Sosialisasi Zero Microplastic Generation untuk Mewujudkan Generasi Peduli Lingkungan di SMAN 1 Lembar
DOI:
10.29303/jpmpi.v9i1.14264Diterbitkan:
2026-03-18Unduhan
Abstrak
Pencemaran mikroplastik merupakan permasalahan lingkungan global yang semakin mengkhawatirkan, khususnya di wilayah pesisir seperti Lombok Barat. Lingkungan sekolah berpotensi menjadi salah satu sumber mikroplastik akibat tingginya penggunaan plastik sekali pakai dalam aktivitas sehari-hari. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa SMAN 1 Lembar mengenai mikroplastik, meliputi pengertian, sumber, proses terbentuknya, dampak terhadap lingkungan dan kesehatan manusia, serta upaya pengendaliannya melalui konsep Zero Microplastic Generation. Metode yang digunakan berupa sosialisasi edukatif yang dilaksanakan secara sistematis melalui tahap persiapan, pelaksanaan, dan pengukuran kesadaran. Tingkat kesadaran siswa diukur menggunakan instrumen kuesioner berdasarkan indikator kesadaran lingkungan melalui pre-test dan post-test. Hasil pengukuran menunjukkan kesadaran lingkungan siswa meningkat dari 60 pada pre-test menjadi 89 pada post-test, dengan selisih peningkatan sebesar 29 poin. Temuan ini mengindikasikan bahwa sosialisasi yang disampaikan secara edukatif efektif meningkatkan kesadaran lingkungan siswa. Sosialisasi lingkungan di sekolah memiliki peran strategis dalam mendukung pengendalian pencemaran mikroplastik sejak dari sumbernya.
Kata Kunci:
Mikroplastik Ecobrick Peduli LingkunganReferensi
Barnes, H., Largo-wight, E., Siuda, A. N. S., Gowans, S., Minichiello, H., & Hill, J. (2023). Current Research in Ecological and Social Psychology Reducing single-use plastic on college campuses : Theory of planned behavior-based brief interventions. Journal Current Research in Ecological and Social Psychology, 4(100098), 1–11.
Basri, S., Ahmad, B., Rismawati, N., Pakaya, R., Susilowati, Mahayana, I. M. B., Mulasari, S. A., Putera, D. A., Sudiadnyana, I. W., Lalu, N. A. S. L., Aranski, A. W., & Astuti, R. D. P. (2020). Mikroplastik di Lingkungan. Jawa Barat: In CV. Media Sains Indonesia.
Cordova, M. R., Hadi, T. A., & Prayudha, B. (2018). Occurrence and Abundance of Microplastics in Coral Reef Sediment : a Case Study in Sekotong , Lombok-Indonesia. Advances in Environmental Sciences International Journal, 10(1), 23–29.
Edwin, T., Khairul, U., Nur, A., Mardatillah, R., & Satria, M. A. (2025). Tingkat Kesadaran Lingkungan Mahasiswa sebagai Kontribusi terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan ( SDGs ). Jurnal Teknik Lingkungan Universitas Andalas, 22(2), 96–103.
Firnanda, W. A., Kisnarti, E. A., & Permatasari, I. N. (2024). Kajian Distribusi Mikroplastik dan Analisis Polimer pada Sedimen dan Air Laut ( Literature Review ). Jurnal Tropimar, 6(2), 103–114.
Fitri, D. E. N., & Julianto. (2024). Environmental Education : Is It a Crucial Factor in Improving Pro- Environmental Behavior among Students ?. Educational and Human Development Journal, 9(1), 40–47.
Fitrianti, V., & Ghafari, M. I. A. (2023). Tiny and Everywhere : Microplastic Density and Distribution in Sediments along the West Coast of Lombok Island , Indonesia. Philippine Journal of Science, 152(5), 1677–1686.
Gabriella, D. A., & Sugiarto, A. (2020). Kesadaran dan Perilaku Ramah Lingkungan Mahasiswa di Kampus. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 9(2), 260–275.
Geyer, R., Jambeck, J. R., & Law, K. L. (2017). Production , Use , and Fate of All Plastics Ever Made. Science Advances, 3(7), 1–5.
Handayani, J. A., & Widodo, A. (2024). The Impact of Student Participation in Environmental Education Programs on Pro-Environmental Behavior. Jurnal Cakrawala Pendas, 10(2), 215–224.
Isthifaiyya, H. M., Rahmah, E. N., Rohmaniah, H., Maqshuroh, H. H., Khairani, F., & Maharani, D. P. (2025). Pemanfaatan Ecobrick sebagai Media Edukasi dan Konservasi Lingkungan di Kampung Kandang Panjang Desa Tajurhalang. Jurnal Media Resonansi Pengabdian Masyarakat, 1(2), 85–95.
Lianto, Bachtiar, I., Sakaroni, R., & Adawiyah, M. R. (2025). Pelatihan Penyusunan Perangkat Pembelajaran Berbasis Problem-Based Learning dan Project-Based Learning untuk Melatih Keterampilan Abad Ke- 21 Sebagai Upaya untuk Mewujudkan SDG Nomor 4. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 8(4), 1370–1374.
Majida, A. Z., Muzaki, A., Karomah, K., & Awaliyah, M. (2023). Pemanfaatan Sampah Plastik dengan Metode Ecobrick sebagai Upaya Mengurangi Limbah Plastik. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Keislaman, 1(1), 49–62.
Najla, A., Situmorang, J., & Syahrial. (2025). Integrasi Kurikulum Hijau dalam Pembelajaran IPA: Strategi Meningkatkan Kesadaran Lingkungan di Sekolah Dasar. Indonesian Research Journal on Education, 5(1), 967–972.
Osman, A. I., Hosny, M., Eltaweil, A. S., Omar, S., Elgarahy, A. M., Farghali, M., Yap, P., Wu, Y., Nagandran, S., Batumalaie, K., Gopinath, S. C. B., John, O. D., Sekar, M., Saikia, T., Karunanithi, P., Hatta, M. H. M., & Akinyede, K. A. (2023). Microplastic Sources, Formation, Toxicity and Remediation: A Review. In Environmental Chemistry Letters 21(4). 2129-2169.
Pratiwi, D. I., & Asramid, P. (2022). Optimization of Waste Banks in Schools : Education-Based Solutions to Overcome Environmental Pollution. Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan, 14(1), 787–794.
Suryatini, K. Y., Rai, I. G. A., Wiadnyana, I. G. A. G., & Dharmadewi, A. A. I. M. (2024). Paparan Mikroplastik dan Potensi Risiko Kesehatan Pencernaan. Jurnal Edukasi Matematika Dan Sains, 13(1), 105–112.
Yasin, A., Retno, A., Putri, E., & Agustina, D. T. (2024). Learning Environmental Education to Students in Reducing Plastic Use Towards Zero Waste Indonesia. Majority Science Journal (MSJ), 2(4), 31-39.
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 fitri muslihatun, Lalu Muhamad Gilang Adiguna, Serlina Febri Yanti, Serlina Febri Yanti, lianto

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).


