Upaya Peningkatan Pemahaman Konsep Pecahan Melalui Program Bimbingan Belajar Matematika Bagi Siswa Kelas VI SDN 1 Semaya
DOI:
10.29303/jpmpi.v9i1.14330Diterbitkan:
2026-03-16Unduhan
Abstrak
Pemahaman konsep pecahan merupakan salah satu kompetensi dasar matematika yang masih menjadi kesulitan bagi siswa sekolah dasar, khususnya siswa kelas VI. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan bimbingan belajar kepada siswa kelas VI SDN 1 Semaya untuk membantu siswa mengatasi kesulitan belajar matematika. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini terdiri dari lima tahap utama: 1) perencanaan dan persiapan meliputi mengurus ijin melaksanakan kegiatan pengabdian, melakukan observasi awal untuk mengidentifikasi materi matematika yang dinilai perlu untuk dilakukan pembimbingan, menyusun bahan ajar yang dibutuhkan dalam kegiatan bimbingan belajar, dan menentukan jadwal pelaksanaan kegiatan bimbingan belajar; 2) pemberian soal pretest untuk mengetahui kemampuan belajar siswa sebelum diadakan kegiatan bimbingan belajar; 3) pelaksanaan kegiatan bimbingan belajar; 4) pemberian soal posttest untuk mengetahui kemampuan belajar matematika siswa setelah dilakukan bimbingan belajar, 5) evaluasi. Hasil kegiatan ini menunjukan bahwa kegiatan bimbingan belajar matematika untuk siswa kelas VI SDN 1 Semaya terbukti efektif dalam membantu mengatasi kesulitan belajar matematika.
Kata Kunci:
matematika bimbingan belajarReferensi
Agusna, R., Ibrahim, L., & Fadilla, S. (2022). Pelaksanaan Bimbingan Belajar sebagai Upaya Mengatasi Kesulitan Belajar Matematika Siswa dari Keluarga yang Memiliki Keterbatasan Waktu Bimbingan di Rumah. Jurnal Riset Dan Pengabdian Masyarakat, 2(2), 177–183.
Hakim, A. R. (2023). Konsep landasan dasar pendidikan karakter di Indonesia. Journal on Education, 6(1), 2361–2373.
Khotimah, I. K., Maskur, Fatkhuronji, M., Sholehah, Albab, U., & Hidayatulloh, M. A. (2023). Bimbingan Belajar bagi Murid MI di Desa Tedunan Demak. Irajagaddhita, 1(2), 71–77. https://doi.org/10.59996/irajagaddhita.v1i2.157
Panggabean, R. D. B. (2025). Upaya Meningkatkan Pemahaman Materi Pecahan Melalui Media Papan Pecahan pada Siswa Kelas V UPT SD Negeri 067240 Medan Tembung. Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial, Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 1633–1643. https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/edusociety
Shofia Hidayah, Arini Hidayati, Alfi Alufiana Sari, & Firdatul Azizah. (2024). PKM Bimbingan Belajar untuk Mengatasi Kesulitan Siswa dalam Mempelajari Matematika. Jurnal Pelayanan Dan Pengabdian Masyarakat Indonesia, 3(2), 139–145. https://doi.org/10.55606/jppmi.v3i2.1409
Zulfitria, Z., & Arif, Z. (2019). Peran bimbingan belajar dalam meningkatkan kemandirian belajar siswa di Bimbel Hiama–Bogor. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat LPPM UMJ.
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Khumaeroq Alya Yunisa, Sri Supiyati

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).


