Implementasi Pemanfaatan Teh Bunga Telang (Clitoria Ternatea) Sebagai Solusi Herbal Dalam Manajemen Hipertensi Dan Gula Darah
DOI:
10.29303/jpmpi.v9i1.14244Diterbitkan:
2026-02-09Unduhan
Abstrak
Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan teh bunga telang (Clitoria ternatea) sebagai solusi herbal pendukung dalam manajemen hipertensi dan pengendalian kadar gula darah. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan edukatif dan aplikatif melalui penyampaian materi kesehatan dan demonstrasi pembuatan teh bunga telang yang benar dan higienis kepada masyarakat sasaran. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi, dengan pengukuran peningkatan pengetahuan peserta menggunakan pertanyaan-pertanyaan pre-test dan post-test serta observasi partisipasi selama kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai manfaat, cara pengolahan, dan konsumsi teh bunga telang sebagai terapi komplementer. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam upaya pemberdayaan masyarakat berbasis pemanfaatan tanaman herbal lokal yang aman, terjangkau, dan berpotensi mendukung pencegahan serta pengendalian penyakit tidak menular, khususnya hipertensi dan gangguan gula darah.
Kata Kunci:
Teh Herbal Bunga Telang Clitoria Ternatea Hipertensi Gula DarahReferensi
Angriani, L. (2019). Potensi ekstrak bunga telang (Clitoria ternatea) sebagai pewarna alami lokal pada berbagai industri pangan. Canada Journal, 2(1), 32–37.
Aprilia, E. N. (2025). Pengaruh pemberian teh bunga telang (Clitoria ternatea) terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 5(3).
Ariyanto, M. W., Lestari, P. L., Nadhiroh, W. S., Sulastri, A., & Somantri, B., & Amalia, L. (2025). Potential of Butterfly Pea Flower (Clitoria ternatea) Extract as an Antidiabetic Agent: Literature Review. Vitamin: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, 3(2),1278.
Astuti, D. A. D., Aprilia, A., & Muttaqin, S. (2025). Uji aktivitas antioksidan kombucha bunga telang (Clitoria ternatea) sebagai upaya pencegahan penyakit Diabetes Melitus (DM). Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia, 5(1).
Azizah, S. N., Sulistyowati, D. I. D., Mardiyono, & Presetyo, H. (2024). Penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi dengan pemberian teh bunga telang. Journal of Telenursing (JOTING), 1(1).
Effectiveness butterfly pea flower (Clitoria ternatea) nanoparticles syrup on blood pressure Grade I in hypertension patients (2025). Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, 35(3), 2988.
Fa Sa’dan, I. R., Fatih, A. A., Mehrunisa, K., Avanda, A. Y., Qulub, T., & Adabiyah, R. (2025). Pengaruh pemberian teh bunga telang (Clitoria ternatea) terhadap kadar gula darah peserta didik dan guru di SMA Bumi Cendekia Kabupaten Sleman Yogyakarta. Bioindikator: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi, 2(1), 293.
Hamzah, H., Bafadal, M., Anshari, R., Astriani, N. A., Al Manar, S., Faqih, A., Halimah, N. (2025). Pembuatan teh bunga telang (Clitoria ternatea L.) dan akar kayu bajakah sebagai antidiabetes di Kampung Ketupat, Samarinda. BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 1608–1616.
Imayanti, R. A., Rochmah, Z., Aisyah, S. N., & Alfaris, M. R. (2019). Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengolahan Bunga Telang Di Desa Panggreh Kecamatan Jabon Kabupaten Sidoarjo. Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH 2019), 77-82.
Implementasi teh bunga telang (Clitoria ternatea) sebagai upaya menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi di Desa Sepanjang Jaya, Kecamatan Rawalumbu (2025). JPF – Jurnal Pendidikan dan Farmasi, 6(1), 3884.
Kusuma, E. W., Anggraini, D. I., & Semartini, A. (2023). Si cantik bunga telang (Clitoria ternatae L.) untuk mengatasi diabetes mellitus. SWAGATI: Journal of Community Service, 1(3).
Nadhira, R., Natasya, A., Hendrawati, A., Audyta, R., Octaviani, T. O., Aini, Y. N., et al. (2025). Efektivitas bunga telang (Clitoria ternatea) terhadap respons glikemik: systematic review. Intan Husada: Jurnal Ilmiah Keperawatan, 12(1), 526.
Palimbong, S., & Pariama, A. S. (2020). Potensi Ekstrak Bunga Telang (Clitoria ternatea Linn) sebagai Pewarna pada Produk Tape Ketan. Jurnal Sains Dan Kesehatan, 2(3), 228–235.
Perwitasari, M., Nuriyah Awaliyah, S., Kurnia Putri, I., Rizki Amalia Harahap, N., & Anggarany, A. D. (2023). Potensi antioksidan infusa bunga telang (Clitoria ternatea), rosella, dan daun stevia sebagai antidiabetes. Jurnal Mitra Kesehatan, 5(2), 118–126.
Zilmi, L. R., Weni, L., & Arifandi, F. (2024). Uji antidiabetes bunga telang (Clitoria ternatea) pada pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Puskesmas Cempaka Putih Jakarta Pusat. Majalah Sainstekes, 11(1), 001–008.
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Khazanah Nurain Nurdin, Sari Rahmadhani, Nurdina Putri, Rahmi Amini, Putri Tri Hartini, Dewi Gulyla Hari

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).


