Optimalisasi Artificial Intelligence bagi Guru dalam Pengembangan Instrumen Pembelajaran Berbasis Deep Learning: Integrasi Nilai Etika dalam Pemanfaatan AI di Pendidikan
DOI:
10.29303/jpmpi.v9i1.14620Diterbitkan:
2026-02-23Unduhan
Abstrak
Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam dunia pendidikan semakin berkembang, terutama dalam pembuatan instrumen pembelajaran berbasis Deep Learning. Namun, pemanfaatan AI seringkali belum disertai dengan pemahaman etika pendidikan yang memadai, terutama di kalangan guru sekolah menengah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam mengintegrasikan nilai etika pendidikan dalam penggunaan AI untuk pengembangan instrumen pembelajaran. Kegiatan dilaksanakan di SMA Negeri 2 Tapung Hilir, Kabupaten Kampar, melibatkan 34 guru dari berbagai bidang studi. Metode pelaksanaan berupa workshop berbasis praktik dengan pendekatan kolaboratif antara dosen dan guru. Data dikumpulkan melalui pretest–posttest literasi AI, observasi, dan analisis produk pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan literasi AI sebesar ±20% dari nilai awal 3,5 menjadi 4,2. Lebih dari 80% peserta mampu menghasilkan instrumen pembelajaran berbasis AI yang memenuhi kriteria validitas akademik dan etika pendidikan. Hasil ini menegaskan pentingnya pendekatan etis dalam penerapan teknologi AI untuk menjamin keberlanjutan dan humanisasi proses pendidikan.
Kata Kunci:
AI Etika_Pendidikan Pembelajaran_Mendalam Instrumen_PembelajaranReferensi
Boddington, P. (2023). AI Ethics: The Basics. London: Routledge.
Dignum, V. (2019). Responsible Artificial Intelligence: How to Develop and Use AI in a Responsible Way. Springer. https://doi.org/10.1007/978-3-030-30371-6
Holmes, W., Bialik, M., & Fadel, C. (2019). Artificial Intelligence in Education: Promises and Implications for Teaching and Learning. Boston: Center for Curriculum Redesign.
Holmes, W., Bialik, M., & Fadel, C. (2022). Artificial Intelligence in Education: Promises and Implications for Teaching and Learning. Boston: Center for Curriculum Redesign.
Jobin, A., Ienca, M., & Vayena, E. (2019). The global landscape of AI ethics guidelines. Nature Machine Intelligence, 1(9), 389–399. https://doi.org/10.1038/s42256-019-0088-2
Holmes, W., Bialik, M., & Fadel, C. (2022). Artificial Intelligence in Education: Promises and Implications for Teaching and Learning (2nd ed.). Center for Curriculum Redesign. https://curriculumredesign.org/our-work/artificial-intelligence-in-education/
Jobin, A., Ienca, M., & Vayena, E. (2019). The global landscape of AI ethics guidelines. Nature Machine Intelligence, 1(9), 389–399. https://doi.org/10.1038/s42256-019-0088-2
Kemendikbudristek. (2023). Kebijakan Transformasi Digital Pendidikan. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.
Luckin, R. (2018). Machine Learning and Human Intelligence: The Future of Education for the 21st Century. London: UCL Institute of Education Press
Luckin, R. (2018). Machine Learning and Human Intelligence: The Future of Education for the 21st Century. UCL IOE Press. https://discovery.ucl.ac.uk/id/eprint/10061767
UNESCO. (2021). AI and education: Guidance for policymakers. Paris: UNESCO. https://unesdoc.unesco.org/ark:/48223/pf0000376709
UNESCO. (2021). Recommendation on the Ethics of Artificial Intelligence. Paris: UNESCO Publishing
Williamson, B., & Eynon, R. (2020). Historical threads, missing links, and future directions in AI in education. Learning, Media and Technology, 45(3), 223–235
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Herdini, Lenny Anwar S, Susilawati, Abdullah, Dedi Futra, Miftahul Fikriyah

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).


