Pelatihan Teknik Pengambilan Data Mangrove Guna Peningkatan Keterampilan Eksplorasi Mahasiswa di Pesisir Teluk Kendari
DOI:
10.29303/jpmpi.v9i1.14165Diterbitkan:
2026-04-15Unduhan
Abstrak
The exploration and research abilities of students were substantially enhanced through training in mangrove data collection techniques conducted along the coast of Kendari Bay. The effectiveness of the theoretical sessions and field practice is evidenced by an increase in theoretical understanding scores from 65.8 to 82.4 and practical skills scores from 2.2 to 4.1. The training, which was attended by 45 students, produced a comprehensive database comprising 135 vegetation plots, identification of 12 mangrove species, as well as water quality and substrate data from three locations. In addition to improving technical skills, the training facilitated the formation of study groups and the development of collaborative research proposals, which in turn increased motivation and research collaboration among participants. The resulting data have been submitted to the Kendari City Environmental Agency as a foundation for mangrove management. The success of this program demonstrates that experience-based methodologies are effective in enhancing human resource capacity and supporting the sustainable conservation of mangrove ecosystems.
Kata Kunci:
PenilaianReferensi
Alongi, D. M. (2014). Carbon cycling and storage in mangrove forests. Annual Review of Marine Science, 6, 195-219.
Donato, D. C., Kauffman, J. B., Murdiyarso, D., Kurnianto, S., Stidham, M., & Kanninen, M. (2011). Mangroves among the most carbon-rich forests in the tropics. Nature Geoscience, 4(5), 293-297.
FAO. (2020). The State of the World’s Forests 2020: Forests, Biodiversity and People. Rome: Food and Agriculture Organization of the United Nations.
Kairo, J. G., Dahdouh-Guebas, F., Bosire, J., & Koedam, N. (2001). Restoration and management of mangrove systems—a lesson for and from the East African region. South African Journal of Botany, 67(3), 383-389.
Kathiresan, K., & Rajendran, N. (2005). Coastal mangrove forests mitigated tsunami. Estuarine, Coastal and Shelf Science, 65(3), 601-606.
Kementerian Kelautan dan Perikanan. (2021). Ekonomi Biru dan Konservasi Laut untuk Mendukung SDGs. Jakarta: KKP.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2020). Statistik Lingkungan Hidup dan Kehutanan Tahun 2020. Jakarta: KLHK.
Kolb, D. A. (1984). Experiential learning: Experience as the source of learning and development. Englewood Cliffs, NJ: Prentice-Hall.
Magurran, A. E. (2004). Measuring Biological Diversity. Oxford: Blackwell Publishing.
United Nations. (2015). Transforming our world: the 2030 Agenda for Sustainable Development.
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Arwan Arif Rahman, Laode Muhammad Yasir Haya, Muhammad Ramli, Arman Pariakan, Indrayani Indrayani, Adi Imam Wahyudi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).


