Vol 9 No 1 (2026): Januari - Maret 2026
Akses Terbuka
Peer Reviewed

Implementasi Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka Asistensi Mengajar di SMA 1 Labuapi

Penulis

Elya Suci Nabila , I Putu Artayasa , diyah nurmayanti , AA. Sukarso

DOI:

10.29303/jpmpi.v9i1.14146

Diterbitkan:

2026-03-24

Unduhan

Abstrak

Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi melalui pengalaman belajar di luar kampus. Artikel ini bertujuan untuk mendokumentasikan dan menganalisis pelaksanaan program asistensi mengajar selama 4 bulan di SMAN 1 Labuapi. Kegiatan yang dilaksanakan mencakup tiga aspek utama: intrakurikuler (penyusunan perangkat ajar, pelaksanaan pembelajaran, dan evaluasi), ekstrakurikuler (pembinaan PMR dan kolaborasi dengan OSIS), serta wawasan wiyata mandala (kegiatan rutin sekolah dan program apotik hidup). Metode yang digunakan adalah observasi partisipatif dan dokumentasi kegiatan selama periode asistensi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program asistensi mengajar memberikan pengalaman nyata dalam mengintegrasikan teori pendidikan dengan praktik di lapangan, mengembangkan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian. Program apotik hidup sebagai inovasi memberikan kontribusi terhadap pendidikan lingkungan dan kesehatan di sekolah. Kesimpulannya, program asistensi mengajar melalui MBKM efektif dalam mempersiapkan calon pendidik yang kompeten dan adaptif terhadap dinamika pendidikan.

Kata Kunci:

Merdeka Belajar Kampus Merdeka Asistensi Mengajar SMAN 1 Labuapi

Referensi

Angga, A., Suryana, C., Nurwahidah, I., Hernawan, A. H., & Prihantini. (2022). Komparasi Desain Pembelajaran dalam Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka. Jurnal Basicedu, 6(4), 7193-

7204.

Asrul, Ananda, R., & Rosnita. (2014). Evaluasi Pembelajaran. Bandung: Citapustaka Media.

Baharuddin, M. R. (2021). Adaptasi Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (Fokus: Model MBKM Program Studi). Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran, 4(1), 195-205.

Dewi, P. S., & Nugraha, T. A. (2020). Peran Ekstrakurikuler Palang Merah Remaja (PMR) dalam Membentuk Sikap Tolong Menolong Siswa. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(1), 89 101.

Fuadi, T. M., & Aswita, D. (2021). Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM): Bagaimana Penerapan dan Kendala yang Dihadapi oleh Perguruan Tinggi Swasta di Aceh. Jurnal Dedikasi Pendidikan, 5(2), 603-614.

Hasan, S. H. (2012). Pendidikan Sejarah untuk Memperkuat Pendidikan Karakter. Paramita: Historical Studies Journal, 22(1), 81-95.

Hasanah, H. (2016). Teknik-Teknik Observasi (Sebuah Alternatif Metode Pengumpulan Data Kualitatif Ilmu-Ilmu Sosial). At-Taqaddum, 8(1), 21-46.

Hidayati, N., Haenilah, E. Y., & Maulina, D. (2017). Pemanfaatan Apotik Hidup sebagai Media Pembelajaran pada Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Anak, 3(2), 61-70.

Iswari, R. D., & Utomo, S. W. (2017). Evaluasi Penerapan Program Adiwiyata untuk Membentuk Perilaku Peduli Lingkungan di Kalangan Siswa (Kasus: SMA Negeri 9 Tangerang Selatan dan MA Negeri 1 Serpong). Jurnal Ilmu Lingkungan, 15(1), 35-41.

Kompri. (2015). Manajemen Pendidikan 3. Bandung: Alfabeta.

Lestari, P. (2016). Memupuk Karakter Siswa Sekolah Dasar Melalui Kegiatan Berkebun. Jurnal Pendidikan Dasar, 7(1), 91-98.

Magdalena, I., Sundari, T., Nurkamilah, S., Nasrullah, & Amalia, D. A. (2020). Analisis Bahan Ajar. Nusantara: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial, 2(2), 311-326.

Majid, A., & Andayani, D. (2012). Pendidikan Karakter Perspektif Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya. Mulyasa, E. (2016). Manajemen Pendidikan Karakter. Jakarta: Bumi Aksara.

Musfah, J. (2015). Peningkatan Kompetensi Guru Melalui Pelatihan dan Sumber Belajar Teori dan Praktik. Jakarta: Kencana.

Nasution, W. N. (2016). Kompetensi Kepribadian Guru Profesional. Al-Irsyad, 6(1), 45-56.

Ningsih, S., Mirawati, B., & Asmara, Y. P. (2016). Tanaman Obat Keluarga (TOGA): Rintisan Program Desa Wisata Kesehatan Berbasis Kearifan Lokal Masyarakat Desa Kutuh, Bali. Prosiding Seminar Nasional, 459-468.

Nurani, N. F., Rusilowati, A., & Ridlo, S. (2024). Persepsi Guru Terhadap Umpan Balik Supervisi

Berbasis Coaching di LC Lumadan Beufort, Sabah. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 15(2), 112-116.

Nurhidayah, S., & Maryuningsih, Y. (2019). Pengembangan TOGA (Tanaman Obat Keluarga) Menuju Kemandirian Kesehatan Keluarga. Dharmakarya: Jurnal Aplikasi Ipteks untuk Masyarakat, 8(1), 39-42.

Nurjamal, D. (2018). Membangun Komunikasi Efektif antara Guru dengan Siswa dalam Pembelajaran. Jurnal Ilmu Pendidikan Sosial, 27(1), 32-42.

Pane, A., & Dasopang, M. D. (2017). Belajar dan Pembelajaran. Fitrah: Jurnal Kajian Ilmu-Ilmu Keislaman, 3(2), 333-352.

Puji Utami, P., & Purwanto, T. (2022). Peran organisasi intra sekolah (osis) dalam mewujudkan profil pelajar pancasila. Prosiding Seminar Nasional Sultan Agung ke-4, November, 245–252.

Putra, I. K. D., & Sukardi. (2016). Evaluasi Program Ekstrakurikuler Palang Merah Remaja di SMA Negeri 1 Bangli. Jurnal Pendidikan Indonesia, 5(1), 54-65.

Rahmawati, D., & Sutarno. (2016). Pelaksanaan Kegiatan Ekstrakurikuler Palang Merah Remaja (PMR) untuk Mengembangkan Karakter Siswa. Citizenship Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan, 4(1), 305-318.

Rahmawati, M., Sumarno, & Rahmawati, M. (2018). Perancangan Kampanye Sosial Tanaman Obat Keluarga (TOGA) untuk Masyarakat Kota Surabaya. Jurnal Sains dan Seni ITS, 7(1), 1-6.

Saptono. (2011). Dimensi-Dimensi Pendidikan Karakter. Jakarta: Erlangga. Siregar, N., & Harahap, M. S. (2019). Peran Guru dalam Pengembangan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS). Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 7(1), 27-38.

Suhartono. (2017). Menumbuhkan Kepercayaan Diri Melalui Kegiatan Bercerita. Indria: Jurnal Ilmiah Pendidikan Prasekolah dan Sekolah Awal, 2(1), 93- 100.

Sukasman, S. (2020). Supervisi akademik berkelanjutan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru dalam menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran. Edukasi: Jurnal Pendidikan, 18(1), 28-38.

Sulistyowati, E. (2017). Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Guru dalam Pembelajaran Melalui Lesson Study. Jurnal Managemen Pendidikan, 12(1), 34-42.

Supriatna, E. (2020). Wawasan Pendidikan Sebuah Pengantar Pendidikan. Tahdzib Al-Akhlaq: Jurnal Pendidikan Islam, 3(2), 43-59.

Supriyanto, A., & Mahfud, I. (2017). Meningkatkan Kebugaran Jasmani melalui Senam Aerobik. Journal Sport Area, 2(1), 51-59.

Suyanto, & Jihad, A. (2013). Menjadi Guru Profesional: Strategi Meningkatkan Kualifikasi dan Kualitas Guru di Era Global. Jakarta: Erlangga.

Tafonao, T. (2018). Peranan Media Pembelajaran dalam Meningkatkan Minat Belajar Mahasiswa. Jurnal Komunikasi Pendidikan, 2(2), 103-114.

Tohir, M. (2020). Buku Panduan Merdeka Belajar - Kampus Merdeka. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud RI, 1-46

Uno, H. B., & Lamatenggo, N. (2016). Tugas Guru dalam Pembelajaran: Aspek yang Memengaruhi. Jakarta: Bumi Aksara.

Wibowo, A. (2015). Pengaruh Pembinaan Kepala Sekolah terhadap Kinerja Pengurus OSIS. Jurnal Administrasi Pendidikan, 22(1), 131-139.

Widiastuti, Y., & Slameto. (2016). Pengaruh Kompetensi Pedagogik Guru, Motivasi Kerja Guru, dan Budaya Organisasi Sekolah terhadap Kinerja Guru SMK. Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan, 3(1), 82-94.

Widyaningrum, G. L. (2011). Kitab Tanaman Obat Nusantara. Media Bina Ilmiah, 5(5), 35-40.

Wiyani, N. A. (2013). Manajemen Kelas: Teori dan Aplikasi untuk Menciptakan Kelas yang Kondusif. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Zamroni. (2016). Kultur Sekolah. Yogyakarta: Gavin Kalam Utama

Biografi Penulis

diyah nurmayanti, Universitas Mataram

Asal Penulis : Indonesia

Cara Mengutip

Nabila, E. S., I Putu Artayasa, nurmayanti, diyah, & AA. Sukarso. (2026). Implementasi Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka Asistensi Mengajar di SMA 1 Labuapi. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 9(1), 324–331. https://doi.org/10.29303/jpmpi.v9i1.14146