Sosialisasi Stunting Dan Pencegahan Di Desa Taman Baru Kecamatan Sekotong Kabupaten Lombok Barat
DOI:
10.29303/jpmpi.v9i1.14560Diterbitkan:
2026-02-10Unduhan
Abstrak
Abstrak: Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Stunting dapat terjadi mulai janin masih dalam kandungan dan baru nampak saat anak berusia dua tahun. Kondisi ini ditandai dengan tinggi badan anak yang lebih pendek dari standar usianya, serta dapat memengaruhi perkembangan otak dan kesehatan anak secara keseluruhan. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan masyarakat, permasalahan yang ada di desa Taman Baru kecamatan Sekotong termasuk desa stunting. Dengan demikian perlu dilakukan sosialisasi, agar masyarakat desa khususnya para ibu muda, ibu hamil ataupun yang memiliki bayi/balita paham akan pentingnya pemenuhan asupan gizi untuk mencegah stunting. Selain asupan gizi, masih ada faktor lain yang menjadi penyebab stunting yaitu terkait dengan sanitasi. Pendekatan yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian ini yaitu dengan memberikan penyuluhan dengan menjelaskan stunting dan pencegahannya, akibat penderita sunting, dan pentingnya menjaga sanitasi lingkungan. Kesimpulannya adalah pelaksanaan pengabdian ini memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat tentang stunting, akibat stunting, faktor penyebab dan pencegahan stunting. Stunting merupakan masalah serius yang berdampak pada kesehatan dan kualitas hidup anak, serta memiliki implikasi jangka panjang bagi masa depan bangsa. Penanganan stunting memerlukan upaya bersama dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, tenaga kesehatan, keluarga, dan masyarakat. Dengan upaya pencegahan dan penanganan yang tepat, stunting dapat dicegah dan diatasi, sehingga anak-anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.
Kata Kunci:
Stunting, akibat stunting, pencegahan stunting, sanitasi.Referensi
Aryastami, N.K., dan Tarigan, Ingan. 2017. Kajian Kebijakan dan Penanggulangan Masalah Gizi Stunting di Indonesia. Buletin Penelitian Kesehatan, Vol. 45, No. 4, p.233 - 240
Choliq, I., Nasrullah, D. and Mundakir, M., 2020. Pencegahan stunting di Medokan Semampir Surabaya melalui modifikasi makanan pada anak. Humanism: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1).
Cobham A, Garde M, Crosby L, 2013. Global Stunting Reduction Target: Focus On The Poorest Or Leave Millions Behind.
Human Development Worker. 2018. Buku Saku Kader Pembangunan Manusia (KPM) Memastikan Konvergensi Penaganan Stunting Desa.
Kementerian Desa, Pembangunan daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. 2017. Buku Saku Desa dalam Penanganan Stunting.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2017. Profil Sanitasi Sekolah.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2016. Situasi Balita Pendek. ACM SIGAPL APL Quote Quad, 29(2), 63–76. https://doi.org/10.1145/379277.312726
Oktarina, Zilda, dan Sudiarti, Trini. 2013. Faktor Risiko Stunting Pada Balita (24-59 Bulan) Di Sumatera. Jurnal Gizi dan Pangan, No. 8(3), p.175—180
Rahmadhita, K., 2020. Permasalahan stunting dan pencegahannya. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 9(1), pp.225-229.
Soekirman, Solon JA, Theary C, Wasantwisut E, 2013 .Key strategies to further reduce stunting in Southeast Asia: Lessons from the ASEAN countries workshop.
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 I Wayan Merta, Ahmad Raksun, I Wayan Mudiarsa Darmanika

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).


