Penyuluhan Kesehatan Dan Pelaksanaan Suntik Sehat Ternak Sapi Sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Ternak Di Desa Sengkol
INTRODUCTION OBJECTIVES RESEARCH METHODS RESULTS DISCUSSION CONCLUSION
DOI:
10.29303/jpmpi.v9i1.14630Diterbitkan:
2026-02-24Unduhan
Abstrak
Sektor peternakan sapi memiliki peran strategis dalam meningkatkan
perekonomian masyarakat pedesaan. Namun, rendahnya perhatian terhadap kesehatan ternak
sering menjadi kendala utama dalam peningkatan produktivitas sapi. Desa Sengkol, Kecamatan
Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi
peternakan sapi cukup besar, tetapi masih dihadapkan pada permasalahan kesehatan ternak
akibat kurangnya pengetahuan peternak tentang manajemen kesehatan dan pencegahan
penyakit. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman
peternak serta memperbaiki kondisi kesehatan ternak sapi melalui penyuluhan kesehatan dan
pelaksanaan suntik sehat. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, penyuluhan
kesehatan ternak, serta praktik langsung pemberian vitamin dan obat cacing pada sapi. Hasil
kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran peternak mengenai
pentingnya menjaga kesehatan ternak, serta perbaikan kondisi ternak yang ditandai dengan
meningkatnya aktivitas dan nafsu makan sapi. Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan
dampak berkelanjutan dalam meningkatkan kesehatan dan produktivitas ternak sapi di Desa
Sengkol.
Kata Kunci:
kesehatan ternak penyuluhan suntik sehat sapi KKNReferensi
Chambers, R. (2017). Participatory workshops: A sourcebook of 21 sets of ideas and activities.
Routledge.
Creswell, J. W. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods
approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan. (2019). Pedoman teknis kesehatan
hewan. Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Hernowo, B., & Sodiq, A. (2018). Kesehatan ternak sebagai faktor penentu produktivitas sapi
potong. Jurnal Peternakan Indonesia, 20(1), 33–41.
Murtidjo, B. A. (2016). Beternak sapi potong. Kanisius.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sutrisno, B., & Widiati, R. (2020). Strategi peningkatan kesehatan ternak sapi rakyat melalui
pendekatan penyuluhan. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 5(2), 101–
109.
Widodo, E., & Hakim, L. (2017). Manajemen kesehatan ternak sapi potong dalam
meningkatkan produktivitas. Jurnal Ilmu Peternakan, 12(2), 85–92.
Yusdja, Y., & Ilham, N. (2015). Peran sektor peternakan dalam pembangunan ekonomi
pedesaan. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 8(1), 45–54.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan
Hewan.
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Muhammad Rifqi Rajaburrobbani, Raihan Nafila, Tia Lestari, Dwi Rachmat Septiawan, Ilham Shaomi, Fitrah Nurhidayah, Putri Andini, Ginda Ayu Saptari, Aulia Tsabita, Sadina Lubna, Nuriadi Nuriadi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).


