi.v8i4.14130Diterbitkan:
2025-12-31Unduhan
Abstrak
Desa Kuranji merupakan salah satu desa pesisir yang terletak di Kecamatan Labu Api, Kabupaten Lombok Barat. Sebagian besar penduduk desa ini bermata pencaharian sebagai nelayan dan petani. Salah satu isu utama yang dihadapi masyarakat, khususnya kelompok wanita pesisir, adalah belum adanya upaya pengelolaan limbah hasil tangkapan nelayan secara produktif. Limbah seperti air limbah ikan, sisik, tulang, kulit ikan dibuang begitu saja di sekitar rumah atau ke saluran air di pemukiman. Hal ini akan menimbulkan pencemaran lingkungan dan dan menjadi sumber penyakit serta mengganggu kenyamanan warga dan wisatawan. Limbah air ikan memiliki potensi besar untuk diolah menjadi produk bernilai guna tinggi, seperti pupuk organik cair (POC). Sebagian besar kelompok wanita belum pernah mendapatkan pelatihan kewirausahaan, pengolahan limbah, maupun pemasaran produk olahan. Padahal, secara sosial, kelompok ini memiliki semangat yang tinggi untuk belajar dan meningkatkan pendapatan keluarga.
Program pengabdian kepada masyarakat di Desa Kuranji, Lombok Barat, bertujuan meningkatkan kapasitas kelompok wanita pesisir dalam mengolah limbah hasil tangkapan nelayan menjadi pupuk organik cair (POC) bernilai ekonomis dan ramah lingkungan. Kegiatan dilakukan dengan pendekatan partisipatif melalui tahapan identifikasi masalah, sosialisasi, pelatihan teknis fermentasi berbahan lokal, hingga pendampingan produksi. Hasilnya, kelompok mampu memproduksi POC secara mandiri, menerapkan pencatatan keuangan sederhana, memperbaiki kemasan dan label. Inovasi ini terbukti mengurangi pencemaran lingkungan, menambah pendapatan rumah tangga, dan menumbuhkan kesadaran masyarakat mengenai ekonomi sirkular, sehingga dapat direplikasi di wilayah pesisir lain sebagai model pemberdayaan berkelanjutan.
Kata Kunci:
Pupuk Organik Limbah Fermentasi PesisirReferensi
Kecamatan Labu Api Dalam Angka 2024 Kecamatan Dalam Angka merupakan publikasi tahunan yang diterbitkan oleh BPS Kabupaten Lombok Barat
Anik Waryanti, Sudarno, Endro Sutrisno 2013 Studi Pengaruh Penambahan Sabut Kelapa Pada Pembuatan Pupuk Cair Dari Limbah Air Cucian Ikan Terhadap Kualitas Unsur Hara Makro (Cnpk) Tembalang Semarang.
Siti Holifah 2019. Pengolahan limbah air rebusan ikan teri menjadi pupuk organik cair dan aplikasinya terhadap hasil tanaman bayam (Amaranthus sp.) https://jurnal.yudharta.ac.id/v2/index.php/AGROMIX Volume 10, No 2, 2019, Halaman: 100-113
Yuwono, Teguh, 2006, Kecepatan Dekomposisi dan kualitas Kompos Sampah Organik, Jurnal Inovasi Pertanian. Vol. 4, No.2
Nur.T, Noor.AR, Elma. M 2016 Pembuatan Pupuk Organik Cair Dari Sampah Organik Rumah Tangga Dengan Bioaktivator Em4 (Effective Microorganisms) Banjarbaru Kalimantan Selatan, Indonesia.
Tanti, N., Nurjannah, N.,dan Kalla, R. 2019. Pembuatan Pupuk Organik Cair Dengan Cara Aerob. ILTEK: Jurnal Teknologi, 14(2), 2053-2058
Dwicaksono, M. R. B., Suharto, B., & Susanawati, L. D. (2013). Pengaruh penambahan effective microorganisms pada limbah cair industri perikanan terhadap kualitas pupuk cair organik. Jurnal Sumber Daya Alam dan Lingkungan, 1(1), 7–11
Hapsari, N., dan Welasi, T. 2013. Pemanfaatan Limbah Ikan Menjadi Pupuk Organik. Jurnal Teknik Lingkungan, 2(1), 1-6
Huda, M. K., Latifah, L., & Prasetya, A. T. (2013). Pembuatan pupuk organik cair dari urin sapi dengan aditif molasses metode fermentasi. Indonesian Journal of Chemical Science.
Anastasia, I., Izzati, M., & Suedy, S. W. A. (2014). Pengaruh pemberian kombinasi pupuk organik padat dan organik cair terhadap porositas tanah dan pertumbuhan tanaman bayam (Amarantus tricolor L.). Jurnal Akademika Biologi, 3(2), 1–10
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Eko supriastuti, Ari Apriani, Awan Dermawan, Nora Listantia, Dewi Rispawati

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).


