Program Orientasi Pendidikan Tinggi Untuk Meningkatkan Aspirasi Akademik Siswa SMA Di Kabupaten Bengkalis
DOI:
10.29303/jpmpi.v8i4.14608Diterbitkan:
2025-12-31Unduhan
Abstrak
Transisi dari pendidikan menengah ke perguruan tinggi merupakan fase krusial yang sering diwarnai oleh keterbatasan informasi dan rendahnya kesiapan siswa dalam merencanakan keberlanjutan studi. Kurangnya pemahaman mengenai jalur akademik serta dinamika kehidupan kampus berpotensi menimbulkan ketidakpastian dalam pengambilan keputusan pendidikan dan melemahkan aspirasi untuk melanjutkan studi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kesiapan dan orientasi akademik siswa melalui penyediaan informasi yang terstruktur dan kontekstual mengenai keberlanjutan pendidikan.Kegiatan dilaksanakan pada Desember 2025 di tiga sekolah menengah atas di Kabupaten Bengkalis dengan melibatkan sekitar 450 siswa kelas XII. Program dirancang menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif melalui pemaparan interaktif, diskusi terbimbing, serta dialog reflektif yang mencakup jalur seleksi masuk perguruan tinggi, perencanaan studi, adaptasi terhadap lingkungan akademik, dan penguatan kompetensi non-akademik. Evaluasi dilakukan melalui observasi partisipatif dan analisis respons siswa selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap pilihan pendidikan lanjutan serta berkembangnya kesiapan psikologis dalam menghadapi transisi akademik. Tingginya keterlibatan peserta mengindikasikan bahwa akses terhadap informasi yang komprehensif mampu mengurangi ketidakpastian sekaligus mendorong perencanaan pendidikan yang lebih percaya diri. Temuan ini menegaskan bahwa intervensi edukatif berbasis literasi pendidikan dapat berperan sebagai strategi awal dalam mendukung pengambilan keputusan akademik yang lebih terarah, khususnya pada wilayah dengan keterbatasan akses informasi.
Kata Kunci:
Transisi Pendidikan Kesiapan Kuliah Literasi Akademik Pengambilan Keputusan Pendidikan Keterlibatan PesertaReferensi
BPS. (2022). Statistik Pendidikan Indonesia. Badan Pusat Statistik. https://www.bps.go.id/
Setiawan, A. (2020). Pengaruh Sosialisasi Pendidikan Tinggi terhadap Minat Siswa SMA dalam Memilih Perguruan Tinggi. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 14(2), 123-135. https://www.jurnalpendidikan.ac.id/
Nuraini, A. (2021). Peluang dan Tantangan Pendidikan Tinggi di Indonesia. Jurnal Pendidikan Tinggi, 9(1), 45-59.
Stokoe, M., Nordstokke, D., & Wilcox, G. (2024). First-year students’ perceptions of the transition to university: The role of informational, instrumental, and emotional support. International Journal of Research in Education and Science (IJRES), 10(2), 377–393.
Santelices, M. V., Catalán, X., Kruger, D., & Horn, C. L. (2020). Information sources and transition to higher education: Students, teachers, and school counselors’ perspectives. Studies in Educational Evaluation, 66, 100893.
Chim, K., & Lai, J. T. C. (2024). A study protocol for a non-randomised evaluation of a growth-based career construction psychosocial intervention for higher education students. Frontiers in Education, 9, 1328711.
Beale, R. (2025). The revolution has arrived: What the current state of large language models in education implies for the future. arXiv preprint arXiv:2507.02180.
Geirdal, A. Ø., & Salum, G. A. (2023). Understanding academic transition and self-regulation: A case study of Chinese EFL learners. Humanities and Social Sciences Communications, 10(1), 1–11.
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 M. Irsyad Nur, Isma Mulyani, Rizka Aprisanti, Syahnan Aly Lubis, Yola Yolanda, Febrina Rita Albeta, Vivi Rizkiana Aprilla, Asnika Putri Simanjuntak

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).


