Vol 9 No 1 (2026): Januari - Maret 2026
Akses Terbuka
Peer Reviewed

Penyuluhan Tentang KB (Keluarga Berencana) Sistem Kalender Terhadap Pasangan Suami Istri Masa Subur (Masa Fertil) Di Desa Taman Baru Kecamatan Sekotong Kabupaten Lombok Barat

Penulis

I Wayan Merta , I Wayan Mudiarsa Darmanika , Rauh Jaril Gifari

DOI:

10.29303/jpmpi.v9i1.14559

Diterbitkan:

2026-02-10

Unduhan

Abstrak

Populasi penduduk Desa Taman Baru Kecamatan Sekotong berjumlah 5875 jiwa, dengan rincian laki-laki 2924 orang dan perempuan 2951orang. Pasangan suami istri masa  subur sebanyak 238 dari 454 KK. Pasangan suami isteri  tersebut sudah cukup anak, dan tidak  lagi menghendaki keturunan, namun mereka tidak paham bagaimana caranya. Salah satu bentuk untuk meningkatkan pemahaman meraka denga cara menerapkan KB (Keluarga Berencana) Kalender atau Pantang Berkala. KB kalender adalah salah satu metode kontrasepsi alami, tanpa menimbulkan efek samping terhadap kesehatan. Metode KB kalender dapat digunakan sebagai cara untuk mencegah kehamilan atau kontrasepsi alami. Dengan membantu menentukan hari terbaik untuk menghindari hubungan intim tanpa kondom. Metode pelaksanaan pengabdian dibagi menjadi 3 tahapan. Tahap pertama adalah persiapan menginventarisis pasangan suami istri masa subur. Kegiatan kedua adalah melaksanakan penyuluhan dengan cara menyampaikan materi, diskusi dan tanya jawab. Kegiatan ketiga adalah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pengabdian. Pada tahap ini dilakukan dengan cara mengajukan beberapa pertanyaan secara langsung pada peserta pengabdian. Kegiatan pengabdian ini dapat disimpulkan pasangan suami istri  peserta pengabdian telah memiliki pemahaman secara baik dan komprehensif tentang struktur anatomi reprudksi dan menentukan masa-masa subur pada wanita serta menerapkan sistim KB  kalender atau pantang berkala.

Kata Kunci:

KB (Keluarga Berencana) Kalender, Masa Subur, Anatomi Reproduksi

Referensi

Guyton, dan Hall. 2014. Fisiologi Kedokteran Edisi ke 12. Jakarta: EGC.

Pearce, EC. (2007). Anatomi dan fisiologi untuk paramedis. Jakarta: Gramedia.

Price & Wilson. 2006. Patofisiologi. Jakarta : EGC.

Sastrawinata. S. 1983. Obstetri Fisiologi. Bagian Obstetri dan Ginekologi. Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran Bandung. Penerbit Eleman Bandung.

Setiadi. 2007. Anatomi dan Fisiologi Manusia. Penerbit Graha Ilmu, Yogyakarta.

Sherwood, Laurale. 2012. Fisiologi Manusia Dari Sel Ke Sistem Edisi Ke 6. Jakarta: EGC.

Syaifuddin (2006). Fisiologi tubuh manusia untuk mahasiswa keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.

Syaifuddin (2012). Anatomi fisiologi untuk keperawatan dan kebidanan. Edisi 4. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Cara Mengutip

Merta, I. W., I Wayan Mudiarsa Darmanika, & Rauh Jaril Gifari. (2026). Penyuluhan Tentang KB (Keluarga Berencana) Sistem Kalender Terhadap Pasangan Suami Istri Masa Subur (Masa Fertil) Di Desa Taman Baru Kecamatan Sekotong Kabupaten Lombok Barat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 9(1), 75–84. https://doi.org/10.29303/jpmpi.v9i1.14559