Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengembangan Akuaponik Skala Rumah Tangga
DOI:
10.29303/jpmpi.v9i1.14592Diterbitkan:
2026-02-16Unduhan
Abstrak
Pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan akuaponik skala rumah tangga merupakan upaya strategis dalam meningkatkan ketahanan pangan mandiri dan pemanfaatan lahan pekarangan melalui sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan mahasiswa. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Selebung Ketangga selama 45 hari, dengan melibatkan kelompok masyarakat umum, karang taruna, dan perangkat desa. Metode pemberdayaan dilakukan melalui sosialisasi serta peragaan alat dalam kegiatan budidaya kreatif seperti pengenalan sistem akuaponik, teknik penyemaian bibit sayur, hingga pemeliharaan ikan dalam media Budikdamber. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat mengenai teknologi pertanian tepat guna, keterampilan dalam mengelola instalasi mandiri. Program pengembangan akuaponik ini terbukti mampu menciptakan ekosistem kemandirian pangan yang berkelanjutan, dan berkontribusi terhadap pembangunan kesejahteraan masyarakat di Desa Selebung Ketangga.
Kata Kunci:
Pemberdayaan masyarakat, akuaponik, skala rumah tanggaReferensi
Ashari, Saptana, & Purwantini, T. B. (2012). Potensi dan Prospek Pemanfaatan Lahan Pekarangan untuk Mendukung Ketahanan Pangan. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 30(1), 13-30.
Diver, S. (2006). Aquaponics - Integration of Hydroponics with Aquaculture. ATTRA - National Sustainable Agriculture Information Service.
Hasanah, N., Hidayatulloh, T. S., Hadid, M. M., Gunawan, I. F. N. A., Lestriana, D., Susanto, A., Rahmat, M. A., Fadhilah, R., Adilah, N., Hanifati, Q., & Triandi, F. P. (2022). Penerapan Sistem Budikdamber di Pekarangan Rumah Masyarakat Desa Jayagiri untuk Peningkatan Ketahanan Pangan Keluarga. Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat (PIM), 4(2), 60–68.
Love, D. C., Fry, J. P., Genello, L., Hill, E. S., Frederick, J. A., Li, X., & Semmens, K. (2015). An International Survey of Aquaponics Practitioners. PLoS ONE, 10(7), e0132202.
Mardikanto, T. (2012). Pemberdayaan Masyarakat Dalam Perspektif Kebijakan Publik. Bandung: Alfabeta.
Tyas, W., Azizah, A. N., Assyqin, M. H., & Kuernianti, D. (2026). PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN UNTUK MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN KELUARGA . Jurnal Abdi Insani, 12(12), 6680–6688. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v12i12.3238
Nugroho, R. A., Pambudi, L. T., Chilmawati, D., & Haditomo, A. H. C. (2012). Aplikasi Teknologi Aquaponic Pada Budidaya Ikan Air Tawar Untuk Optimalisasi Kapasitas Produksi. Saintek Perikanan : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology, 8(1), 46-51. https://doi.org/10.14710/presipitasi.v%vi%i.278-293
Nursandi, J. (2018). Budidaya Ikan Dalam Ember "Budikdamber" dengan Sistem Akuaponik di Lahan Sempit. Prosiding Seminar Nasional Pengembangan Teknologi Pertanian, 7(1), 129-136.
Rakocy, J. E., Masser, M. P., & Losordo, T. M. (2006). Recirculating Aquaculture Tank Production Systems: Aquaponics — Integrating Fish and Plant Culture. SRAC Publication No. 454.
Republik Indonesia. (2012). Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan. Jakarta: Sekretariat Negara.
Rijali, A. (2018). Analisis Data Kualitatif. Jurnal Alhadharah, 17(33), 81-95.
Ketahanan Pangan, Konsep, Pengukuran dan Strategi. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 20(1), 12.https://doi.org/10.21082/fae.v20n1.2002.12-24
Somerville, C., Cohen, M., Pantanella, E., Stankus, A., & Lovatelli, A. (2014). Small-scale Aquaponic Food Production: Integrated Fish and Plant Farming. FAO Fisheries and Aquaculture Technical Paper No. 589. Rome: FAO.
Suharto, E. (2014). Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat: Kajian Strategis Pembangunan Kesejahteraan Sosial dan Pekerjaan Sosial. Bandung: Refika Aditama.
Suryana, A. (2014). Menuju Ketahanan Pangan Indonesia Berkelanjutan 2025: Tantangan dan Penanganannya. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 32(2), 123. https://doi.org/10.21082/fae.v32n2.2014.123-135
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Ahmad Raksun, Iqbal Asali Ahmad, Elpana Anisa Sarah, Lalu Ahmad Alfian Rido Putra, Initially Putri Hikmah Assyaddad, Rela Ardianita Intaniar, Sisca Triavina, Ikbar Paizi, Nicolas Nestorian Padha, I Gusti Ayu Made Sekarniswari, Windi Arlina Palensa

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).


